Angka Pengangguran Meningkat, Ketua DPP Partai Perindo: Pemerintah Perlu Intervensi
Rabu, 07 Mei 2025 - 22:22 WIB
loading...
7,28 Juta orang Indonesia jadi pengangguran, Ketua DPP Partai Perindo menekankan, pemerintah perlu melakukan intervensi. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat jumlah pengangguran di Indonesia per Februari 2025 meningkat sekitar 38 ribu dibandingkan dengan data Februari tahun lalu. Ketua DPP Partai Perindo Bidang Ketenagakerjaan, Agus Taufiq menekankan, ini merupakan masalah serius yang perlu menjadi prioritas pemerintah.
Agus menilai dengan meningkatnya jumlah pengangguran di Indonesia akan berdampak langsung pada perekonomian dan kesejahteraan masyarakat. Ia pun meminta agar pemerintah segera menyiapkan langkah-langkah yang taktis dan strategis, serta formulasi yang tepat juga cepat untuk segera menyelesaikan masalah tersebut.
"Menurut kami pemerintah perlu melakukan intervensi dalam bentuk insentif investasi kepada pelaku usaha dalam bentuk bisa pengurangan angka pajak atau pemotongan pajak, kemudian bisa jadi dengan kepastian hukum, kemudian bisa juga melakukan perluasan terhadap permodalan, kemudahan permodalan, juga kemudahan terhadap perizinan," kata Agus saat dijumpai di DPP Perindo, Jakarta Pusat, Rabu (7/5/2025).
Baca Juga: Digulung Tsunami PHK, 83.450 Orang Mendadak Jadi Pengangguran
Lebih jauh Agus menyebutkan, pemerintah juga perlu meyakinkan kembali kepercayaan pelaku usaha terhadap pemerintah sehingga mereka mau berinvestasi dan melakukan ekspansi terhadap bisnisnya. Dengan begitu, akan terbuka lapangan kerja baru dan bukan tidak mungkin juga menciptakan wirausaha-wirausaha baru.
Agus menilai dengan meningkatnya jumlah pengangguran di Indonesia akan berdampak langsung pada perekonomian dan kesejahteraan masyarakat. Ia pun meminta agar pemerintah segera menyiapkan langkah-langkah yang taktis dan strategis, serta formulasi yang tepat juga cepat untuk segera menyelesaikan masalah tersebut.
"Menurut kami pemerintah perlu melakukan intervensi dalam bentuk insentif investasi kepada pelaku usaha dalam bentuk bisa pengurangan angka pajak atau pemotongan pajak, kemudian bisa jadi dengan kepastian hukum, kemudian bisa juga melakukan perluasan terhadap permodalan, kemudahan permodalan, juga kemudahan terhadap perizinan," kata Agus saat dijumpai di DPP Perindo, Jakarta Pusat, Rabu (7/5/2025).
Baca Juga: Digulung Tsunami PHK, 83.450 Orang Mendadak Jadi Pengangguran
Lebih jauh Agus menyebutkan, pemerintah juga perlu meyakinkan kembali kepercayaan pelaku usaha terhadap pemerintah sehingga mereka mau berinvestasi dan melakukan ekspansi terhadap bisnisnya. Dengan begitu, akan terbuka lapangan kerja baru dan bukan tidak mungkin juga menciptakan wirausaha-wirausaha baru.
Lihat Juga :