Kurangi Emisi Karbon, KAI Logistik Dorong Layanan Angkutan Barang via Kereta

Kamis, 24 April 2025 - 14:54 WIB
loading...
Kurangi Emisi Karbon,...
KAI Logistik mendorong inisiatif peralihan moda angkutan barang dari truk ke kereta api yang lebih hijau. FOTO/dok.SindoNews
A A A
JAKARTA - KAI Logistik terus menunjukkan komitmennya terhadap keberlanjutan lingkungan dengan mendorong inisiatif peralihan moda angkutan barang dari truk ke kereta api dan optimalisasi pemanfaatan kereta api sebagai transportasi berkelanjutan.

Langkah ini merupakan bagian dari strategi jangka panjang perusahaan untuk mewujudkan ekosistem logistik yang lebih hijau dan efisien.

"Transportasi darat, terutama moda truk, berkontribusi signifikan terhadap emisi karbon. Kami percaya bahwa kereta api adalah solusi logistik masa depan yang lebih ramah lingkungan. Dengan memaksimalkan pengangkutan barang melalui jalur rel, kontribusi terhadap emisi karbon dapat ditekan secara signifikan dan mendukung target pengurangan karbon nasional," ujar VP of Corporate Secretary Dwi Wulandari dalam keterangan tertulis, Kamis (24/4/2025).

Baca Juga: KAI Logistik Targetkan Angkut Lebih 30 Juta Ton Barang di 2025

KAI Logistik terus memperluas layanan pengangkutan berbasis rel ke berbagai wilayah strategis termasuk kawasan industri dan pelabuhan, guna memberikan alternatif moda yang kompetitif bagi pelaku usaha. Selain lebih ramah lingkungan, penggunaan kereta api juga terbukti lebih efisien dalam jangka panjang terutama untuk pengiriman jarak jauh dan dalam volume besar.

Sebagai bagian dari kampanye Green Logistics, KAI Logistik terus menyempurnakan kapasitasnya khususnya dalam peralihan moda darat ke KA di antaranya penambahan rangkaian KA Kontainer dengan kapasitas 30 gerbong datar 60 TEUs atau setara dengan 1.080 ton dalam satu kali perjalanan dan beroperasi setiap dua kali sehari.

Selain itu, KAI Logistik juga menambah kapasitas angkut untuk rute Klari, Karawang menuju Semarang dan Surabaya dari yang sebelumnya 20 GD menjadi 30 GD sebagai wujud nyata perusahaan dalam memfasilitasi distribusi berbasis KA.

Sebagai penguatan komitmen transportasi berkelanjutan, Perusahaan juga telah menghadirkan solusi digital melalui aplikasi KAI Logistik TRAX untuk memudahkan pelanggan dalam melakukan pemesanan, pelacakan, dan monitoring pengiriman secara real-time untuk layanan KALOG Express.

Lebih lanjut, dalam penguatan aspek operasi dan layanan, KAI Logistik juga mengimbangi dengan langkah hijau melalui penanaman 1.200 pohon pada awal tahun 2025. Inisiatif-inisiatif tersebut sejalan dengan komitmen Perseroan untuk terus berkontribusi dalam pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya dalam aspek climate action dan infrastruktur berkelanjutan selaras dengan langkah nyata perusahaan dalam hal lingkungan.

Baca Juga: KAI Layani 29,17 Juta Pelanggan Selama Masa Angkutan Lebaran 2025

KAI Logistik mengapresiasi pelaku usaha yang turut mendukung dan menyukseskan logistik hijau melalui penggunaan moda KA dalam distribusi barang. Hal ini salah satunya ditunjukkan melalui tren peningkatan pengiriman barang menggunakan angkutan peti kemas yang meningkat 13% pada tahun 2024 mencapai 2,3 juta ton dan mencatatkan lebih dari 530.000 ton pada kuartal pertama tahun 2025.

Lebih jauh, green logistics berkontribusi langsung terhadap kualitas hidup masyarakat, melalui udara yang lebih bersih, lalu lintas yang lebih lancar, mengurangi risiko kecelakaan, memperpanjang umur infrastruktur jalan, serta menciptakan lingkungan berkendara yang lebih aman bagi masyarakat.

Di sisi lain, hadirnya jaringan logistik berbasis rel yang lebih inklusif juga membuka akses yang lebih luas bagi pelaku usaha di berbagai daerah, memperkuat konektivitas nasional dan mendorong pemerataan pertumbuhan ekonomi. "KAI Logistik percaya bahwa keberlanjutan bukan sekadar pilihan, tetapi sebuah keharusan untuk masa depan Indonesia yang lebih hijau, adil, dan tangguh," tutup Dwi.

(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
KAI Logistik Angkut...
KAI Logistik Angkut 6,8 Juta Ton Barang hingga Mei 2026, Terbanyak Batu Bara
Pangkas 79 Ton Emisi...
Pangkas 79 Ton Emisi per Tahun, Pertamina Perluas Penggunaan Energi Bersih di Kapal Tanker
EV dan SPKLU, Infrastruktur...
EV dan SPKLU, Infrastruktur Penting untuk Mendukung Mobilitas Rendah Emisi
3 Opsi Sumber Pendapatan...
3 Opsi Sumber Pendapatan Daerah Potensial Selain Pajak Kendaraan Listrik
KADIN Net Zero Hub Perkenalkan...
KADIN Net Zero Hub Perkenalkan Arah Baru Percepat Dekarbonisasi Sektor Bisnis via Kolaborasi
Melalui Hybrid Truck...
Melalui Hybrid Truck hingga EV, MHU Pangkas Emisi hingga 41%
Blok M Jadi Lokasi Awal...
Blok M Jadi Lokasi Awal Penerapan Kawasan Rendah Emisi Jakarta
Jumhur Dorong Penanaman...
Jumhur Dorong Penanaman Bambu untuk Serap Emisi dan Tingkatkan Penghasilan Warga
KAI Jadi Benchmark Layanan...
KAI Jadi Benchmark Layanan Publik Indonesia, Dinilai Mampu Bersaing secara Global
Rekomendasi
Aksi Mahasiswa Bagian...
Aksi Mahasiswa Bagian dari Kontrol Jalannya Pemerintahan
Rekomendasi Short Drama...
Rekomendasi Short Drama China, First Marriage Bliss Tayang di V+Short
Brasil Resmi Gugat Keputusan...
Brasil Resmi Gugat Keputusan VAR ke FIFA, Gol Lionel Messi Ikut Terseret
Berita Terkini
Kawal Transformasi Terintegrasi...
Kawal Transformasi Terintegrasi untuk Perkuat Bio Farma Group
Pasar Potensial Industri...
Pasar Potensial Industri Pembiayaan, Chailease Finance Dukung Pertumbuhan UKM Bandung
BPDP Dukung Jakarta...
BPDP Dukung Jakarta Fiscal Forum 2026, Perkuat Kolaborasi untuk Pembangunan Berkelanjutan
Pertamina Siap Turunkan...
Pertamina Siap Turunkan Harga BBM secara Bertahap Mulai Awal Juli
Bukan Utang, Purbaya...
Bukan Utang, Purbaya Tegaskan Pendanaan AIIB Rp303 Triliun Murni Investasi
Rumah BUMN SIG di Rembang...
Rumah BUMN SIG di Rembang Catat Transaksi Rp6,9 Miliar
Infografis
Daftar Barang dan Jasa...
Daftar Barang dan Jasa yang Kena dan Tidak Kena PPN 12%
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved