AS-China Perang Dagang, Prabowo: Indonesia Netral dan Siap Jadi Jembatan
Sabtu, 12 April 2025 - 16:58 WIB
loading...
A
A
A
Dalam kesempatan itu, Prabowo juga menegaskan bahwa Indonesia tidak akan memutus hubungan kerja sama dengan China. "Oh tidak mungkin, China sangat dekat dengan Indonesia," katanya.
Baca Juga: Bertemu Presiden Mesir, Prabowo Bahas Geopolitik hingga Isu Strategis
Di bagian lain, Prabowo juga mengatakan bahwa dirinya telah meminta waktu kepada Gedung Putih untuk bertemu dengan Presiden AS Donald Trump untuk bertukar pikiran terkait kebijakan perdagangan AS terhadap Indonesia. "Saya sudah minta waktu, mudah-mudahan ya," ujarnya.
Seperti diketahui, AS menerapkan kebijakan tarif resiprokal terhadap seluruh negara mitra dagangnya, termasuk Indonesia. Gedung Putih memutuskan untuk menerapkan tarif impor sebesar 32 persen bagi Indonesia. Hal itu berkaitan dengan relatif besarnya defisit perdagangan AS terhadap Indonesia yang dinilai menunjukkan adanya ketimpangan.
Terkait dengan itu, Indonesia memastikan akan mengambil jalur negosiasi dan tidak akan melakukan retaliasi terhadap Amerika. Sejauh ini, tarif tersebut belum berlaku setelah Presiden Trump memutuskan untuk melakukan jeda selama 90 hari. Hal itu menjadi kesempatan bagi Indonesia dan negara-negara lainnya untuk melakukan negosiasi dengan Amerika.
Baca Juga: Bertemu Presiden Mesir, Prabowo Bahas Geopolitik hingga Isu Strategis
Di bagian lain, Prabowo juga mengatakan bahwa dirinya telah meminta waktu kepada Gedung Putih untuk bertemu dengan Presiden AS Donald Trump untuk bertukar pikiran terkait kebijakan perdagangan AS terhadap Indonesia. "Saya sudah minta waktu, mudah-mudahan ya," ujarnya.
Seperti diketahui, AS menerapkan kebijakan tarif resiprokal terhadap seluruh negara mitra dagangnya, termasuk Indonesia. Gedung Putih memutuskan untuk menerapkan tarif impor sebesar 32 persen bagi Indonesia. Hal itu berkaitan dengan relatif besarnya defisit perdagangan AS terhadap Indonesia yang dinilai menunjukkan adanya ketimpangan.
Terkait dengan itu, Indonesia memastikan akan mengambil jalur negosiasi dan tidak akan melakukan retaliasi terhadap Amerika. Sejauh ini, tarif tersebut belum berlaku setelah Presiden Trump memutuskan untuk melakukan jeda selama 90 hari. Hal itu menjadi kesempatan bagi Indonesia dan negara-negara lainnya untuk melakukan negosiasi dengan Amerika.
(fjo)
Lihat Juga :