Propaganda LGBTQ di Rusia, Apple Kena Denda Rp1,5 Miliar

Selasa, 20 Mei 2025 - 20:51 WIB
loading...
Propaganda LGBTQ di...
Perusahaan raksasa teknologi Amerika Serikat (AS), Apple dinyatakan bersalah karena melanggar undang-undang yang melarang promosi hubungan seksual non-tradisional atau LGBTQ. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Perusahaan raksasa teknologi Amerika Serikat (AS), Apple dinyatakan bersalah karena melanggar undang-undang yang melarang promosi hubungan seksual non-tradisional. Pengadilan Moskow mendenda Apple sebesar 7,5 juta rubel atau USD93.000 yang setara Rp1,5 miliar (dengan kurs Rp16.260 per USD) karena melanggar undang-undang Rusia yang melarang penyebaran propaganda LGBTQ .

Pada bulan April, perusahaan teknologi AS itu dituduh melanggar Bagian 3 Pasal 6.21 dari Kode Pelanggaran Administratif Rusia, yang mencakup promosi online tentang hubungan dan preferensi seksual non-tradisional, dan ideologi child-free.

Baca Juga: Rusia Resmi Tetapkan Gerakan LGBT Sebagai Kelompok Ekstremis

Dalam sebuah pernyataan yang diposting di Telegram, pejabat pengadilan mengatakan, Pengadilan Tagansky di Moskow telah "menyatakan Apple Distribution International Ltd. bersalah atas tiga pelanggaran administratif" terkait Pasal 6.21 dan menjatuhkan denda lebih dari USD30.000 untuk setiap pelanggaran.

Seperti dilansir RT, kasus ini berasal dari distribusi serial televisi di platform streaming Apple yang mencakup adegan yang memperlihatkan hubungan seksual non-tradisional, mengutip pernyataan oleh regulator media Rusia Roskomnadzor.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Genderang Perang Dagang,...
Genderang Perang Dagang, Trump Ancam Tarif 100% yang Berani Pajaki Google, Meta, dan Apple!
Dikepung Sanksi Barat,...
Dikepung Sanksi Barat, Rusia Malah Cetak Rekor Hampir Semua Warganya Punya Kerjaan!
Hindari Selat Hormuz!...
Hindari Selat Hormuz! India Diam-Diam Gandeng Rusia Buka Jalur Es Ekstrem
Bos Raksasa Minyak Rusia:...
Bos Raksasa Minyak Rusia: AS Untung Besar di Balik Penutupan Selat Hormuz
Daftar Negara Pengguna...
Daftar Negara Pengguna Energi Nuklir Terbesar di Dunia, Siapa Juaranya?
10 Negara dengan Ketergantungan...
10 Negara dengan Ketergantungan Sumber Daya Alam Tertinggi di Dunia, Ada Indonesia?
Pemerintah Rusia Buka...
Pemerintah Rusia Buka Beasiswa S1 hingga S3 untuk Dosen dan Mahasiswa UNEJ
MUI Susun Naskah Akademik...
MUI Susun Naskah Akademik RUU Pidana LGBT, Gus Ipul: Patut Ditindaklanjuti
Serangan Rudal Gila-gilaan...
Serangan Rudal Gila-gilaan Rusia Gempur Ibu Kota Ukraina, 27 Orang Tewas
Rekomendasi
Gen Z Berekspresi, 510...
Gen Z Berekspresi, 510 STUDIOS Bawa Tren Self-Photo ke Lampung Selatan
Siapa Verena Siow, Sosok...
Siapa Verena Siow, Sosok Baru di Balik Strategi SAP untuk Asia Pasifik?
UI Kembangkan RehatPod,...
UI Kembangkan RehatPod, Solusi Isi Ulang Energi bagi Masyarakat Urban
Berita Terkini
Bukan Sekadar Rumah...
Bukan Sekadar Rumah Sudut, Ini Alasan Rumah Hoek Selalu Diburu
Sambangi RS IHC Perkebunan...
Sambangi RS IHC Perkebunan Jember Klinik, Komut Pertamina Tekankan Inovasi dan Empati
Stablecoin Rupiah Dinilai...
Stablecoin Rupiah Dinilai Berpotensi Perkuat Ekonomi Digital Indonesia
Transformasi BUMN Jalan...
Transformasi BUMN Jalan Terus lewat Peleburan 240 Perusahaan, Apa Manfaatnya?
Pertamina NRE Akselerasi...
Pertamina NRE Akselerasi Pembangunan PLTS di Lahan Pascatambang PTBA
Thailand Week 2026 Kembali...
Thailand Week 2026 Kembali Digelar, Perkuat Pasar Bilateral
Infografis
5 Negara Produsen Jet...
5 Negara Produsen Jet Tempur Terbesar di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved