Lonjakan Harga Emas Belum Selesai! Diprediksi Sentuh Rp2 Juta per Gram

Rabu, 16 April 2025 - 08:53 WIB
loading...
Lonjakan Harga Emas...
Tren kenaikan harga emas dunia belum menunjukkan tanda-tanda berhenti alias belum selesai. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Tren kenaikan harga emas dunia belum menunjukkan tanda-tanda berhenti alias belum selesai. Setelah menyentuh angka USD3.167 per troy ounce atau sekitar Rp1,85 juta per gram, pengamat memprediksi harga logam mulia ini akan terus menanjak dan menembus Rp2 juta per gram.

“Ke depan, harga emas masih akan melanjutkan kenaikannya hingga target akhir tahun di harga USD3.309 per troy ounce, atau bisa melewati Rp2 juta per gram,” kata Pengamat sekaligus CEO Astronacci International, Gema Goeyardi di Jakarta.

Gema menilai kenaikan emas mengikuti tren pelemahan nilai tukar rupiah, dan tekanan inflasi global. “Target ini mengacu ke analisis tren gold yang masih bergerak dalam tren bullish baik mid term maupun short term,” jelasnya.

Baca Juga: Gokil, Harga Emas Diramal Tembus Rp2,1 Juta per Gram

Secara teknikal, dalam pendekatan Elliott Wave, Gema menilai harga emas tengah berada dalam fase corrective wave daily. Ia menyebut kondisi ekonomi dan geopolitik global masih mendukung reli harga emas, khususnya imbas kebijakan moneter yang berpeluang mendorong harga emas naik lebih tinggi.

Gema menerangkan target harga emas di level USD3.309 bukan sekadar proyeksi optimistis, tetapi berdasarkan pola teknikal yang konsisten terbaca sejak awal tahun. Baca Juga: Harga Emas Malas Bergerak Dibanderol Rp1.896.000/Gram, Berikut Rincian Lengkapnya

Menurutnya, target tersebut sangat mungkin tercapai apabila bank sentral AS atau Federal Reserve (Fed) menurunkan suku bunga secara agresif pada semester kedua. “Kenaikan ini adalah bagian dari gelombang besar yang kami prediksi sejak fase awal,” jelasnya.

(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Harga Emas Antam Hari...
Harga Emas Antam Hari Ini Turun Rp30.000 per Gram, Cek Daftar Lengkapnya
Harga Emas Antam Hari...
Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp4.000 per Gram, Simak Rinciannya
Harga Emas Bangkit usai...
Harga Emas Bangkit usai Trump Sebut Selat Hormuz Dibuka Pekan Ini
Libur 1 Muharram, Harga...
Libur 1 Muharram, Harga Emas Antam Stagnan di Rp2,7 Juta per Gram
Harga Emas Antam Naik...
Harga Emas Antam Naik Rp18.000, Buyback Melonjak Rp46.000 per Gram
Harga Emas Antam Hari...
Harga Emas Antam Hari Ini Naik Tipis, Segram Jadi Rp2,71 Juta
10 Negara dengan Cadangan...
10 Negara dengan Cadangan Emas Terbesar Dunia, AS Masih Teratas
Ini Gaun Emas Termahal...
Ini Gaun Emas Termahal di Dunia! Beratnya 10 Kg, Harganya Rp24 Miliar
Satu Dekade Membangun...
Satu Dekade Membangun Literasi Keuangan Berbasis Emas di Indonesia
Rekomendasi
KPU Jakarta Timur Dorong...
KPU Jakarta Timur Dorong Parpol Memperbarui Data
Universitas Padjadjaran...
Universitas Padjadjaran Masuk Peringkat 496 Dunia dalam QS WUR 2027
Gelombang Demonstrasi...
Gelombang Demonstrasi Berlanjut di Medan Merdeka Selatan, Mahasiswa Sampaikan Kritik Kebijakan Pemerintah
Berita Terkini
Harga Batu Bara buat...
Harga Batu Bara buat PLN Bakal Naik, Begini Penjelasan Bahlil
Bekasi Fajar Cetak Laba...
Bekasi Fajar Cetak Laba Rp30 Miliar, Targetkan Penjualan Lahan Rp600 Miliar
Pertamina Masuk Fortune...
Pertamina Masuk Fortune Southeast Asia 500, Cermin Kekuatan Ekonomi Nasional di Mata Dunia
Bahlil Mengakui Pembangkit...
Bahlil Mengakui Pembangkit PLN Kekurangan Suplai Batu Bara Medium
Antipasi Lonjakan Pengguna,...
Antipasi Lonjakan Pengguna, Jasa Marga Intensifkan Preservasi Rutin Jalan Tol
Keterlambatan RKAB 2026...
Keterlambatan RKAB 2026 Dinilai Hambat Pasokan Batu Bara PLTU Jawa-Bali
Infografis
3 Efek Tarif Impor Donald...
3 Efek Tarif Impor Donald Trump Terhadap Harga Emas Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved