Ini Sosok Mantan Presiden AS yang Mengilhami Trump Kobarkan Perang Tarif

Kamis, 24 April 2025 - 10:13 WIB
loading...
Ini Sosok Mantan Presiden...
Presiden ke-25 AS William McKinley dan Presiden AS Donald Trump. FOTO/DTN
A A A
JAKARTA - Kebijakan tarif Presiden Donald Trump yang belakangan ini mengguncang pasar global terinspirasi dari seorang tokoh sejarah Amerika Serikat (AS). Trump menyebut nama William McKinley, Presiden ke-25 AS, sebagai sosok yang mengilhami pendekatannya terhadap kebijakan tarif.

William McKinley dikenal sebagai penggagas Undang-Undang Tarif pada tahun 1890-an sebagai undang-undang proteksionis yang kemudian dikenal sebagai McKinley Tariff Act.

Baca Juga: Profil Victor Gao, Analis yang Sebut China Bisa Hidup 5.000 Tahun Lagi Meski Ditekan AS

Saat itu, tarif lebih dari 50% diberlakukan terhadap banyak barang impor, sebuah langkah yang diklaim untuk melindungi industri dalam negeri. Trump, dalam kampanye tahun 2024 di Michigan, secara terbuka memuji kebijakan tarif McKinley.

"Pada tahun 1890-an, negara kita mungkin adalah negara terkaya yang pernah ada karena sistem tarif," kata Trump. "Kami memiliki seorang presiden, Anda tahu McKinley?"

Sejak kembali ke Gedung Putih, Trump mulai menerapkan kebijakan tarif agresif. Ia memberlakukan tarif 25 persen terhadap semua impor baja dan aluminium. Awal tahun ini, tarif serupa juga dikenakan terhadap sejumlah besar barang dari Kanada dan Meksiko, meskipun kemudian ditangguhkan selama 30 hari.

Terbaru, Trump meluncurkan tarif yang ia sebut sebagai "Hari Pembebasan", yang akan memengaruhi berbagai produk di hampir semua aspek kehidupan masyarakat. Pengumuman tersebut, yang disampaikan pada Rabu, kembali mengguncang pasar global dan memicu kekhawatiran akan naiknya harga-harga kebutuhan di Amerika Serikat.

Baca Juga: China Lancarkan Serangan ke AS, Swasta Jadi Korban Perang Tarif

Namun, kebijakan tarif tidak selalu menghasilkan efek yang diharapkan. Sejarah mencatat, ketika McKinley masih menjabat sebagai anggota Kongres dari Ohio, kebijakan tarifnya memang berdampak besar terhadap ekonomi, tetapi juga menuai ketidakpuasan publik. Dalam pemilu sela tahun 1890, banyak anggota Partai Republik kehilangan kursi mereka, termasuk McKinley yang kemudian mengubah pandangannya tentang perdagangan luar negeri setelah menjadi presiden.

"Ini adalah proteksionisme pada puncaknya," ujar William K. Bolt, profesor sejarah di Francis Marion University, South Carolina, kepada Business Insider. "Dan ada reaksi politik yang signifikan terhadapnya."

(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
20 Negara Pengimpor...
20 Negara Pengimpor Terbesar Produk China, Indonesia Peringkat Berapa?
Tarif Trump 18% Mengancam...
Tarif Trump 18% Mengancam Komoditas Unggulan Nasional, RI Rayu AS Minta Pengecualian
10 Presiden Terkaya...
10 Presiden Terkaya Sepanjang Sejarah AS, Trump Jauh Lebih Unggul dari Pendahulunya
24 Negara Pembeli Minyak...
24 Negara Pembeli Minyak Terbesar AS, Cek Posisi Indonesia
Energi Menjadi Medan...
Energi Menjadi Medan Perang AS-China di Abad Ini
10 Negara Produsen Pertanian...
10 Negara Produsen Pertanian Terbesar di Dunia, Indonesia Urutan Berapa?
Beijing: Asing Mata-matai...
Beijing: Asing Mata-matai China, Gunakan Kura-kura dan Ikan yang Dipasang Sensor
Pemimpin Oposisi Zionis:...
Pemimpin Oposisi Zionis: Kesepakatan Damai AS-Iran Berarti Tak Satu Pun Tujuan Perang Israel Tercapai
Uni Emirat Arab Bayar...
Uni Emirat Arab Bayar Iran Rp355,5 Triliun agar Berhenti Menyerang
Rekomendasi
Bangun MIN 5 Pidie Jaya...
Bangun MIN 5 Pidie Jaya yang Hanyut Akibat Banjir, Kemenag Alokasikan Rp12 Miliar
Prabowo Panggil Purbaya...
Prabowo Panggil Purbaya hingga Bahlil ke Kertanegara, Ini yang Dibahas
4 Fakta Tempat Tinggal...
4 Fakta Tempat Tinggal Elon Musk, Rumah Sewa dan Ukurannya Mungil
Berita Terkini
Siap-siap! Harga Rumah...
Siap-siap! Harga Rumah Subsidi Bakal Naik, Ini Penyebabnya
Dorong Penguatan Pendidikan...
Dorong Penguatan Pendidikan Vokasi Ganda, Endress+Hauser Gelar Education Forum 2026
IHSG Besok Berpeluang...
IHSG Besok Berpeluang Lanjut Reli ke Level 6.100, Intip Faktor Pendongkraknya
Sambut Libur Sekolah,...
Sambut Libur Sekolah, ASDP Perkuat Layanan dan Keselamatan Penyeberangan
Mengulik Alasan di Balik...
Mengulik Alasan di Balik Kenaikan Harga Pertamax: Demi Jaga Investor dan Keuangan
Tren Paylater Makin...
Tren Paylater Makin Menjangkit, Literasi Keuangan Dinilai Jadi Faktor Penting
Infografis
Virus Hanta Merebak!...
Virus Hanta Merebak! Ini 5 Gejalanya yang Perlu Diwaspadai
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved