Transformasi InJourney Airports Antarkan Bandara Soekarno-Hatta Jadi Top 25 Bandara Terbaik Dunia!
Jum'at, 11 April 2025 - 09:52 WIB
loading...
A
A
A
“Transformasi bandara merupakan sebuah proses yang sangat penting untuk perkembangan industri aviasi dan pariwisata Indonesia. Bandara sebagai wajah bangsa atau face of the nation harus memiliki kualitas layanan yang baik sehingga memberikan kesan yang indah saat pertama kali orang mengunjungi Indonesia. Karena itu, InJourney akan terus mendorong transformasi bandara sehingga nantinya seluruh bandara di Indonesia memiliki standar layanan yang berkualitas,” kata Maya Watono, Direktur Utama PT Aviasi Pariwisata Indonesia (Persero) atau InJourney.
InJourney melalui InJourney Airports telah memulai proses transformasi di dua bandara terbesar yang dikelolanya yakni Bandara Soekarno-Hatta dan Bandara I Gusti Ngurah Rai. Nantinya, proses transformasi bandara akan dilakukan di 37 bandara di bawah pengelolaan InJourney Airports, dengan tujuan untuk meningkatkan layanan kepada penumpang. Transformasi dilakukan secara fundamental, meliputi aspek premises, process, dan people, serta didukung dengan implementasi teknologi sebagai enabler.
“Penghargaan ini sejalan dengan transformasi bandara yang kami lakukan, mencakup transformasi dari segi infrastruktur yang berfokus pada customer experience (Premises), operasional kebandarudaraan berbasis ekosistem (Process), pelayanan pelanggan berkelas dunia oleh seluruh personel (People), yang didukung dengan teknologi sebagai enabler. Hasil dari transformasi ini antara lain beautifikasi sudah bisa dilihat dan dirasakan langsung oleh penumpang pesawat dan pengguna jasa bandara,” ujar Direktur Utama InJourney Airports, Faik Fahmi.
Dua bandara yang menjadi titik awal transformasi ini sebelumnya juga telah mendapatkan sejumlah penghargaan. Bandara Soekarno-Hatta berhasil menjadi yang terbaik di Asia-Pasifik dengan meraih ASQ Awards 2024 pada kategori bandara dengan jumlah penumpang di atas 40 juta per tahun atau Best Airport over 40 Million Passengers in Asia-Pacific. Sedangkan Bandara I Gusti Ngurah Rai berhasil meraih prestasi sebagai bandara terbaik di Asia-Pasifik di kategori bandara dengan jumlah penumpang 15 hingga 25 juta penumpang per tahun, atau Best Airport of 15 to 25 Million Passengers in Asia-Pacific.
Airports Council International (ACI), organisasi internasional yang menaungi bandara- bandara di dunia, pada Maret 2025 juga menetapkan 10 bandara yang dikelola InJourney Airports sebagai terbaik di Asia-Pasifik untuk customer experience berdasarkan pilihan penumpang pesawat. Total 27 penghargaan ASQ Awards 2024 diraih 10 bandara yang dikelola oleh InJourney Airports.
Transformasi yang dilakukan oleh InJourney Airports ini bukanlah proses yang instan, pada September 2024 pengelolaan bandara di Indonesia memasuki babak baru dengan penggabungan PT Angkasa Pura I (AP I) dan PT Angkasa Pura II (AP II) menjadi PT Angkasa Pura Indonesia atau InJourney Airports. Penggabungan ini merupakan sebuah terobosan besar di industri aviasi dan kebandarudaraan, sebagai adaptasi untuk menghadapi perubahan zaman. Penggabungan ini menjadikan InJourney Airports sebagai salah satu dari 5 operator bandara terbesar di dunia.
InJourney melalui InJourney Airports telah memulai proses transformasi di dua bandara terbesar yang dikelolanya yakni Bandara Soekarno-Hatta dan Bandara I Gusti Ngurah Rai. Nantinya, proses transformasi bandara akan dilakukan di 37 bandara di bawah pengelolaan InJourney Airports, dengan tujuan untuk meningkatkan layanan kepada penumpang. Transformasi dilakukan secara fundamental, meliputi aspek premises, process, dan people, serta didukung dengan implementasi teknologi sebagai enabler.
“Penghargaan ini sejalan dengan transformasi bandara yang kami lakukan, mencakup transformasi dari segi infrastruktur yang berfokus pada customer experience (Premises), operasional kebandarudaraan berbasis ekosistem (Process), pelayanan pelanggan berkelas dunia oleh seluruh personel (People), yang didukung dengan teknologi sebagai enabler. Hasil dari transformasi ini antara lain beautifikasi sudah bisa dilihat dan dirasakan langsung oleh penumpang pesawat dan pengguna jasa bandara,” ujar Direktur Utama InJourney Airports, Faik Fahmi.
Dua bandara yang menjadi titik awal transformasi ini sebelumnya juga telah mendapatkan sejumlah penghargaan. Bandara Soekarno-Hatta berhasil menjadi yang terbaik di Asia-Pasifik dengan meraih ASQ Awards 2024 pada kategori bandara dengan jumlah penumpang di atas 40 juta per tahun atau Best Airport over 40 Million Passengers in Asia-Pacific. Sedangkan Bandara I Gusti Ngurah Rai berhasil meraih prestasi sebagai bandara terbaik di Asia-Pasifik di kategori bandara dengan jumlah penumpang 15 hingga 25 juta penumpang per tahun, atau Best Airport of 15 to 25 Million Passengers in Asia-Pacific.
Airports Council International (ACI), organisasi internasional yang menaungi bandara- bandara di dunia, pada Maret 2025 juga menetapkan 10 bandara yang dikelola InJourney Airports sebagai terbaik di Asia-Pasifik untuk customer experience berdasarkan pilihan penumpang pesawat. Total 27 penghargaan ASQ Awards 2024 diraih 10 bandara yang dikelola oleh InJourney Airports.
Transformasi yang dilakukan oleh InJourney Airports ini bukanlah proses yang instan, pada September 2024 pengelolaan bandara di Indonesia memasuki babak baru dengan penggabungan PT Angkasa Pura I (AP I) dan PT Angkasa Pura II (AP II) menjadi PT Angkasa Pura Indonesia atau InJourney Airports. Penggabungan ini merupakan sebuah terobosan besar di industri aviasi dan kebandarudaraan, sebagai adaptasi untuk menghadapi perubahan zaman. Penggabungan ini menjadikan InJourney Airports sebagai salah satu dari 5 operator bandara terbesar di dunia.
Lihat Juga :