Konten MSIN Terdepan: Dominasi TV FTA, TV Berbayar, dan Streaming OTT

Rabu, 26 Maret 2025 - 10:34 WIB
loading...
Konten MSIN Terdepan:...
Konten internal dan saluran berbayar PT MNC Digital Entertainment Tbk (MSIN) telah menghasilkan kinerja yang kuat di 2025. FOTO/dok.SINDOnews
A A A
JAKARTA - Konten internal dan saluran berbayar PT MNC Digital Entertainment Tbk (MSIN) telah menghasilkan kinerja yang kuat di 2025. Hasilnya, empat stasiun TV FTA MNC Media & Entertainment (MNC Media) telah meraih posisi No. 1 dalam pangsa pemirsa, pelanggan TV berbayar dan IPTV telah mencapai rekor tertinggi dan kinerja streaming OTT yang sangat luar biasa.

MNC Media telah meraih posisi teratas dalam pangsa pemirsa, baik pada all-time maupun pada prime-time. Pangsa pemirsa all-time mencapai 39%, dengan pangsa pemirsa prime-time melonjak menjadi 41,3% pada Maret
2025.

"Saya bangga dapat mengumumkan kinerja konten kami yang luar biasa, khususnya di segmen drama dan animasi, yang telah mendapat sambutan positif dari pemirsa di Indonesia. Program kami terus memimpin TV FTA, dengan meraih jumlah pemirsa yang terbesar," ujar Direktur MSIN Valencia Tanoesoedibjo dalam keterangan tertulis, Rabu (26/3/2025).

Baca Juga: Top! RCTI+ dan Vision+ dari MNC Digital MSIN Jadi Platform OTT Nomor Satu dan Terbesar di RI

Menurut dia dengan pustaka konten yang besar sebanyak 300.000 jam, telah mampu secara efektif mengemas konten tersebut menjadi saluran berbayar, yang juga berkinerja baik di industri TV berbayar dan IPTV.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
MSIN Putuskan Tak Bagi...
MSIN Putuskan Tak Bagi Dividen, Fokus Perkuat Platform Digital
Kinerja Solid, Laba...
Kinerja Solid, Laba Bersih MSIN Melonjak 140% Jadi Rp985 Miliar di 2025
V+Short Hadir Bawa Terobosan...
V+Short Hadir Bawa Terobosan Baru dalam Mobile Storytelling di Hong Kong
MNC Digital Mengambil...
MNC Digital Mengambil Langkah Strategis Menuju Pencatatan Saham Sekunder di HKEX dengan Pengajuan A1
Kelola 1,5 Miliar Views...
Kelola 1,5 Miliar Views per Bulan, MSIN Ungkap Strategi Monetisasi Digital
Optimalkan Monetisasi,...
Optimalkan Monetisasi, MSIN Bakal Merger RCTI+ dan Vision+
3 Fakta yang Telah Diungkap...
3 Fakta yang Telah Diungkap KPK Terkait OTT Bupati Lombok Barat
OTT Lalu Ahmad Zaini...
OTT Lalu Ahmad Zaini Terkait Proyek di Lombok Barat
Pemerintah Bakal Batasi...
Pemerintah Bakal Batasi Konten LGBT, Aturan Teknis Masih Disiapkan
Rekomendasi
Celoteh Hotman Paris,...
Celoteh Hotman Paris, Pakar: Penghinaan Wartawan Bisa Diproses Hukum
Jika Arab Saudi Punya...
Jika Arab Saudi Punya Senjata Nuklir, Kenapa Banyak Negara Khawatir?
Kisah Calvin dan Yehezkiel,...
Kisah Calvin dan Yehezkiel, Peraih Adhi Makayasa 2026 yang Dilantik Prabowo di Istana Merdeka
Berita Terkini
Indonesia Punya 40%...
Indonesia Punya 40% Cadangan Nikel Dunia, Anehnya Tak Bisa Pimpin Rantai Pasok Baterai Global
1.500 Pekerja Tekstil...
1.500 Pekerja Tekstil Terancam Kena PHK, Said Iqbal Ungkap Lokasinya
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
Infografis
5 Alasan Perdamaian...
5 Alasan Perdamaian Amerika Serikat dan Iran Sulit Terwujud
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved