Koleksi Ubin Terbaru, Roman Angkat Nuansa Budaya Lokal
Jum'at, 09 Mei 2025 - 14:33 WIB
loading...
Produsen ubin keramik dan granit Roman, memperkenalkan koleksi terbaru bertajuk Archipelago Series. FOTO/dok.SindoNews
A
A
A
TANGERANG - Produsen ubin keramik dan granit Roman, memperkenalkan koleksi terbaru bertajuk Archipelago Series dalam pameran arsitektur Arch:ID 2025 di ICE BSD, Tangerang, Kamis (8/5). Koleksi ini menampilkan interpretasi nilai-nilai budaya lokal dan kekayaan lanskap Indonesia dalam format ubin mosaik berukuran kecil.
General Manager Sales Roman, Budiyani Sudartha, mengatakan koleksi ini merupakan hasil dialog antara pelaku industri desain dengan produsen material bangunan, dalam merespons isu keberlanjutan dan evolusi budaya.
"Desain yang kami hadirkan diharapkan bisa menjawab kebutuhan profesional di bidang arsitektur dan interior, sekaligus menyuarakan kearifan lokal," ujar dia di sela acara pameran.
Baca Juga: Roman Kembangkan Inovasi Baru Penuhi Kebutuhan Pasar
Koleksi Archipelago Series terdiri dari enam desain ubin yang masing-masing mengusung inspirasi daerah tertentu di Indonesia. Beberapa di antaranya adalah dSelayar, yang terinspirasi dari ketenangan Pulau Selayar di Sulawesi Selatan; dGili, dari nuansa tropis tiga pulau di Lombok serta dAlor, yang menampilkan motif tenun ikat khas Nusa Tenggara Timur.
General Manager Sales Roman, Budiyani Sudartha, mengatakan koleksi ini merupakan hasil dialog antara pelaku industri desain dengan produsen material bangunan, dalam merespons isu keberlanjutan dan evolusi budaya.
"Desain yang kami hadirkan diharapkan bisa menjawab kebutuhan profesional di bidang arsitektur dan interior, sekaligus menyuarakan kearifan lokal," ujar dia di sela acara pameran.
Baca Juga: Roman Kembangkan Inovasi Baru Penuhi Kebutuhan Pasar
Koleksi Archipelago Series terdiri dari enam desain ubin yang masing-masing mengusung inspirasi daerah tertentu di Indonesia. Beberapa di antaranya adalah dSelayar, yang terinspirasi dari ketenangan Pulau Selayar di Sulawesi Selatan; dGili, dari nuansa tropis tiga pulau di Lombok serta dAlor, yang menampilkan motif tenun ikat khas Nusa Tenggara Timur.
Lihat Juga :