Menko AHY Lepas 200 Pemudik ke Jawa dan Sumatera
Jum'at, 28 Maret 2025 - 13:19 WIB
loading...
A
A
A
Menko AHY juga memastikan bahwa pemerintah terus memantau kondisi laut lintas baik di darat, laut, udara, dan kereta api, agar layanan yang diberikan kepada masyarakat yang bepergian bisa optimal. "Dan juga nanti arus baliknya yang kita pikirkan juga akan bergeser, saya ulangi, akan diatur dengan baik, karena sebetulnya upaya kami untuk bisa mengurai kemacetan dengan memperlakukan work from anywhere sejak tanggal 24 Maret lalu," ucapnya.
Baca Juga: Terus Melesat, Harga Emas Hari Ini Naik Rp16.000 ke Rp1.792.000 per Gram
Dalam kesempatan itu, AHY juga menilai banyak faktor yang membuat pergerakan pemudik 2025 menurun. Seperti diketahui, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) memperkirakan angka pemudik pada Lebaran tahun ini turun hingga 24 persen dibandingkan periode yang sama 2024. "Tentunya kita akan pelajari lebih lanjut secara lebih pasti ya. Ada berbagai faktor biasanya," ujar dia.
Yang pasti, tegas dia, kendati volume pergerakan massa tak setinggi tahun lalu, infrastruktur yang sudah disiapkan pemerintah tetap optimal. AHY menyebut, sejumlah kebijakan yang telah diterbitkan otoritas semata-mata mengakomodir kepentingan masyarakat yang melaksanakan mudik. Misalnya mengurangi kemacetan melalui beberapa skema strategis hingga menurunkan harga tiket pesawat.
"Mengapa pemerintah melakukan itu? Sekali lagi untuk memudahkan masyarakat, sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto, sebisa mungkin kita membuat masyarakat semakin nyaman dan juga semakin terbantu, karena berkurang biaya untuk transportasi, apalagi kalau membawa keluarga,"cetusnya.
Baca Juga: Terus Melesat, Harga Emas Hari Ini Naik Rp16.000 ke Rp1.792.000 per Gram
Dalam kesempatan itu, AHY juga menilai banyak faktor yang membuat pergerakan pemudik 2025 menurun. Seperti diketahui, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) memperkirakan angka pemudik pada Lebaran tahun ini turun hingga 24 persen dibandingkan periode yang sama 2024. "Tentunya kita akan pelajari lebih lanjut secara lebih pasti ya. Ada berbagai faktor biasanya," ujar dia.
Yang pasti, tegas dia, kendati volume pergerakan massa tak setinggi tahun lalu, infrastruktur yang sudah disiapkan pemerintah tetap optimal. AHY menyebut, sejumlah kebijakan yang telah diterbitkan otoritas semata-mata mengakomodir kepentingan masyarakat yang melaksanakan mudik. Misalnya mengurangi kemacetan melalui beberapa skema strategis hingga menurunkan harga tiket pesawat.
"Mengapa pemerintah melakukan itu? Sekali lagi untuk memudahkan masyarakat, sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto, sebisa mungkin kita membuat masyarakat semakin nyaman dan juga semakin terbantu, karena berkurang biaya untuk transportasi, apalagi kalau membawa keluarga,"cetusnya.
(fjo)
Lihat Juga :