Arwana Citramulia Tetap Melaju Kencang dengan Dividen Payout Ratio yang Lebih Besar
Rabu, 09 April 2025 - 12:23 WIB
loading...
Jajaran komisaris dan direksi Arwana Citramuli berfoto bersama setelah selesai RUPST 2024 di Plant II Arwana, Serang-Cikande pada 8 April 2025. FOTO/dok.SindoNews
A
A
A
JAKARTA - PT Arwana Citramulia Tbk. telah menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) dan Public Expose (PE) sebagai penutupan tahun buku 2024. Perusahaan mencatatkan hasil penjualan bersih sebesar Rp2.632,31 miliar, mengalami kenaikan 7,55% dibandingkan perolehan Rp2.447,44 miliar pada tahun sebelumnya.
Salah satu keputusan penting yang dihasilkan dalam RUPST adalah persetujuan 99% dari pemegang saham yang hadir untuk membagikan dividen tunai sebesar Rp43 per saham. Dengan pembagian dividen tersebut, payout ratio yang tercapai adalah 74% dari laba bersih sebesar Rp425,97 miliar yang diraih pada tahun buku 2024, sementara sisanya akan disalurkan sebagai laba ditahan.
Chief Financial Officer Arwana Citramulia, Rudy Sujanto mengatakan, target penjualan bersih tahun 2025 dipatok sebesar Rp3,13 triliun, meningkat 19% dibandingkan dengan hasil penjualan bersih sebesar Rp2,63 triliun pada tahun 2024. Sementara itu, target laba bersih 2025 ditetapkan pada kisaran Rp470 miliar, naik 10% dari laba bersih Rp425,97 miliar yang tercatat pada tahun 2024.
"Pencapaian target tersebut akan didorong oleh berbagai strategi yang akan dijalankan perusahaan," ujar dia dalam siaran pers, Rabu (9/4/2025).
Baca Juga: Arwana Citramulia Targetkan Pertumbuhan 40%
Pihaknya juga menargetkan penetrasi ke segmen produk baru yang belum tercakup dalam portofolio sebelumnya, yakni produk porselen lantai berukuran besar. Selain itu, perusahaan juga berencana untuk lebih mengoptimalkan product mix dengan porsi yang lebih besar pada produk keramik rectified.
Kedua lini produk ini menawarkan margin laba yang lebih besar dan semakin diminati oleh pasar. Oleh karena itu, di tahun 2025 dan seterusnya, harga jual rata-rata diperkirakan akan semakin tinggi, diikuti dengan volume penjualan yang lebih besar. Untuk mendukung ekspansi ke segmen porselen lantai berukuran besar, Arwana Citramulia akan memanfaatkan pabrik baru, yaitu Plant 4D yang terletak di Ogan Ilir, Sumatera Selatan, yang dijadwalkan mulai beroperasi pada triwulan keempat 2025. Plant 4D akan memiliki kapasitas produksi hingga 18.000 m2 per hari untuk produk porselen lantai ukuran 60x60 cm, 80x80 cm, dan 60x120 cm.
Salah satu keputusan penting yang dihasilkan dalam RUPST adalah persetujuan 99% dari pemegang saham yang hadir untuk membagikan dividen tunai sebesar Rp43 per saham. Dengan pembagian dividen tersebut, payout ratio yang tercapai adalah 74% dari laba bersih sebesar Rp425,97 miliar yang diraih pada tahun buku 2024, sementara sisanya akan disalurkan sebagai laba ditahan.
Chief Financial Officer Arwana Citramulia, Rudy Sujanto mengatakan, target penjualan bersih tahun 2025 dipatok sebesar Rp3,13 triliun, meningkat 19% dibandingkan dengan hasil penjualan bersih sebesar Rp2,63 triliun pada tahun 2024. Sementara itu, target laba bersih 2025 ditetapkan pada kisaran Rp470 miliar, naik 10% dari laba bersih Rp425,97 miliar yang tercatat pada tahun 2024.
"Pencapaian target tersebut akan didorong oleh berbagai strategi yang akan dijalankan perusahaan," ujar dia dalam siaran pers, Rabu (9/4/2025).
Baca Juga: Arwana Citramulia Targetkan Pertumbuhan 40%
Pihaknya juga menargetkan penetrasi ke segmen produk baru yang belum tercakup dalam portofolio sebelumnya, yakni produk porselen lantai berukuran besar. Selain itu, perusahaan juga berencana untuk lebih mengoptimalkan product mix dengan porsi yang lebih besar pada produk keramik rectified.
Kedua lini produk ini menawarkan margin laba yang lebih besar dan semakin diminati oleh pasar. Oleh karena itu, di tahun 2025 dan seterusnya, harga jual rata-rata diperkirakan akan semakin tinggi, diikuti dengan volume penjualan yang lebih besar. Untuk mendukung ekspansi ke segmen porselen lantai berukuran besar, Arwana Citramulia akan memanfaatkan pabrik baru, yaitu Plant 4D yang terletak di Ogan Ilir, Sumatera Selatan, yang dijadwalkan mulai beroperasi pada triwulan keempat 2025. Plant 4D akan memiliki kapasitas produksi hingga 18.000 m2 per hari untuk produk porselen lantai ukuran 60x60 cm, 80x80 cm, dan 60x120 cm.
Lihat Juga :