Perkuat Ekosistem Pasar Tradisional, BSI Dorong Transaksi Ritel UMKM

Kamis, 10 April 2025 - 23:41 WIB
loading...
A A A
Sebagai bagian dari strategi ini, BSI terus mengedukasi para pedagang dan wirausaha di pasar tradisional mengenai pentingnya investasi emas serta memberikan pembiayaan untuk modal usaha, baik untuk usaha mikro, kecil, maupun menengah. Inovasi ini diharapkan dapat memacu pertumbuhan ekonomi masyarakat dan meningkatkan pemanfaatan layanan perbankan syariah di seluruh lapisan masyarakat.

Di wilayah Yogyakarta, BSI telah berhasil mengembangkan layanan QRIS dengan total 21.000 merchant dan nilai transaksi hingga Maret 2025 mencapai Rp16,3 miliar. Dengan lebih dari 3.500 transaksi per merchant, sektor UMKM di Yogyakarta, yang didominasi oleh pedagang besar dan eceran serta wirausaha di bidang makanan, minuman, sosial budaya, dan kerajinan, menunjukkan potensi besar untuk pertumbuhan ekonomi berbasis digital.

"BSI Agen, QRIS, dan EDC adalah solusi yang sangat relevan untuk mempercepat digitalisasi transaksi di pasar-pasar tradisional. Kami akan terus mengoptimalkan potensi ini untuk mendorong transaksi ritel yang lebih efisien dan inklusif," tambah Anton.

Menurut data dari Kemenko Perekonomian, UMKM berperan penting dalam perekonomian Indonesia, menyumbang 60% terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) dan menyerap hampir 97% tenaga kerja di Indonesia. Oleh karena itu, pemberdayaan UMKM melalui akses keuangan yang lebih baik menjadi kunci untuk menjaga keberlanjutan perekonomian nasional.

Sejak awal 2025, BSI telah menyalurkan pembiayaan untuk sektor UMKM sebesar Rp52,09 triliun, meningkat 12,69% dibandingkan tahun sebelumnya. Pembiayaan ini telah disalurkan kepada lebih dari 360 ribu nasabah UMKM di seluruh Indonesia, dengan total Rasio Pembiayaan Inklusif Makroprudensial (RPIM) mencapai Rp97,45 triliun atau 34,58%.

"Sebagai bagian dari upaya kami untuk mendukung ekonomi syariah, BSI terus mendorong pemberdayaan UMKM. Kami yakin bahwa dengan dukungan keuangan yang tepat, pelaku UMKM akan semakin kuat dan dapat memberikan kontribusi lebih besar terhadap perekonomian nasional," pungkas Anton.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Cicil Emas BSI Makin...
Cicil Emas BSI Makin Diminati, Meningkat Lebih dari 97,90% Setahun
Belajar Mengelola Keuangan...
Belajar Mengelola Keuangan di UMKM Digital Finance Tour
Harga Tepung Beras Melonjak,...
Harga Tepung Beras Melonjak, Pelaku UMKM Kini Tertekan
Fondasi Hukum Kuat Jadi...
Fondasi Hukum Kuat Jadi Aset UMKM Perempuan Naik Kelas
Dirut Bulog Sidak Keliling...
Dirut Bulog Sidak Keliling di Semarang, Pastikan Harga dan Pasokan Pangan Aman
Inacraf 2026, PosIND...
Inacraf 2026, PosIND Siapkan Logistik UMKM Menuju Pasar Nasional dan Global
Sri Gusni: Pergantian...
Sri Gusni: Pergantian Pimpinan BGN Harus Jadi Momentum Pembenahan Menyeluruh Program MBG
Angela Tanoesoedibjo:...
Angela Tanoesoedibjo: Perindo Rancang Program Baru Pemberdayaan UMKM
Mitigasi Krisis
Mitigasi Krisis
Rekomendasi
MNC Peduli dan Park...
MNC Peduli dan Park Hyatt Jakarta Salurkan Makanan Bergizi, Warga Duri Kepa Mengaku Sangat Terbantu
Kendaraan Listrik Siap...
Kendaraan Listrik Siap Menjadi Sumber Energi Baru bagi Amerika Serikat
China Bakal Bangun Pusat...
China Bakal Bangun Pusat Padi dan Sekolah Vokasi di Papua
Berita Terkini
Bahlil Ungkap Penyebab...
Bahlil Ungkap Penyebab Pemadaman Listrik di Sejumlah Daerah, Janji Pulih Cepat
Indodax Diapresiasi...
Indodax Diapresiasi Atas Edukasi dan Pengembangan Pasar Aset Kripto
Harga Pertamax Naik...
Harga Pertamax Naik Rp16.250, Bahlil: Sudah Diperhitungkan Secara Bijak
Lewat Program Pondasi,...
Lewat Program Pondasi, Brahma Binabakti Renovasi Rumah Tak Layak di Muaro Jambi
Harga Pertamax Naik...
Harga Pertamax Naik Jadi Rp16.250, Bos Pertamina: Telah Mempertimbangkan Daya Beli Masyarakat
Janji Manis Ledakan...
Janji Manis Ledakan Ekonomi Piala Dunia 2026, Awas! Tensi Geopolitik Bisa Bikin Zonk
Infografis
Gubernur DKI Dorong...
Gubernur DKI Dorong Pasar di Jakarta Lakukan Digitalisasi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved