Ekonomi Indonesia Tak Sampai 5%, Pemerintah Bakal Bagi-bagi Bansos

Selasa, 06 Mei 2025 - 08:51 WIB
loading...
Ekonomi Indonesia Tak...
Pemerintah menyiapkan bansos untuk mendongkrak pertumbuhan ekonomi. FOTO/dok.SindoNews
A A A
JAKARTA - Pemerintah menyiapkan stimulus untuk mendongkrak pertumbuhan ekonomi setelah pertumbuhan Kuartal I-2025 tercatat hanya sebesar 4,87% di bawah target 5%. Salah satunya dengan menyalurkan bantuan sosial (bansos) dan pencairan gaji ke-13 aparatur sipil negara (ASN) guna mendorong daya beli masyarakat.

"Kami akan menyalurkan bansos Program Keluarga Harapan (PKH) dan Kartu Sembako pada Mei-Juni, serta mencairkan gaji ke-13 ASN. Ini diharapkan bisa memacu konsumsi domestik," ujar Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, dalam siaran pers, dikutip Selasa (6/5).

Baca Juga: 7,28 Juta Orang Indonesia Jadi Pengangguran per Februari 2025

Pemerintah akan fokus pada empat strategi utama, yaitu peningkatan konsumsi rumah tangga, stimulus fiskal, percepatan investasi, dan akselerasi belanja pemerintah. Selain bansos, pemerintah memberikan insentif fiskal untuk sektor properti, otomotif, dan industri padat karya. Stabilisasi harga pangan juga terus dipantau untuk menjaga inflasi.

Di sisi investasi, pemerintah membentuk Satgas Perluasan Lapangan Kerja, menyederhanakan perizinan melalui Inpres Deregulasi, dan merevisi Perpres Bidang Usaha Penanaman Modal (BUPM). Kredit Investasi untuk industri padat karya serta penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) juga dipercepat.

"Kami berkomitmen menciptakan iklim investasi yang lebih baik melalui deregulasi dan efisiensi birokrasi," ujar Airlangga.

Pemerintah menargetkan penyerapan belanja negara lebih cepat dari biasanya untuk mendorong efek berganda (multiplier effect) pada pertumbuhan ekonomi.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Beban Berat Kelas Menengah...
Beban Berat Kelas Menengah di Tengah Kenaikan Pertamax jadi Rp16.250/Liter
Purbaya Targetkan Ekonomi...
Purbaya Targetkan Ekonomi Indonesia Tumbuh 6,5% di 2027
Istana Buka Suara soal...
Istana Buka Suara soal Variabel Kejatuhan Rupiah ke Rp18.000: Singgung Kemandirian Ekonomi
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
Menkeu Purbaya Tegaskan...
Menkeu Purbaya Tegaskan Fiskal Bukan Tumbal Agar Ekonomi RI Tumbuh Cepat
Mengenal Lipstick Effect,...
Mengenal Lipstick Effect, Alasan Mal dan Coffee Shop Tetap Ramai di Tengah Krisis Ekonomi
Wali Kota Tangsel Dorong...
Wali Kota Tangsel Dorong Koperasi Merah Putih Jadi Penggerak UMKM-Ekonomi Kerakyatan
Pertumbuhan 5,6%, tetapi...
Pertumbuhan 5,6%, tetapi Mengapa Investor Masih Gelisah?
Ekonomi Indonesia Tumbuh...
Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,61 Persen pada Triwulan I 2026
Rekomendasi
Demo Mahasiswa, Polisi...
Demo Mahasiswa, Polisi Siapkan Rekayasa Lalu Lintas hingga Kerahkan Ribuan Pasukan
Bandung Jewellery Fair...
Bandung Jewellery Fair 2026 Dorong Industri Perhiasan Nasional
Tiga Kartu Merah Warnai...
Tiga Kartu Merah Warnai Laga Pembuka Piala Dunia 2026, Rekor Lama Terancam?
Berita Terkini
Emas Antam Kembali Berkilau,...
Emas Antam Kembali Berkilau, Hari Ini Naik Rp20 Ribu Sentuh Rp2.709.000 per Gram
IHSG Dibuka Perkasa...
IHSG Dibuka Perkasa Sentuh Level 5.960, Ada 380 Saham Berlari di Zona Hijau
Aliran Modal Asing Mulai...
Aliran Modal Asing Mulai Masuk, Rupiah Membaik Tinggalkan Rp18.000 per Dolar AS
Beban Berat Kelas Menengah...
Beban Berat Kelas Menengah di Tengah Kenaikan Pertamax jadi Rp16.250/Liter
Bahlil Ungkap Penyebab...
Bahlil Ungkap Penyebab Pemadaman Listrik di Sejumlah Daerah, Janji Pulih Cepat
Indodax Diapresiasi...
Indodax Diapresiasi Atas Edukasi dan Pengembangan Pasar Aset Kripto
Infografis
5 Presiden Indonesia...
5 Presiden Indonesia yang Paling Sering Reshuffle Kabinet
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved