OXO Group Indonesia Luncurkan The Pavilions, Angkat Konsep Wellness Living
Selasa, 15 April 2025 - 14:58 WIB
loading...
A
A
A
Proyek ini berkolaborasi dengan arsitek Austria yang telah diakui secara internasional Chris Precht, pendiri Studio Precht, yang dikenal dengan pendekatan arsitekturnya yang berkelanjutan dan organik. The Pavilions menawarkan 24 vila unik yang dirancang dengan cermat mulai dari 170 hingga 420 meter persegi.
Proyek ini mewujudkan integrasi yang harmonis antara alam dan desain. Visi inovatif Precht memastikan bahwa setiap hunian tidak hanya memenuhi standar internasional tetapi juga selaras dengan warisan budaya dan alam Bali yang kaya.
“Arsitektur harus mengekspresikan tempat dan waktunya. Di Bali, berarti kami harus merancang dengan memperhatikan sinar matahari, curah hujan, ritual, dan alam sekitar. Saatnya menciptakan bangunan yang fleksibel dan adaptif yang mencerminkan cara hidup manusia yang sebenarnya,” kata Chris Precht. Baca juga:
Serba Praktis ala Generasi Milenial
Keputusan OXO untuk bermitra dengan Studio Precht memperlihatkan ambisinya untuk membawa bakat terkemuka dunia ke Indonesia, sambil tetap berakar kuat pada DNA alam dan budaya pulau tersebut. Kolaborasi ini mewujudkan pola pikir global nan progresif, yang memadukan kepresisian khas Eropa dengan jiwa Asia Tenggara.
Berlokasi strategis di Nyanyi, dekat dengan Nuanu Creative City seluas 44 hektare, penghuni The Pavilions bakal memiliki akses yang mudah menuju pusat inovasi, budaya, dan kesehatan yang tumbuh pesat, dengan akses langsung ke komunitas Nuanu dan berbagai fasilitas canggih. Lokasi yang prima ini memposisikan proyek ini sebagai landasan lanskap real estat Bali yang terus berkembang, yang melayani generasi baru warga global yang mencari pengalaman hidup yang bermakna, fokus pada kesehatan, dan berkelanjutan.
Proyek ini mewujudkan integrasi yang harmonis antara alam dan desain. Visi inovatif Precht memastikan bahwa setiap hunian tidak hanya memenuhi standar internasional tetapi juga selaras dengan warisan budaya dan alam Bali yang kaya.
“Arsitektur harus mengekspresikan tempat dan waktunya. Di Bali, berarti kami harus merancang dengan memperhatikan sinar matahari, curah hujan, ritual, dan alam sekitar. Saatnya menciptakan bangunan yang fleksibel dan adaptif yang mencerminkan cara hidup manusia yang sebenarnya,” kata Chris Precht. Baca juga:
Serba Praktis ala Generasi Milenial
Keputusan OXO untuk bermitra dengan Studio Precht memperlihatkan ambisinya untuk membawa bakat terkemuka dunia ke Indonesia, sambil tetap berakar kuat pada DNA alam dan budaya pulau tersebut. Kolaborasi ini mewujudkan pola pikir global nan progresif, yang memadukan kepresisian khas Eropa dengan jiwa Asia Tenggara.
Berlokasi strategis di Nyanyi, dekat dengan Nuanu Creative City seluas 44 hektare, penghuni The Pavilions bakal memiliki akses yang mudah menuju pusat inovasi, budaya, dan kesehatan yang tumbuh pesat, dengan akses langsung ke komunitas Nuanu dan berbagai fasilitas canggih. Lokasi yang prima ini memposisikan proyek ini sebagai landasan lanskap real estat Bali yang terus berkembang, yang melayani generasi baru warga global yang mencari pengalaman hidup yang bermakna, fokus pada kesehatan, dan berkelanjutan.
(poe)
Lihat Juga :