Sucofindo Dorong Aksi Hijau lewat Carbon Talk di Hari Bumi 2025
Jum'at, 25 April 2025 - 19:21 WIB
loading...
A
A
A
Sucofindo juga turut menyediakan layanan yang mendukung upaya keberlanjutan pada sektor Energi Baru Terbarukan, antara lain yaitu Audit Energi, Evaluasi sustainable mining, sertifikasi green office, sertifikasi green building, konsultansi di bidang Energi Baru Terbarukan (EBT), Green Project Management, Sertifikasi Industri Hijau, dan Environmental Laboratory, serta Sertifikasi Green Gold Label (GGL).
Dalam acara Carbon Talk) #1, hadir sejumlah narasumber dari berbagai lembaga, yaitu Koordinator Pokja Sekretariat PROPER Kementerian Lingkungan Hidup Sena Pradipta; Ketua Umum Asosiasi Bank Sampah Indonesia (ASOBSI) sekaligus CEO PT Xaviera Global Synergy - Cyber Waste Wilda Yanti; serta Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Banyumas Widodo Sugiri.
Dalam pemaparannya, Sena Pradipta menyoroti bahwa pengelolaan sampah di Indonesia masih menghadapi berbagai tantangan implementasi. Pendekatan pengelolaan sampah, kata dia,harus bersifat persuasif, preventif, dan represif, dengan melibatkan partisipasi aktif masyarakat.
Sementara itu, Wilda Yanti menekankan pentingnya pendekatan pentahelix dalam sistem pengelolaan sampah di Indonesia. "Keterlibatan pemerintah, dunia usaha, komunitas, akademisi, dan media sangat krusial. Kewirausahaan sosial di bidang ini menjadi solusi integratif yang menyatukan edukasi, manajemen, teknologi, dan sumber daya manusia," ungkapnya.
Dalam acara Carbon Talk) #1, hadir sejumlah narasumber dari berbagai lembaga, yaitu Koordinator Pokja Sekretariat PROPER Kementerian Lingkungan Hidup Sena Pradipta; Ketua Umum Asosiasi Bank Sampah Indonesia (ASOBSI) sekaligus CEO PT Xaviera Global Synergy - Cyber Waste Wilda Yanti; serta Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Banyumas Widodo Sugiri.
Dalam pemaparannya, Sena Pradipta menyoroti bahwa pengelolaan sampah di Indonesia masih menghadapi berbagai tantangan implementasi. Pendekatan pengelolaan sampah, kata dia,harus bersifat persuasif, preventif, dan represif, dengan melibatkan partisipasi aktif masyarakat.
Sementara itu, Wilda Yanti menekankan pentingnya pendekatan pentahelix dalam sistem pengelolaan sampah di Indonesia. "Keterlibatan pemerintah, dunia usaha, komunitas, akademisi, dan media sangat krusial. Kewirausahaan sosial di bidang ini menjadi solusi integratif yang menyatukan edukasi, manajemen, teknologi, dan sumber daya manusia," ungkapnya.
(fjo)
Lihat Juga :