Jegal Dominasi China, Segini Harta Karun Tanah Jarang Milik Negara Tetangga RI

Rabu, 14 Mei 2025 - 02:03 WIB
loading...
A A A
Namun karena sebagai komoditas dengan harga yang berfluktuasi, nilai ekspor tersebut turun 36% menjadi USD488 juta. Perang dagang AS-China yang memanas menjadi pukulan telak buat industri rare-earth China dari dua sisi, untuk membuatnya lebih mahal bagi pembeli asing dan rumitnya perizinan.

Di tengah simbiosis mutualisme AS dan China soal urusan logam tanah jarang, salah satu negara Asia mencoba menjegal dominasi Negeri berjuluk Negeri Tirai Bambu.

Ketegangan AS dan China belakangan terus meningkat dan upaya untuk menjalin persahabatan dengan rantai pasokan semakin cepat. Maka Australia terpaksa membuat pilihan yang sulit terkait masa depan strategi mineral pentingnya.

Lantas apakah Australia mampu menjatuhkan dominasi China dalam memasok logam tanah jarang kepada dunia dan domestik? berapakah deposit rare earth yang dimiliki Australia?

Deposit Tanah Jarang Australia

Australia menguasai harta karun tanah jarang terbesar keempat di dunia, yaitu mencapai 5,7 juta metrik ton. Negara tetangga Indonesia ini juga mendapatkan label sebagai negara dengan pertambangan tanah jarang terbesar keempat yang mampu memproduksi 13.000 MT.

Logam tanah jarang ditambang di Australia sejak 2007, tetapi diperkirakan ekstraksinya akan meningkat ke depannya. Lynas Rare Earths mengoperasikan tambang dan pabrik konsentrasi Mount Weld di negara ini serta fasilitas penyulingan dan pengolahan tanah jarang di Malaysia. Perusahaan ini dianggap sebagai pemasok tanah jarang non-China terbesar di dunia.

Perluasan pabrik Mt Weld dijadwalkan selesai pada tahun 2025, menurut Mining Database Online (MDO). MDO juga melaporkan bahwa fasilitas pengolahan tanah jarang baru perusahaan di Kalgoorlie sudah mulai berproduksi pada pertengahan 2024, memproduksi pakan karbonat tanah jarang campuran untuk pabrik Lynas di Malaysia.

Tambang tanah jarang Yangibana dari Hastings Technology Metals siap digarap, dan perusahaan baru-baru ini menandatangani perjanjian offtake dengan Baotou Sky Rock untuk konsentrat yang diproduksi di tambang. Hastings memperkirakan operasi tersebut dapat menghasilkan hingga 37.000 MT konsentrat tanah jarang setiap tahun dan mengirimkan konsentrat pertama pada Q4 2026.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tembus Blokade Laut...
Tembus Blokade Laut Merah, Tanker Raksasa China Bawa Pulang 4 Juta Barel Minyak Arab Saudi
Purbaya Siap Terbitkan...
Purbaya Siap Terbitkan Panda Bond 23 Juli 2026, Bidik Dana dari China Rp18 Triliun
Ekonomi China Kuartal...
Ekonomi China Kuartal II Tumbuh 4,3%, Terendah dalam 3 Tahun Terakhir
Pemerintah NSW Beri...
Pemerintah NSW Beri Jalur Cepat Proyek Sydney Senilai Rp25 T Besutan Iwan Sunito
Teluk Kembali Memanas,...
Teluk Kembali Memanas, China Siaga Jaga Produksi BBM Tetap Tinggi
Modi Incar Harta Karun...
Modi Incar Harta Karun Terlarang Australia demi Terangi Negaranya
AS Gencarkan Serangan...
AS Gencarkan Serangan di Iran, Houthi Izinkan Kapal-kapal China lewat Selat Bab al-Mandeb
Merek-merek China Menguasai...
Merek-merek China Menguasai Sepertiga Penjualan PHEV di Eropa
Masalah Kualitas dan...
Masalah Kualitas dan Krisis Internal Hambat Ambisi Ekspor Senjata China
Rekomendasi
Kritisi Rapat Pleno...
Kritisi Rapat Pleno IX AMPI, Wasekjen Leriadi: Produknya Cacat Hukum
PRIMARIA FEST Sukabumi...
PRIMARIA FEST Sukabumi 2026 Satukan Ribuan Penikmat Indonesian Bounce Music
Penahanan Babe Aldo...
Penahanan Babe Aldo di Polda Kalsel, Pengacara Mencium Dugaan Ada Pesanan
Berita Terkini
Indonesia Perlu Arah...
Indonesia Perlu Arah Kebijakan Baru Jadi Pusat Hilirisasi Sawit Dunia
Tingkatkan Nilai Jual...
Tingkatkan Nilai Jual TBS, 133 Pekebun Muara Enim Ikuti Pelatihan Panen Sawit
Tembus Blokade Laut...
Tembus Blokade Laut Merah, Tanker Raksasa China Bawa Pulang 4 Juta Barel Minyak Arab Saudi
Proses Pemeliharaan...
Proses Pemeliharaan dan Pengisian Galon Bermerek Dipastikan Penuhi Standar Industri
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Pimpin Pengembangan Ekosistem SAF di ASEAN
Wajah Baru Lotte Mart...
Wajah Baru Lotte Mart Wholesale Serang Tawarkan Pengalaman Belanja dan Kuliner dalam Satu Destinasi
Infografis
AS Berebut Logam Tanah...
AS Berebut Logam Tanah Jarang dengan China Demi Jet Tempur F-35
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved