Belasan Finalis Ashoka Young Changemaker Tawarkan Inovasi Sosial dan Lingkungan Hidup
Sabtu, 26 April 2025 - 22:52 WIB
loading...
Belasan anak muda dengan rentang usia 12-20 tahun itu mempresentasikan inisiatif dan gerakan perubahan dalam menjawab isu sosial serta lingkungan hidup di hadapan sejumlah juri. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Sebanyak 19 anakmuda dari berbagai kota di Indonesia hadir dalam panel Ashoka Young Changemaker 2025. Belasan anak muda dengan rentang usia 12-20 tahun itu mempresentasikan inisiatif dan gerakan perubahan dalam menjawab isu sosial serta lingkungan hidup di hadapan sejumlah juri.
Direktur Regional Ashoka untuk Asia Tenggara, Nani Zulminarni menyatakan, bila umumnya orang muda dipersiapkan untuk terjun aktif ke kehidupan sosial saat mereka telah lulus SMA atau ketika mengenyam pendidikan tinggi, seperti melalui program magang.
“Namun di Ashoka, kami percaya bila kita perlu melibatkan orang muda dalam mempraktikkan pembuatan perubahan di komunitas mereka sejak muda, sehingga mereka akan menemukan kekuatan dalam dirinya,” ujar Nani di Jakarta, Jumat (26/4/2025).
Baca Juga: Anak Muda Didorong Sajikan Konten Positif di Media Sosial
Ashoka Young Changemaker ini sendiri adalah jejaring global orang muda usia 12-20 tahun yang telah menemukan kekuatan mereka untuk membawa perubahan, demi kebaikan bersama. Mereka meluncurkan inisiatif sosial dan membentuk tim yang dipimpin oleh orang muda sebagai solusi nyata terhadap isu di sekitar.
Director William & Lily Foundation Michele Soeryadjaya, yang merupakan salah satu dari 12 panelis Ashoka Young Changemaker menjelaskan, para finalis telah memberikannya harapan terhadap masa depan Indonesia yang lebih baik.
“Saya senang sekali bisa berpartisipasi dalam proses panel ini, bertemu dengan orang-orang muda yang memiliki inisitaif besar untuk menjawab permasalahan dan sangat inspiratif,” kata Michelle.
Direktur Regional Ashoka untuk Asia Tenggara, Nani Zulminarni menyatakan, bila umumnya orang muda dipersiapkan untuk terjun aktif ke kehidupan sosial saat mereka telah lulus SMA atau ketika mengenyam pendidikan tinggi, seperti melalui program magang.
“Namun di Ashoka, kami percaya bila kita perlu melibatkan orang muda dalam mempraktikkan pembuatan perubahan di komunitas mereka sejak muda, sehingga mereka akan menemukan kekuatan dalam dirinya,” ujar Nani di Jakarta, Jumat (26/4/2025).
Baca Juga: Anak Muda Didorong Sajikan Konten Positif di Media Sosial
Ashoka Young Changemaker ini sendiri adalah jejaring global orang muda usia 12-20 tahun yang telah menemukan kekuatan mereka untuk membawa perubahan, demi kebaikan bersama. Mereka meluncurkan inisiatif sosial dan membentuk tim yang dipimpin oleh orang muda sebagai solusi nyata terhadap isu di sekitar.
Director William & Lily Foundation Michele Soeryadjaya, yang merupakan salah satu dari 12 panelis Ashoka Young Changemaker menjelaskan, para finalis telah memberikannya harapan terhadap masa depan Indonesia yang lebih baik.
“Saya senang sekali bisa berpartisipasi dalam proses panel ini, bertemu dengan orang-orang muda yang memiliki inisitaif besar untuk menjawab permasalahan dan sangat inspiratif,” kata Michelle.
Lihat Juga :