BPS Beberkan Penyebab Ekonomi Indonesia Jeblok Tak Sampai 5% di Awal 2025
Senin, 05 Mei 2025 - 12:00 WIB
loading...
A
A
A
Produksi padi dan jagung juga mencatatkan pertumbuhan signifikan, masing-masing sebesar 51,45 persen dan 39,02 persen secara tahunan. Mobilitas masyarakat meningkat menjelang libur tahun baru dan Idul Fitri 1446 Hijriah, terlihat dari peningkatan jumlah penumpang di seluruh moda transportasi serta kunjungan wisatawan domestik dan mancanegara.
Realisasi investasi dalam negeri dan asing pada kuartal I-2025 menunjukkan pertumbuhan, sejalan dengan peningkatan impor barang-barang modal. Meskipun belanja modal pemerintah dalam APBN terkontraksi secara tahunan, belanja modal APBD mengalami pertumbuhan yang signifikan.
Di sisi konsumsi masyarakat, indeks penjualan ritel mengalami pertumbuhan tahunan, dan pemberian Tunjangan Hari Raya (THR) tahun ini juga jatuh pada kuartal I-2025. Namun, penjualan grosir sepeda motor dan mobil penumpang serta nilai impor barang konsumsi mengalami kontraksi. Kebijakan ekonomi, termasuk pengendalian inflasi dan penetapan suku bunga acuan, berperan penting dalam mempertahankan stabilitas dan mendukung pertumbuhan ekonomi Indonesia.
Realisasi investasi dalam negeri dan asing pada kuartal I-2025 menunjukkan pertumbuhan, sejalan dengan peningkatan impor barang-barang modal. Meskipun belanja modal pemerintah dalam APBN terkontraksi secara tahunan, belanja modal APBD mengalami pertumbuhan yang signifikan.
Di sisi konsumsi masyarakat, indeks penjualan ritel mengalami pertumbuhan tahunan, dan pemberian Tunjangan Hari Raya (THR) tahun ini juga jatuh pada kuartal I-2025. Namun, penjualan grosir sepeda motor dan mobil penumpang serta nilai impor barang konsumsi mengalami kontraksi. Kebijakan ekonomi, termasuk pengendalian inflasi dan penetapan suku bunga acuan, berperan penting dalam mempertahankan stabilitas dan mendukung pertumbuhan ekonomi Indonesia.
(nng)
Lihat Juga :