Perkuat Ekosistem Pasar Tradisional, BSI Dorong Transaksi Ritel UMKM
Kamis, 10 April 2025 - 23:41 WIB
loading...
Direktur Sales & Distribution PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI), Anton Sukarna berbincang dan menyapa nasabah sekaligus wirausaha yang ada di Pasar Beringharjo Yogyakarta. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - PT Bank Syariah Indonesia Tbk ( BSI ) mengoptimalkan transaksi ritel di pasar- pasar tradisional dengan menggarap ekosistem pasar guna memperkuat inklusi keuangan syariah di kalangan pelaku UMKM . Langkah ini diambil untuk mendorong ekonomi lokal, terutama di sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), yang menjadi tulang punggung perekonomian Indonesia.
Direktur Distribution & Sales BSI, Anton Sukarna menjelaskan, pasar tradisional merupakan pusat ekonomi penting bagi masyarakat di tingkat akar rumput. Oleh karena itu, penguatan ekosistem pasar dengan memanfaatkan instrumen keuangan syariah diyakini dapat memperkokoh ketahanan ekonomi masyarakat.
Baca Juga: Roadshow Talenta Wirausaha di Jakarta, BSI Dorong Pertumbuhan UMKM
"Saat ini, BSI menyasar pasar untuk membangun ekosistem halal yang terhubung dari hulu hingga hilir, mulai dari proses produksi hingga penjualan di pasar. Pasar Beringharjo di Yogyakarta menjadi yang pertama dalam pengembangan ekosistem pasar ini, mengingat Yogyakarta merupakan kota wisata yang memiliki pengaruh besar dalam perekonomian," ujar Anton.
BSI mengidentifikasi sejumlah potensi layanan perbankan syariah yang dapat dikembangkan di pasar tradisional, termasuk penggunaan BSI Agen, QRIS, dan EDC. Ini bertujuan untuk mendorong transaksi keuangan syariah digital agar masyarakat dapat bertransaksi dengan lebih aman, cepat, dan mudah.
"Dengan memperkenalkan teknologi digital seperti QRIS dan EDC, kami berharap inklusi keuangan syariah semakin meningkat. Akses ke layanan keuangan ini terbuka lebih luas untuk seluruh segmen nasabah, termasuk pedagang pasar dan pelaku UMKM," jelas Anton.
Direktur Distribution & Sales BSI, Anton Sukarna menjelaskan, pasar tradisional merupakan pusat ekonomi penting bagi masyarakat di tingkat akar rumput. Oleh karena itu, penguatan ekosistem pasar dengan memanfaatkan instrumen keuangan syariah diyakini dapat memperkokoh ketahanan ekonomi masyarakat.
Baca Juga: Roadshow Talenta Wirausaha di Jakarta, BSI Dorong Pertumbuhan UMKM
"Saat ini, BSI menyasar pasar untuk membangun ekosistem halal yang terhubung dari hulu hingga hilir, mulai dari proses produksi hingga penjualan di pasar. Pasar Beringharjo di Yogyakarta menjadi yang pertama dalam pengembangan ekosistem pasar ini, mengingat Yogyakarta merupakan kota wisata yang memiliki pengaruh besar dalam perekonomian," ujar Anton.
BSI mengidentifikasi sejumlah potensi layanan perbankan syariah yang dapat dikembangkan di pasar tradisional, termasuk penggunaan BSI Agen, QRIS, dan EDC. Ini bertujuan untuk mendorong transaksi keuangan syariah digital agar masyarakat dapat bertransaksi dengan lebih aman, cepat, dan mudah.
"Dengan memperkenalkan teknologi digital seperti QRIS dan EDC, kami berharap inklusi keuangan syariah semakin meningkat. Akses ke layanan keuangan ini terbuka lebih luas untuk seluruh segmen nasabah, termasuk pedagang pasar dan pelaku UMKM," jelas Anton.
Lihat Juga :