Label Depan Kemasan dan Cukai MBDK Strategi Tepat Lindungi Konsumen

Rabu, 14 Mei 2025 - 16:09 WIB
loading...
Label Depan Kemasan...
Nida Adzilah Auliani, Project Lead for Food Policy CISDI, memaparkan urgensi penerapan label depan kemasan. FOTO/dok.SindoNews
A A A
JAKARTA - Maraknya produk pangan tidak sehat menjadi ancaman serius bagi kesehatan masyarakat. Center for Indonesia's Strategic Development Initiatives (CISDI) dan Forum Warga Kota (FAKTA) mendorong penerapan label depan kemasan (front-of-pack labelling) pada produk pangan olahan dan siap saji dalam upaya melindungi konsumen.

Project Lead for Food Policy CISDI, Nida Adzilah Auliani, mengatakan bukti ilmiah menunjukkan, label depan kemasan efektif membantu konsumen menghindari makanan tinggi gula, garam, dan lemak yang berisiko menyebabkan penyakit tidak menular.

"Meskipun BPOM telah memperkenalkan label Pilihan Lebih Sehat sejak 2019, label ini belum mampu memberikan informasi yang jelas mengenai kadar gula, garam, dan lemak dalam produk," ujar dia dalam pernyataannya, Rabu (14/5).

Baca Juga: BPOM Prihatin Fenomena Maraknya Penyebaran Informasi Tak Akurat di Medsos

BPOM telah menyederhanakan peraturan terkait informasi nilai gizi menjadi satu aturan, namun masih menerapkan label "Pilihan Lebih Sehat" secara sukarela. Rencana pemerintah untuk menerapkan nutri-level belum didasarkan pada kajian ilmiah yang kuat dan partisipasi publik yang transparan. CISDI dan FAKTA menekankan pentingnya sistem pelabelan yang informatif dan konsisten dengan praktik terbaik global.

Nida menambahkan, label peringatan depan kemasan, yang menunjukkan kadar gula, garam, dan lemak secara langsung, terbukti lebih informatif dibandingkan label lainnya. "Penerapan kebijakan label peringatan secara wajib berpotensi signifikan untuk menurunkan prevalensi obesitas dan penyakit tidak menular lainnya," kata dia.

Sementara, Ketua Umum FAKTA, Ari Subagyo, menegaskan perlunya sinergi kebijakan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pemilihan makanan sehat. Selain itu, CISDI dan FAKTA juga mendorong penerapan cukai pada minuman berpemanis dalam kemasan (MBDK) untuk menurunkan konsumsi gula masyarakat.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Antisipasi Lonjakan...
Antisipasi Lonjakan Harga Obat, BPOM Permudah Perizinan Bahan Baku Impor
Cegah Barang Palsu dan...
Cegah Barang Palsu dan Narkoba, BPKN Dorong Integrasi Bank Data Produk Berbasis QR
Geopolitik Global Bergejolak,...
Geopolitik Global Bergejolak, GP Farmasi Indonesia Perkuat Ketahanan Industri Farmasi
Indonesia dan AS Sepakati...
Indonesia dan AS Sepakati Pembebasan Bea Masuk Transaksi Elektronik
Rayakan Bulan Kasih...
Rayakan Bulan Kasih Sayang, MNC Life Hadirkan Perlindungan Kesehatan dengan Gratis Scaling Gigi di Ocean Dental
Mobilitas Nataru Meningkat,...
Mobilitas Nataru Meningkat, Proteksi Perjalanan Jadi Prioritas
Kejari Tangerang Tegaskan...
Kejari Tangerang Tegaskan Tak Ada Perlakuan Khusus untuk Dokter Richard Lee di Lapas
Richard Lee Resmi Dilimpahkan...
Richard Lee Resmi Dilimpahkan ke Kejati Banten, Tinggal Tunggu Jadwal Sidang Perdana
Bongkar Gudang Penyimpanan...
Bongkar Gudang Penyimpanan Kosmetik Impor Ilegal di Tangerang, BPOM Ungkap Modus Operandi dan Peredaran
Rekomendasi
Sahroni Apresiasi Polisi...
Sahroni Apresiasi Polisi Ringkus Pelaku Penculikan Lansia di PIK: Tangkap Apa Pun Motifnya!
Sinopsis Sinetron Terikat...
Sinopsis Sinetron 'Terikat Janji' Eps 72: Ketegangan Memuncak! Sena Nekat Terjun ke Operasi Penyergapan di Tengah Demam Tinggi!
Nabung Emas di BRImo...
Nabung Emas di BRImo Kini Otomatis Lewat Fitur Toggle, Modal Mulai Rp10 Ribu!
Berita Terkini
Bahlil Antisipasi Ledakan...
Bahlil Antisipasi Ledakan Subsidi Energi Tahun Depan, Segini Hitungannya dalam RAPBN 2027
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Jaring Talenta Pelaut Muda Perkuat Distribusi Energi Nasional
Bahlil Jamin Harga BBM...
Bahlil Jamin Harga BBM Pertalite dan LPG 3 Kg Tidak Naik
MNC Sekuritas Perluas...
MNC Sekuritas Perluas Jangkauan Literasi ke Kendari melalui Edukasi Cerdas Investasi Digital
IHSG Hari Ini Berakhir...
IHSG Hari Ini Berakhir Meroket 4,12% Tembus Level 6.254
Rupiah Tampil Perkasa...
Rupiah Tampil Perkasa di Awal Pekan, Hari Ini Sentuh Rp17.708 per Dolar AS
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved