4 Kesepakatan Bersejarah AS-Arab Saudi, Salah Satunya Jual Beli Senjata Rp2.348 Triliun

Rabu, 14 Mei 2025 - 17:25 WIB
loading...
4 Kesepakatan Bersejarah...
Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed Bin Salman bertemu dengan Presiden AS Donald Trump di Riyadh. FOTO/Reuters
A A A
JAKARTA - Kunjungan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump ke Arab Saudi menghasilkan empat kesepakatan besar yang mempertegas arah baru kemitraan strategis kedua negara. Dalam Forum Investasi Saudi-AS yang digelar di Riyadh, hubungan Washington dan Riyadh menunjukkan pergeseran dari kerja sama tradisional di bidang keamanan menuju kemitraan ekonomi dan teknologi yang lebih mendalam dan saling menguntungkan.

Salah satu sorotan utama adalah penandatanganan paket penjualan senjata terbesar dalam sejarah hubungan bilateral kedua negara, dengan nilai USD142 miliar atau setara Rp2.348 triliun. Kesepakatan ini mencakup pesawat tempur F-35, sistem pertahanan udara canggih, serta peralatan militer dari lebih dari selusin perusahaan pertahanan besar di AS.

Baca Juga: Arab Saudi Teken Kesepakatan Lebih dari Rp4.982 Triliun dengan AS

Berikut 4 kesepakatan besar dan bersejarah yang diumumkan selama Forum Investasi Saudi-AS di Riyadh dikutip dari pernyataan Gedung Putih dari Reuters.

Pertama, Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman mengumumkan komitmen investasi Arab Saudi di AS senilai USD600 miliar atau setara Rp9.960 triliun. Investasi ini akan menyasar berbagai sektor energi, teknologi, dan infrastruktur. MBS berharap nilai investasi tersebut dapat meningkat hingga USD1 triliun sebagai bagian dari kemitraan strategis yang mendukung reformasi Visi Saudi 2030 dan memperkuat hubungan ekonomi kedua negara.

Kedua, AS menyepakati penjualan paket persenjataan terbesar dalam sejarahnya kepada Arab Saudi senilai hampir USD142 miliar. Kesepakatan ini mencakup pengadaan pesawat tempur F-35, sistem pertahanan udara canggih, serta perlengkapan dan layanan dari lebih dari selusin perusahaan pertahanan AS.

Paket ini juga akan memperkuat kapabilitas angkatan udara, pertahanan udara dan rudal, keamanan maritim dan perbatasan Arab Saudi, serta pembaruan sistem informasi dan komunikasi. Kesepakatan ini menjadi tonggak penting dalam kerja sama pertahanan kedua negara.

Baca Juga: Campakkan BRICS, Arab Saudi Incar Kesepakatan dengan AS Rp1.651 Triliun

Ketiga, sejumlah perusahaan besar Amerika Serikat seperti Amazon, Oracle, Tesla, BlackRock, Google, Salesforce, AMD, dan Uber turut menandatangani kesepakatan investasi dan perdagangan. Mereka akan memperkuat hubungan ekonomi dan teknologi melalui proyek infrastruktur digital dan pusat data kecerdasan buatan di AS dan Arab Saudi. Contohnya, perusahaan infrastruktur digital Saudi, DataVolt, berkomitmen menginvestasikan USD20 miliar di pusat data AI di AS.

Keempat, Forum Investasi Saudi-AS menjadi platform utama pengumuman dan percepatan kesepakatan bisnis ini. Forum tersebut menegaskan fokus kunjungan Presiden Trump pada penguatan kerja sama ekonomi dan investasi yang melampaui isu keamanan regional. Dalam pidatonya, Trump menyatakan keyakinan bahwa hubungan AS-Arab Saudi kini lebih kuat dari sebelumnya, dan menegaskan komitmen kedua negara untuk memperluas kemitraan di bidang militer, keamanan, ekonomi, dan teknologi.

Kesepakatan ini tidak hanya mencerminkan komitmen bersama untuk memperdalam kemitraan strategis, tetapi juga membuka peluang investasi besar yang berpotensi mengubah lanskap geopolitik dan ekonomi kawasan. Dengan nilai total kesepakatan tersebut hubungan AS dan Arab Saudi akan semakin erat dalam beberapa tahun mendatang.

(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS-Iran Kembali Saling...
AS-Iran Kembali Saling Balas Serangan, Harga Minyak Langsung Mendidih
10 Negara dengan Biaya...
10 Negara dengan Biaya Hidup Termahal di Dunia pada 2026, Ada Tetangga Indonesia
Trump Peringatkan Iran,...
Trump Peringatkan Iran, Tarif Selat Hormuz Tak Dapat Diterima
Harga Bensin di AS Tetap...
Harga Bensin di AS Tetap Mahal meski Minyak Dunia Rontok, Trump Semprot Raksasa Energi
Usai Perang dengan Iran,...
Usai Perang dengan Iran, Trump Janji Ekonomi AS Segera Bangkit
Pasokan Teluk Pulih,...
Pasokan Teluk Pulih, Harga Minyak Mentah Brent Turun ke Level Terendah dalam Empat Bulan
Setelah Saling Serang,...
Setelah Saling Serang, AS dan Iran Sepakat Menahan Diri, Ternyata Ini Pemicunya!
Toyota dan Nissan Sebut...
Toyota dan Nissan Sebut Mobil yang Diproduksi di AS Berkualitas Lebih Rendah dari Jepang
10 Kali Amerika Serikat...
10 Kali Amerika Serikat dan Iran Duduk di Meja Perundingan, tapi Perang Terus Berlanjut, Ini Penyebabnya
Rekomendasi
Setelah Mundur, PM Inggris...
Setelah Mundur, PM Inggris Starmer Incar Sekjen NATO
Jerman vs Paraguay:...
Jerman vs Paraguay: Kenangan Pahit 2002 Hantui La Albirroja
Modus Judi Online di...
Modus Judi Online di Hayam Wuruk Samarkan Aktivitas sebagai Perusahaan Teknologi
Berita Terkini
Lindungi Bursa Saham...
Lindungi Bursa Saham dari Ancaman Siber, ADIGSI Gandeng APEI
Tak Sekadar Nyaman,...
Tak Sekadar Nyaman, Hunian Masa Depan Kini Mengandalkan Energi Hijau
Pajak JHT Diminta Hapus,...
Pajak JHT Diminta Hapus, Begini Janji Menkeu Purbaya
Program CID Pertamina...
Program CID Pertamina Patra Niaga Ubah Tantangan Lokal Jadi Peluang Usaha
SIG Berdayakan UMKM...
SIG Berdayakan UMKM Berbasis Potensi Lokal di Tuban
Keamanan Aset Kripto...
Keamanan Aset Kripto Bukan Hanya soal Teknologi, tetapi Kesadaran Pengguna
Infografis
Hasil Drawing Babak...
Hasil Drawing Babak 4: Timnas Indonesia Satu Grup dengan Irak dan Arab Saudi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved