May Day 2025 Momentum Sejahterakan Pekerja dan Peningkatan Produktivitas
Jum'at, 02 Mei 2025 - 09:19 WIB
loading...
Kemnaker bersama PT Pertamina menggelar acara peringatan Hari Buruh Internasional di Pertamina Arena Simprug, Jakarta, Kamis (1/5/2025). Foto/Dok. SindoNews
A
A
A
JAKARTA - Kementerian Ketenagakerjaan ( Kemnaker ) bersama PT Pertamina (Persero) menggelar acara peringatan peringatan Hari Buruh bertajuk May Day is a Kolaborasi Day. Kegiatan ini berlangsung meriah di Pertamina Arena Simprug, Jakarta, Kamis (1/5/2025).
Acara yang dihadiri berbagai pemangku kepentingan ini mengusung tema Merajut Kebersamaan untuk Peningkatan Kesejahteraan Pekerja dan Produktivitas Nasional. Tujuannya menegaskan pentingnya hubungan industrial yang harmonis dan produktif. Baca juga: 18 Poin Tuntutan Buruh saat May Day 2025: Stop Badai PHK
Hadir dalam acara itu Menaker Yassierli dan Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait. Juga tokoh masyarakat dan pimpinan serikat pekerja dari berbagai sektor industri, termasuk Forum Komunikasi Serikat Pekerja BUMN (Forkom SP/SeKar BUMN).
Acara ini turut dihadiri Presiden Federasi Serikat Pekerja Pertamina Bersatu (FSPPB), Arie Gumilar, serta Wakil Direktur Utama Pertamina, Wiko Migantoro, beserta jajaran manajemen Pertamina dan perwakilan serikat pekerja dari berbagai sektor. Suasana penuh semangat kebersamaan dan kolaborasi tercipta di seluruh rangkaian acara yang berlangsung.
Menaker Yassierli mengungkapkan, May Day menjadi momentum untuk mengajak seluruh pihak terkait bekerja sama dalam menciptakan ekosistem kerja yang sehat, produktif, dan berpihak pada kesejahteraan pekerja. Menurutnya, 145 juta pekerja dan buruh Indonesia adalah kekuatan terbesar bagi pertumbuhan perekonomian nasional.
”Tugas kita bersama adalah memastikan setiap langkah pembangunan tidak hanya fokus pada pertumbuhan ekonomi, tetapi juga menghadirkan keadilan dan perlindungan bagi pekerja," katanya.
Presiden FSPPB sekaligus inisiator terbentuknya Forkom SP/SeKar BUMN Arie Gumilar menegaskan komitmen FSPPB dalam memperjuangkan reintegrasi operasional Pertamina dari hulu hingga hilir. Hal ini untuk kelangsungan dan kesinambungan operasional perusahaan.
Acara yang dihadiri berbagai pemangku kepentingan ini mengusung tema Merajut Kebersamaan untuk Peningkatan Kesejahteraan Pekerja dan Produktivitas Nasional. Tujuannya menegaskan pentingnya hubungan industrial yang harmonis dan produktif. Baca juga: 18 Poin Tuntutan Buruh saat May Day 2025: Stop Badai PHK
Hadir dalam acara itu Menaker Yassierli dan Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait. Juga tokoh masyarakat dan pimpinan serikat pekerja dari berbagai sektor industri, termasuk Forum Komunikasi Serikat Pekerja BUMN (Forkom SP/SeKar BUMN).
Acara ini turut dihadiri Presiden Federasi Serikat Pekerja Pertamina Bersatu (FSPPB), Arie Gumilar, serta Wakil Direktur Utama Pertamina, Wiko Migantoro, beserta jajaran manajemen Pertamina dan perwakilan serikat pekerja dari berbagai sektor. Suasana penuh semangat kebersamaan dan kolaborasi tercipta di seluruh rangkaian acara yang berlangsung.
Menaker Yassierli mengungkapkan, May Day menjadi momentum untuk mengajak seluruh pihak terkait bekerja sama dalam menciptakan ekosistem kerja yang sehat, produktif, dan berpihak pada kesejahteraan pekerja. Menurutnya, 145 juta pekerja dan buruh Indonesia adalah kekuatan terbesar bagi pertumbuhan perekonomian nasional.
”Tugas kita bersama adalah memastikan setiap langkah pembangunan tidak hanya fokus pada pertumbuhan ekonomi, tetapi juga menghadirkan keadilan dan perlindungan bagi pekerja," katanya.
Presiden FSPPB sekaligus inisiator terbentuknya Forkom SP/SeKar BUMN Arie Gumilar menegaskan komitmen FSPPB dalam memperjuangkan reintegrasi operasional Pertamina dari hulu hingga hilir. Hal ini untuk kelangsungan dan kesinambungan operasional perusahaan.
Lihat Juga :