Danantara dan Qatar Sepakat Bentuk Dana Investasi Bersama, Nilainya Tembus Rp64 Triliun
Selasa, 15 April 2025 - 16:18 WIB
loading...
Indonesia dan Qatar menyepakati pembentukan dana investasi bersama senilai USD4 miliar atau setara Rp64 triliun. FOTO/dok.SindoNews
A
A
A
JAKARTA - Indonesia dan Qatar menyepakati pembentukan dana investasi bersama senilai USD4 miliar atau setara Rp64 triliun. Investatsi ini akan dikelola Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) dan Qatar Investment Authority (QIA).
Kesepakatan tersebut setelah Presiden Prabowo Subianto melakukan kunjungan kerjanya di Doha dan berdiskusi dengan Emir Qatar Sheikh Tamim bin Hamad Al Thani di Istana Amiri Diwan, Minggu (13/4/2025). Dalam kesempatan itu, Indonesia dan Qatar menggelar diskusi dan menyepakati kemitraan strategis atau co-partnership dalam pengelolaan dana investasi untuk Indonesia yang akan berfokus di berbagai sektor pembangunan.
Baca Juga: Aturan Pengalihan Saham BUMN ke Danantara Masih Digodok, Semua Masuk Kecuali Perum
Prabowo mengatakan, masing-masing negara akan berkontribusi sebesar USD2 miliar dalam dana tersebut. "Kami sepakat untuk segera meningkatkan kerja sama. Emir Qatar akan berinvestasi melalui Danantara Indonesia, dengan komitmen sebesar USD 2 miliar untuk dana bersama ini," ujar Prabowo melalui keterangan resmi, Selasa (15/4/2025).
Adapun, dana investasi bersama ini fokus pada pengembangan hilirisasi industri, energi terbarukan, kesehatan hingga teknologi. Sementara, CEO Danantara Rosan Roeslani memastikan, kesiapan lembaganya dalam mengawal realisasi investasi yang telah disepakati. Dia menyebut, Danantara siap menjalankan mandat dengan menerapkan tata kelola investasi yang prudent, transparan, dan berorientasi pada hasil.
"Kami menyambut baik kepercayaan yang diberikan oleh pemerintah Qatar melalui pembentukan dana bersama ini," ungkap Rosan.
"Fokus kami adalah memastikan bahwa setiap proyek yang didanai memberikan dampak strategis dan berkelanjutan bagi perekonomian nasional," jelas dia.
Kesepakatan tersebut setelah Presiden Prabowo Subianto melakukan kunjungan kerjanya di Doha dan berdiskusi dengan Emir Qatar Sheikh Tamim bin Hamad Al Thani di Istana Amiri Diwan, Minggu (13/4/2025). Dalam kesempatan itu, Indonesia dan Qatar menggelar diskusi dan menyepakati kemitraan strategis atau co-partnership dalam pengelolaan dana investasi untuk Indonesia yang akan berfokus di berbagai sektor pembangunan.
Baca Juga: Aturan Pengalihan Saham BUMN ke Danantara Masih Digodok, Semua Masuk Kecuali Perum
Prabowo mengatakan, masing-masing negara akan berkontribusi sebesar USD2 miliar dalam dana tersebut. "Kami sepakat untuk segera meningkatkan kerja sama. Emir Qatar akan berinvestasi melalui Danantara Indonesia, dengan komitmen sebesar USD 2 miliar untuk dana bersama ini," ujar Prabowo melalui keterangan resmi, Selasa (15/4/2025).
Adapun, dana investasi bersama ini fokus pada pengembangan hilirisasi industri, energi terbarukan, kesehatan hingga teknologi. Sementara, CEO Danantara Rosan Roeslani memastikan, kesiapan lembaganya dalam mengawal realisasi investasi yang telah disepakati. Dia menyebut, Danantara siap menjalankan mandat dengan menerapkan tata kelola investasi yang prudent, transparan, dan berorientasi pada hasil.
"Kami menyambut baik kepercayaan yang diberikan oleh pemerintah Qatar melalui pembentukan dana bersama ini," ungkap Rosan.
"Fokus kami adalah memastikan bahwa setiap proyek yang didanai memberikan dampak strategis dan berkelanjutan bagi perekonomian nasional," jelas dia.
Lihat Juga :