Pusat Riset Pertanian Dukung Pencapaian Swasembada Pangan
Kamis, 15 Mei 2025 - 16:09 WIB
loading...
A
A
A
“Perjalanan 35 tahun ini adalah cermin dari dedikasi kami untuk terus menjadi sahabat petani Indonesia yang paling baik. Kami percaya bahwa benih unggul berkualitas tinggi dan adopsi teknologi modern adalah fondasi pertanian yang tangguh,” ujar Managing Director Ewindo, Glenn Pardede.
Ewindo juga memperkenalkan, 27 varietas unggul baru untuk menjawab keresahan petani, di antaranya terhadap serangan virus Gemini yang semakin luas. Beberapa varietas baru tersebut yaitu Melon DAVINA F1, Terong M 72 F1, Tomat MARTA 54 F1, dan Kacang Panjang GUARDA.
Perusahaan juga memiliki komitmen kuat untuk mendukung ketahanan pangan khususnya komoditas yang mempengaruhi inflasi dengan meneliti dan menghasilkan varietas unggul bawang merah MERDEKA F1 dan Cabai TANGGUH F1.
Kehadiran varietas-varietas baru tersebut semakin melengkapi lebih dari 400 varietas unggul yang sebelumnya telah dimanfaatkan petani untuk meningkatkan hasil panen dan memenuhi kebutuhan akan produk sayuran masyarakat sepanjang 35 tahun. Ewindo fokus pada benih berkualitas tinggi yaitu produktif, tahan penyakit, dan sesuai preferensi pasar.
“Kami terus melakukan riset dan pengembangan untuk mendapatkan varietas unggul yang adaptif dengan iklim tropis Indonesia yang berkualitas tinggi, tahan terhadap penyakit, potensi produksi besar dan umur panen yang genjah,” tambah Glenn Pardede.
Menurut Glen, riset dan pengembangan varietas tanaman bukan merupakan pekerjaan yang mudah dan murah. Di sisi lain, kebutuhan petani akan varietas unggul yang tahan penyakit semakin mendesak, sehingga Ewindo melakukan investasi besar untuk membangun pusat riset baru untuk menjawab tantangan tersebut. Nilai investasinya mencapai USD4 juta.
Ewindo juga memperkenalkan, 27 varietas unggul baru untuk menjawab keresahan petani, di antaranya terhadap serangan virus Gemini yang semakin luas. Beberapa varietas baru tersebut yaitu Melon DAVINA F1, Terong M 72 F1, Tomat MARTA 54 F1, dan Kacang Panjang GUARDA.
Perusahaan juga memiliki komitmen kuat untuk mendukung ketahanan pangan khususnya komoditas yang mempengaruhi inflasi dengan meneliti dan menghasilkan varietas unggul bawang merah MERDEKA F1 dan Cabai TANGGUH F1.
Kehadiran varietas-varietas baru tersebut semakin melengkapi lebih dari 400 varietas unggul yang sebelumnya telah dimanfaatkan petani untuk meningkatkan hasil panen dan memenuhi kebutuhan akan produk sayuran masyarakat sepanjang 35 tahun. Ewindo fokus pada benih berkualitas tinggi yaitu produktif, tahan penyakit, dan sesuai preferensi pasar.
“Kami terus melakukan riset dan pengembangan untuk mendapatkan varietas unggul yang adaptif dengan iklim tropis Indonesia yang berkualitas tinggi, tahan terhadap penyakit, potensi produksi besar dan umur panen yang genjah,” tambah Glenn Pardede.
Menurut Glen, riset dan pengembangan varietas tanaman bukan merupakan pekerjaan yang mudah dan murah. Di sisi lain, kebutuhan petani akan varietas unggul yang tahan penyakit semakin mendesak, sehingga Ewindo melakukan investasi besar untuk membangun pusat riset baru untuk menjawab tantangan tersebut. Nilai investasinya mencapai USD4 juta.
Lihat Juga :