Bank Jatim Tebar Dividen Rp821 Miliar dan Angkat Winardi Legowo Jadi Calon Dirut
Kamis, 22 Mei 2025 - 20:09 WIB
loading...
A
A
A
“Program Gaspol UMKM merupakan contoh keberpihakan terhadap sektor UMKM yang selama ini menjadi tulang punggung ekonomi Jatim sekaligus pilar ketahanan ekonomi masyarakat,” katanya.
Selama 2024, kinerja Bank Jatim menunjukkan tren menggembirakan. Laba bersih (audited) tahun 2024 tercatat sebesar 1,28 triliun atau tertinggi di antara seluruh bank daerah di Indonesia. Total aset meningkat 13,76% menjadi Rp 118,1 triliun. Kemudian dana pihak ketiga (DPK) tumbuh menjadi Rp90,016 triliun.
“Kredit yang disalurkan juga naik menjadi Rp75,35 triliun yang menunjukkan keberpihakan Bank Jatim terhadap sektor riil dan produktif,” tandas Khofifah.
Sementara itu, Direktur Utama Bank Jatim, Busrul Iman menjelaskan, tahun 2024 merupakan tahun yang penuh dengan tantangan bagi industri keuangan. Namun di tengah tantangan tersebut, Bank Jatim justru mampu menciptakan sejarah baru dalam perjalanan sebagai suatu korporasi besar.
“Tentunya semua ini bisa kita raih karena dukungan dari Pemprov Jatim, Pemkot/Pemkab se-Jatim dan juga OJK selaku pengawas,” terangnya.
Sementara itu, RUPS Tahunan Tahun Buku 2024, Bank Jatim membagi dividen sebesar Rp54,71/lembar saham. Nilai tersebut naik dari dividen tahun sebelumnya yaitu sebesar Rp54,39/lembar saham. Sehingga secara keseluruhan, total dividen yang dibagi kepada pemegang saham berada di angka Rp821.497.900.066,22 atau sebesar 64,12% dari laba bersih Tahun Buku 2024.
Pada RUPS Tahunan Tahun Buku 2024 kali ini, juga terdapat agenda perubahan susunan pengurus perseroan yang salah satunya adalah pemberhentian dengan hormat Direktur Utama Busrul Iman yang dimana saat dilakukan RUPS tahunan tahun buku 2024 ini masa periode jabatannya telah berakhir.
Selama 2024, kinerja Bank Jatim menunjukkan tren menggembirakan. Laba bersih (audited) tahun 2024 tercatat sebesar 1,28 triliun atau tertinggi di antara seluruh bank daerah di Indonesia. Total aset meningkat 13,76% menjadi Rp 118,1 triliun. Kemudian dana pihak ketiga (DPK) tumbuh menjadi Rp90,016 triliun.
“Kredit yang disalurkan juga naik menjadi Rp75,35 triliun yang menunjukkan keberpihakan Bank Jatim terhadap sektor riil dan produktif,” tandas Khofifah.
Sementara itu, Direktur Utama Bank Jatim, Busrul Iman menjelaskan, tahun 2024 merupakan tahun yang penuh dengan tantangan bagi industri keuangan. Namun di tengah tantangan tersebut, Bank Jatim justru mampu menciptakan sejarah baru dalam perjalanan sebagai suatu korporasi besar.
“Tentunya semua ini bisa kita raih karena dukungan dari Pemprov Jatim, Pemkot/Pemkab se-Jatim dan juga OJK selaku pengawas,” terangnya.
Sementara itu, RUPS Tahunan Tahun Buku 2024, Bank Jatim membagi dividen sebesar Rp54,71/lembar saham. Nilai tersebut naik dari dividen tahun sebelumnya yaitu sebesar Rp54,39/lembar saham. Sehingga secara keseluruhan, total dividen yang dibagi kepada pemegang saham berada di angka Rp821.497.900.066,22 atau sebesar 64,12% dari laba bersih Tahun Buku 2024.
Pada RUPS Tahunan Tahun Buku 2024 kali ini, juga terdapat agenda perubahan susunan pengurus perseroan yang salah satunya adalah pemberhentian dengan hormat Direktur Utama Busrul Iman yang dimana saat dilakukan RUPS tahunan tahun buku 2024 ini masa periode jabatannya telah berakhir.
Lihat Juga :