SIG Masuk Indeks IDX ESG Leaders, Satu-satunya dari Industri Bahan Bangunan

Sabtu, 17 Mei 2025 - 20:52 WIB
loading...
SIG Masuk Indeks IDX...
SIG menjadi satu-satunya perusahaan dari industri bahan bangunan yang masuk dalam daftar konstituen Indeks IDX ESG Leaders periode 2 Mei hingga 31 Oktober 2025. FOTO/dok.SindoNews
A A A
JAKARTA - PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) menjadi satu-satunya perusahaan dari industri bahan bangunan yang masuk dalam daftar konstituen Indeks IDX ESG Leaders periode 2 Mei hingga 31 Oktober 2025. Penetapan ini dilakukan oleh PT Bursa Efek Indonesia (BEI) bersama lembaga pemeringkat internasional Morningstar Sustainalytics, setelah menilai kinerja Environmental, Social, and Governance (ESG), likuiditas transaksi, dan kinerja keuangan SIG.

Corporate Secretary SIG, Vita Mahreyni, menyatakan bahwa pencapaian ini merupakan bentuk pengakuan terhadap konsistensi perusahaan dalam menerapkan prinsip-prinsip ESG di seluruh lini bisnis. SIG menjadi satu-satunya perusahaan dari industri bahan bangunan yang masuk di Indeks IDX ESG Leaders.

"Pada 2024, SIG berhasil mempertahankan peringkat ESG Risk Rating terbaik di Asia Tenggara untuk kategori bahan bangunan, dengan predikat Medium Risk dan skor 25,1 dari Morningstar Sustainalytics. Skor ini jauh lebih baik dibanding rata-rata industri yang berada di kisaran 34,1 atau High Risk," ujar Vita dalam pernyataannya, Sabtu (17/5).

Baca Juga: SIG Catatkan Pertumbuhan Penjualan Regional 13,8% di Kuartal I-2025

SIG juga mencatat rasio free float saham sebesar 48,72%, menandakan likuiditas saham yang baik. Selain itu, perusahaan memiliki Sustainability Roadmap 2030 sebagai panduan integrasi keberlanjutan ke dalam strategi bisnis. Pada aspek lingkungan, SIG fokus menurunkan emisi CO2 melalui pemanfaatan bahan baku dan bahan bakar alternatif, termasuk limbah industri, biomassa, dan sampah kota yang diolah menjadi refuse-derived fuel (RDF).

SIG juga mengoptimalkan proses produksi dengan teknologi hydrogen injection dan efisiensi konsumsi energi termal. Perusahaan mendukung pengembangan energi terbarukan melalui penggunaan panel surya dan pembangkit listrik tenaga air, serta mengonversi gas panas buang menjadi energi listrik (Waste Heat Recovery Power Generation). Hasilnya, pada 2024, intensitas emisi Gas Rumah Kaca (GRK) cakupan 1 turun 19,5 persen dibanding baseline 2010, dan emisi cakupan 2 turun 16,4 persen dibanding baseline 2019.

Di bidang sosial, SIG berhasil mentransformasikan lahan pascatambang menjadi Ecopark Kambangsemi di Tuban, Jawa Timur, yang kini menjadi destinasi wisata edukasi dan wadah pemberdayaan masyarakat. Ecopark ini melibatkan 87 pengelola, 527 petani sabuk hijau, 73 pekerja lahan reklamasi, dan 16 pelaku UMKM, dengan total penerima manfaat mencapai 2.630 orang.

Baca Juga: SIG Serap Produk Lokal Rp23,06 Triliun, Libatkan Mitra Binaan UKM

Dari sisi tata kelola, SIG berkomitmen menerapkan prinsip Good Corporate Governance (GCG) di seluruh organisasi, termasuk pengembangan kompetensi karyawan, kepatuhan terhadap kode etik, serta pengendalian gratifikasi dengan sertifikasi ISO 37001 Sistem Manajemen Anti Penyuapan.

"Implementasi ESG adalah bentuk tanggung jawab SIG untuk membangun masa depan yang lebih baik, sekaligus menjaga kelangsungan bisnis perusahaan di tengah perubahan industri," tutup Vita.

(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
SIG Rampungkan Proyek...
SIG Rampungkan Proyek Dermaga dan Fasilitas Ekspor Rp1,4 Triliun di Tuban
Laba SIG Melonjak 88,7%...
Laba SIG Melonjak 88,7% di Kuartal I-2026 Jadi Rp80 Miliar
Penerapan EMS Bantu...
Penerapan EMS Bantu Transparansi Energi untuk Laporan ESG
Investasi Rp1,4 Triliun,...
Investasi Rp1,4 Triliun, SIG Siapkan Fasilitas Ekspor 1 Juta Ton Semen
Pemberdayaan BRI Tumbuhkan...
Pemberdayaan BRI Tumbuhkan Kreativitas ‘Hijasmita’ Lewat Desain Hijab Modern Bernuansa Lokal
Transparansi Pelaporan...
Transparansi Pelaporan ESG Jadi Daya Tarik Investasi Global
Catat Rekor MURI, SIG...
Catat Rekor MURI, SIG Gelar Pelatihan dan Sertifikasi 500 Ahli Bangunan di Lima Provinsi
Dari Kolaborasi Menuju...
Dari Kolaborasi Menuju Kemandirian: MAI Dorong Aksi Nyata untuk Keberlanjutan Berkualitas
SIG Siapkan Buyback...
SIG Siapkan Buyback Saham Rp300 Miliar
Rekomendasi
Resmi Masuk Daftar Belanja...
Resmi Masuk Daftar Belanja TNI AU, Ini Spesifikasi Chengdu J-10C Buatan China yang Akan Perkuat Langit Indonesia
Yayasan Bangun Ekosistem...
Yayasan Bangun Ekosistem Bahari Resmi Tercatat di Kementerian Hukum
Akses Masuk Kawasan...
Akses Masuk Kawasan GBK Dibatasi Jelang Eksekusi Hotel Sultan
Berita Terkini
Penunjukan Luke Thomas...
Penunjukan Luke Thomas Dinilai Mencerminkan Meritokrasi di DSI
Bukan Rp16.250, Harga...
Bukan Rp16.250, Harga Asli Pertamax Seharusnya Rp20.200 per Liter
Terbitkan Panda Bond,...
Terbitkan Panda Bond, Menkeu Purbaya Kantongi Dukungan China
Indonesia Raih Komitmen...
Indonesia Raih Komitmen Pendanaan AIIB USD17 Miliar, Bukti Kepercayaan pada Fiskal RI
Maskapai China Spring...
Maskapai China Spring Airlines Resmi Mengudara di Indonesia, Buka Rute Seminggu 3 Kali
Indo Livestock 2026...
Indo Livestock 2026 Satukan Pelaku Industri dari 30 Negara, Perkuat Daya Saing Industri Peternakan RI
Infografis
3 Taktik Cerdas Iran...
3 Taktik Cerdas Iran untuk Kalahkan AS-Israel, Salah Satunya Perang Ala Vietnam
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved