Inflasi Ramadan Tembus 1,65%, Dipicu Kenaikan Tarif Listrik dan Bumbu Dapur

Selasa, 08 April 2025 - 11:50 WIB
loading...
Inflasi Ramadan Tembus...
Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan terjadi inflasi 1,65% secara bulanan pada Maret 2025. FOTO/dok.SindoNews
A A A
JAKARTA - Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan terjadi inflasi 1,65% secara bulanan pada Maret 2025 atau bulan Ramadan. Adapun terjadi kenaikan Indeks Harga Konsumen (IHK) dari 105,48 pada Februari menjadi 107,22 pada Maret 2025.

Deputi Bidang Statistik Produksi BPS M. Habibullah mengatakan, selain inflasi bulanan, IHK secara keseluruhan tahunan mengalami inflasi mencapai 1,03% dan secara tahun kalender terjadi inflasi sebesar 0,39%.

"Pada Maret 2025 terjadi inflasi sebesar 1,65% secara bulanan atau terjadi kenaikan IHK dari 105,48 pada februari menjadi 107,22 pada Maret 2025," kata Habibullah dalam Rilis BPS di Jakarta, Selasa (8/4/2025).

Baca Juga: Dompet Lesu, 12 Hal Ini Bakal Makin Sulit Dijangkau Kelas Menengah

Menurut dia, tingkat inflasi Maret 2025 lebih tinggi dibandingkan bulan sebelumnya dan Maret 2024. Kelompok pengeluaran penyumbang inflasi terbesar adalah perumahan, tarif air, tarif listrik dan bahan bakar gas rumah tangga dengan inflasi sebesar 8,45% dan memberikan andil inflasi sebesar 1,18%.

Baca Juga: Perang Panas Trump dan Iran Bisa Picu Kiamat Inflasi?

Komoditas yang dominan mendorong inflasi pada kelompok ini adalah tarif listrik yang memberikan andil inflasi sebesar 1,18%. Sementara, terdapat komoditas lain yang memberikan andil inflasi cukup besar antara lain, bawang merah 0,11%, cabai rawit 0,06%, emas perhiasan 0,05% dan daging ayam ras 0,05%. Selain itu, masih ada komoditas yang memberikan andil deflasi di Maret 2025 yaitu tarif angkatan udara dengan andil inflasi 0,04%.

(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Menakar Efek Domino...
Menakar Efek Domino Pertamax Rp16.250: Waspada Ancaman Inflasi
Canangkan Sensus Ekonomi...
Canangkan Sensus Ekonomi 2026 di Sulawesi Selatan, Kepala BPS RI Gaungkan Rumus TIR
Ukir Sejarah, BPS-PT...
Ukir Sejarah, BPS-PT Pos Indonesia Luncurkan Sampul Peringatan Edisi Khusus Sensus Ekonomi 2026
Mengenal Lipstick Effect,...
Mengenal Lipstick Effect, Alasan Mal dan Coffee Shop Tetap Ramai di Tengah Krisis Ekonomi
Ekspor April 2026 Melesat...
Ekspor April 2026 Melesat 21,98% Tembus Rp449.6 Triliun, Ini Penopangnya
Inflasi Indonesia Mei...
Inflasi Indonesia Mei 2026 Capai 3,08%, Ini Pendorongnya
Sinergi Pemprov DKI...
Sinergi Pemprov DKI dan BI, Inflasi Jakarta Melandai pada Mei
Inflasi Mei 2026 Naik...
Inflasi Mei 2026 Naik 0,28 Persen, Cabai Merah Jadi Pemicu Utama
Pesta Elite, Resesi...
Pesta Elite, Resesi Sulit
Rekomendasi
Alwi Farhan Juara Australia...
Alwi Farhan Juara Australia Open 2026, Indonesia Bawa Pulang 1 Gelar dan 2 Runner Up
Sikapi Gejolak Ekonomi,...
Sikapi Gejolak Ekonomi, Partai Perindo Sodorkan Risalah Kebijakan untuk BI dan Pemerintah
Noel Divonis 4,5 Tahun...
Noel Divonis 4,5 Tahun Penjara, KPK Tidak Ajukan Banding
Berita Terkini
Dorong Penguatan Pendidikan...
Dorong Penguatan Pendidikan Vokasi Ganda, Endress+Hauser Gelar Education Forum 2026
IHSG Besok Berpeluang...
IHSG Besok Berpeluang Lanjut Reli ke Level 6.100, Intip Faktor Pendongkraknya
Sambut Libur Sekolah,...
Sambut Libur Sekolah, ASDP Perkuat Layanan dan Keselamatan Penyeberangan
Mengulik Alasan di Balik...
Mengulik Alasan di Balik Kenaikan Harga Pertamax: Demi Jaga Investor dan Keuangan
Tren Paylater Makin...
Tren Paylater Makin Menjangkit, Literasi Keuangan Dinilai Jadi Faktor Penting
Dikepung Sanksi Barat,...
Dikepung Sanksi Barat, Rusia Malah Cetak Rekor Hampir Semua Warganya Punya Kerjaan!
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved