Bisnis Kembali Bangkit, Duniatex Group Rekrut 5.000 Karyawan Baru

Rabu, 30 April 2025 - 19:09 WIB
loading...
Bisnis Kembali Bangkit,...
Duniatex Group, perusahaan tekstil terintegrasi melaporkan perkembangan positif pemulihan bisnis pascapandemi Covid-19. FOTO/dok.SindoNews
A A A
JAKARTA - Duniatex Group, perusahaan tekstil terintegrasi melaporkan perkembangan positif pemulihan bisnis pascapandemi Covid-19. Perusahaan ini telah menambah lebih dari 5.000 karyawan baru dalam dua tahun terakhir.

Direktur Duniatex Group, Yohanes Hendrawan, menjelaskan penambahan karyawan ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk mendukung kebangkitan industri tekstil nasional dan menciptakan lapangan kerja.

"Kami berterima kasih kepada pemerintah, mitra bisnis, karyawan, dan semua stakeholder yang telah mendukung Duniatex dalam menghadapi berbagai tantangan," ungkap Yohanes dalam pernyataannya, Rabu (30/4).

Baca Juga: Bertemu Perwakilan Buruh, Dasco: Pemerintah Bakal Bentuk Satgas PHK

Saat ini, jumlah karyawan Duniatex mencapai sekitar 18.000 orang, meningkat signifikan dari 13.000 karyawan selama periode pandemi antara 2019 hingga 2022. Selama masa tersebut, Duniatex terpaksa mengurangi jumlah karyawan akibat penurunan produksi dan gangguan pemasaran.

Pihaknya akan terus berinovasi dan mengambil inisiatif untuk memperkuat posisi di industri tekstil. "Industri tekstil adalah sumber penciptaan lapangan kerja di Indonesia," katanya.

Duniatex kini menjadi pabrik pemintalan terbesar di Indonesia dengan lebih dari 2 juta spindel. Perusahaan ini menggunakan tiga teknik pemintalan, yaitu ring spun, vortex, dan open end, untuk memproduksi berbagai jenis benang, termasuk Cotton Combed, Viscose, Polyester, dan Tencel.

Baca Juga: Kabar Terbaru Nasib Korban PHK Sritex, Ini Kata Menaker

Produksi kain Duniatex dipasarkan untuk memenuhi kebutuhan industri tekstil baik di dalam maupun luar negeri. Dengan berbagai inovasi yang terus dilakukan, pemulihan bisnis Duniatex diharapkan dapat berjalan semakin optimal.

"Standar produksi kami adalah pasar global, dan itu menjadi acuan setiap produk Duniatex. Kami berharap industri tekstil nasional dapat terus tumbuh, sehingga kami dapat berkontribusi lebih besar dalam mendorong pertumbuhan ekonomi melalui optimalisasi penggunaan produk tekstil dalam negeri," tutup Yohanes.

(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Wamenkop Tepis Isu Orang...
Wamenkop Tepis Isu Orang Titipan dalam Rekrutmen Manajer Koperasi Merah Putih
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Buka Akses Program Rekrutmen lewat Aplikasi MyPertamina
Imbas Perang AS-Israel...
Imbas Perang AS-Israel Vs Iran, Perusahaan Tekstil dan Garmen Terancam Tutup
Kopdes Merah Putih dan...
Kopdes Merah Putih dan Kampung Nelayan Diserbu Pendaftar, 383.830 Orang Incar Posisi Manager
Dukung BPJPH, Industri...
Dukung BPJPH, Industri Tekstil Siap Penuhi Kewajiban Halal Oktober 2026
BPJS Ketenagakerjaan...
BPJS Ketenagakerjaan Kembali Buka Rekrutmen Karyawan, Cek Posisi Apa Saja
Rekrutmen Polri 2026...
Rekrutmen Polri 2026 Ketat dan Transparan, Banyak Anak Jenderal Tak Lolos Seleksi
Evita DPR Soroti Ruwetnya...
Evita DPR Soroti Ruwetnya Industri Tekstil Nasional
Pameran Tekstil Terbesar...
Pameran Tekstil Terbesar Se-Asia Tenggara, Indo Intertex – Inatex 2026 Resmi Dibuka
Rekomendasi
Refly Harun Pertanyakan...
Refly Harun Pertanyakan Nasib Kasus Roy Suryo Cs: Sudah 30 Kali Wajib Lapor, Kasus Belum Jelas
Hidayat Batubara Daftar...
Hidayat Batubara Daftar Balon Ketua POBSI Sumut
Kejagung: Tersangka...
Kejagung: Tersangka Andri Mulyono Mark up Pengadaan Motor Listrik BGN
Berita Terkini
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan...
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan China, Ekspor Minyak Iran Merosot 80%
SIG Resmikan Fasilitas...
SIG Resmikan Fasilitas Ekspor Tuban, Bidik 450.000 Ton Semen ke AS
Penguatan IHSG dan Rupiah...
Penguatan IHSG dan Rupiah Berlanjut, Pasar Respons Positif Kepastian Posisi Menkeu
Perdana, Danantara Terbitkan...
Perdana, Danantara Terbitkan Obligasi Global Senilai USD1,5 Miliar
Sucofindo Gelar ENSIA...
Sucofindo Gelar ENSIA 2026, Dorong Inovasi Berkelanjutan
Kajian 13 Proyek Hilirisasi...
Kajian 13 Proyek Hilirisasi Rampung Juli, Nilainya Ditaksir Capai Rp239 Triliun
Infografis
Ahmad Vahidi, Panglima...
Ahmad Vahidi, Panglima Baru IRGC di Tengah Perang Lawan AS-Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved