LinkUMKM BRI Tingkatkan Keterampilan dan Perluas Skala Usaha
Sabtu, 10 Mei 2025 - 17:00 WIB
loading...
A
A
A
Keseriusannya pun berlanjut, di mana pada tahun 2020 Ia memiliki merek minuman herbal sendiri yaitu 'Sesegeritu' dengan berbagai varian rasa seperti Lemon Sereh Selasih, Lemon Telang Selasih, Rosella Sereh, Telang Jahe Sereh dan Gula Asem. Ia juga merambah ke minuman lainnya seperti Kurma Latte, Blue Latte, Coffe Latte dan frozen food.
“Karena banyak peminatnya dan saat Covid itu juga saya punya banyak waktu luang karena mengajar secara online, akhirnya banyak yang mau jadi reseller, totalnya sampai 30 orang dan dari sini saya mulai mengurus manajemennya dan serius menekuni bisnis minuman herbal. Dari hasil itu lumayan pendapatan saya bisa di Rp20-Rp30 juta per bulan,” katanya.
Tak hanya berhenti di situ, Ilma juga mulai meningkatkan ekspansi usahanya, tidak hanya ke minuman segar herbal tetapi juga minuman kopi dan di jualnya di sekitar kota Serang dengan menggunakan gerobak listrik. Ia juga berani melakukan inovasi dan branding dengan nama-nama produk yang lebih kekinian seperti Sumertime, Tropical Putrple, Tropical Sunset Hibiscus dan Sweet Tamarind.
Pada tahun 2022, Ilma mengakui bisnisnya mulai mengalami pasang surut, di mana para reseller sudah tidak banyak mengambil produknya seperti awal, sehinggal dia harus memasarkan sendiri sehingga dia berniat mengunjungi Rumah BUMN di Kota Serang untuk belajar tentang pemasaran produk.
Dari Rumah BUMN tersebut, Ilma diperkenalkan dengan UMKM-UMKM lainnya serta mendapatkan pelatihan-pelaltihan tentang kemasan produk, memperkuat manajemen bisnis dan pengembangan skala usaha. Ia juga mendapatkan kesempatan untuk saling sharing atau bertukar pikiran dengan pelaku UMKM lainnya di Kota Serang.
“Dari situ saya jadi punya relasi dan saya juga dibantu untuk perluas akses penjualannya. Sampai akhirnya tahun 2023 saya diperkenallan dengan platform digital linkumkm.id. Salah satu fitur di LinkUMKM adalah UMKM Smart yang berisi modul-modul pilihan yang ditulis oleh para expertis di bidang-nya," tuturnya.
“Karena banyak peminatnya dan saat Covid itu juga saya punya banyak waktu luang karena mengajar secara online, akhirnya banyak yang mau jadi reseller, totalnya sampai 30 orang dan dari sini saya mulai mengurus manajemennya dan serius menekuni bisnis minuman herbal. Dari hasil itu lumayan pendapatan saya bisa di Rp20-Rp30 juta per bulan,” katanya.
Tak hanya berhenti di situ, Ilma juga mulai meningkatkan ekspansi usahanya, tidak hanya ke minuman segar herbal tetapi juga minuman kopi dan di jualnya di sekitar kota Serang dengan menggunakan gerobak listrik. Ia juga berani melakukan inovasi dan branding dengan nama-nama produk yang lebih kekinian seperti Sumertime, Tropical Putrple, Tropical Sunset Hibiscus dan Sweet Tamarind.
Pada tahun 2022, Ilma mengakui bisnisnya mulai mengalami pasang surut, di mana para reseller sudah tidak banyak mengambil produknya seperti awal, sehinggal dia harus memasarkan sendiri sehingga dia berniat mengunjungi Rumah BUMN di Kota Serang untuk belajar tentang pemasaran produk.
Dari Rumah BUMN tersebut, Ilma diperkenalkan dengan UMKM-UMKM lainnya serta mendapatkan pelatihan-pelaltihan tentang kemasan produk, memperkuat manajemen bisnis dan pengembangan skala usaha. Ia juga mendapatkan kesempatan untuk saling sharing atau bertukar pikiran dengan pelaku UMKM lainnya di Kota Serang.
“Dari situ saya jadi punya relasi dan saya juga dibantu untuk perluas akses penjualannya. Sampai akhirnya tahun 2023 saya diperkenallan dengan platform digital linkumkm.id. Salah satu fitur di LinkUMKM adalah UMKM Smart yang berisi modul-modul pilihan yang ditulis oleh para expertis di bidang-nya," tuturnya.
Lihat Juga :