Meningkatkan Peran Dunia Usaha untuk Mendukung Keberlanjutan Keanekaragaman Hayati 2030

Kamis, 22 Mei 2025 - 22:27 WIB
loading...
Meningkatkan Peran Dunia...
Bertepatan dengan peringatan Hari Keanekaragaman Hayati Internasional, Indonesia Business Council for Sustainable Development (IBCSD) menggelar Stakeholders Meeting bertajuk The 2030 Nature Imperative: Business at the Speed of Sustainability. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Bertepatan dengan peringatan Hari Keanekaragaman Hayati Internasional, Indonesia Business Council for Sustainable Development (IBCSD) menggelar Stakeholders Meeting bertajuk “The 2030 Nature Imperative: Business at the Speed of Sustainability” di Gedung Sasono Adiguno, TMII, Jakarta. Acara ini menjadi bagian dari side event “Gelar Komitmen dan Aksi Bersama Keberlanjutan Keanekaragaman Hayati Indonesia” yang diselenggarakan oleh Kementerian Lingkungan Hidup.

Pertemuan ini menjadi momen penting untuk memperkuat sinergi antara sektor bisnis , investor, dan pemerintah dalam pelestarian keanekaragaman hayati. Hadir dalam pertemuan ini perwakilan dari Kementerian Lingkungan Hidup, Bappenas, Business for Nature (BfN), Asia Investor Group on Climate Change (AIGCC), serta perwakilan perusahaan-perusahaan di Indonesia.

Baca Juga: Pembangunan Berkelanjutan: Mengharmoniskan Ekonomi dan Lingkungan

Direktur Konservasi Keanekaragaman Hayati sekaligus National Focal Point untuk Convention on Biological Diversity, Inge Retnowati dalam acara ini menekankan, pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam menjaga keberlanjutan alam.

“Kami mengapresiasi IBCSD serta mitra- mitranya yang telah menyelenggarakan acara ini. Kami telah menggali banyak masukan dan harapannya ke depan semakin banyak kolaborasi untuk pengembangan implementasi bisnis berbasis keanekaragaman hayati, seperti bioprospeksi dan ekoturisme. Platform yang diinisiasi IBCSD dapat mempromosikan nilai-nilai keanekaragaman hayati yang perlu dijaga,” sebut Inge.

Perencana Direktur Lingkungan Hidup Bappenas, Anggi Pertiwi Putri menegaskan, bahwa sektor bisnis perlu dilibatkan dalam agenda pencapaian target Indonesia Biodiversity Strategy & Action Plan (IBSAP). “Sektor usaha dapat berperan sebagai implementor dan juga membuka peluang pendanaan. Dalam dokumen IBSAP juga telah dicantumkan tujuan dan arahan untuk sektor usaha dapat mengambil peran dalam upaya pelestarian keanekaragaman hayati,” ungkap Anggi dalam sesi paparan.

Hadir juga dalam acara ini, Eva Zabey, CEO Business for Nature, yang menyampaikan apresiasinya kepada kekayaan keanekaragaman hayati Indonesia yang sangat beragam, “Saya sangat senang berada di Indonesia untuk merayakan Hari Keanekaragaman Hayati Internasional. Keanekaragaman hayati Indonesia yang luar biasa, dari orangutan yang ikonik, kehidupan laut yang beragam, hingga hutan hujan dan terumbu karang, sangat berkaitan erat dengan identitas, ekonomi, dan masa depan bangsa ini,” jelas Eva.

Eva juga menggarisbawahi adanya kaitan sektor usaha dengan alam, “Di tengah krisis lingkungan yang belum pernah terjadi sebelumnya, dunia usaha perlu menyadari ketergantungannya terhadap alam serta dampak yang ditimbulkan. Komitmen yang terus tumbuh dari komunitas bisnis dan pemerintah Indonesia memberi harapan bahwa aksi nyata untuk alam akan menjadi bagian penting dari pembangunan berkelanjutan.”

Sementara Direktur Eksekutif IBCSD, Indah Budiani menegaskan, bahwa acara ini merupakan komitmen nyata untuk memperkuat peran sektor swasta. “Stakeholders Meeting ini adalah langkah awal untuk membangun platform kolaborasi yang konkret antar pelaku bisnis, investor, dan pemerintah dalam mendukung pelaksanaan IBSAP dan kerangka kerja Global Biodiversity Framework. Kami percaya, integrasi aksi bisnis untuk alam harus menjadi bagian dari strategi pertumbuhan jangka panjang, dan untuk itulah IBCSD menginisiasi pembentukan Indonesia’s Business & Biodiversity Platform (IBBP),” jelas Indah.

Baca Juga: Urgensi Literasi Ekonomi Ramah Lingkungan

Pertemuan ini juga menghadirkan presentasi dari Pallavi Kalita, Asia Lead BfN, yang membagikan praktik baik dari platform keanekaragaman hayati dari negara lain, serta Wisnu Wibisono dari AIGCC yang membahas bagaimana pelaporan keanekaragaman hayati kini menjadi perhatian utama investor di kawasan Asia Tenggara.

IBCSD berharap inisiatif ini dapat menjadi langkah strategis dalam membentuk dan mengembangkan Indonesia’s Business & Biodiversity Platform (IBBP) yang berdampak nyata dalam mendukung target-target nasional dan global untuk keberlanjutan keanekaragaman hayati.

(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Indonesia, Swiss, dan...
Indonesia, Swiss, dan UNDP Luncurkan Fase Baru Transformasi Lanskap Berkelanjutan di Indonesia
Raih 3 Sertifikasi ISO,...
Raih 3 Sertifikasi ISO, Wavin Tegaskan Standar Global untuk Kualitas, Keberlanjutan, dan K3
Sensus Ekonomi 2026...
Sensus Ekonomi 2026 Resmi Dimulai Besok 15 Juni 2026, Usaha Nasional Didata Tanpa Terkecuali
Program CIMB Niaga Sustainability...
Program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship Memilih 20 Jurnalis
Mendorong Standar Baru...
Mendorong Standar Baru Hilirisasi Nikel Berkelanjutan Tengah Tuntutan Global
Solusi Logistik Modern:...
Solusi Logistik Modern: Kunci Sukses Bisnis Tekan Biaya dan Efisiensi Operasional
PHK Massal Berisiko...
PHK Massal Berisiko Gerus Kelas Menengah, Sekjen Perindo Ferry Kurnia Dorong Insentif Dunia Usaha
Jumhur Bertemu Co-Chair...
Jumhur Bertemu Co-Chair IAPB, Dukung Indonesia Kembangkan Biodiversity Credit
Peradi SAI Siap Jembatani...
Peradi SAI Siap Jembatani Dunia Usaha dan Hukum dalam Pelaksanaan KUHP Baru
Rekomendasi
Rakor dengan Pimpinan...
Rakor dengan Pimpinan BGN, Dasco Tegaskan DPR Awasi Ketat Program MBG agar Tepat Sasaran
Mengemudikan Mobil Manual...
Mengemudikan Mobil Manual Lebih Menyehatkan Otak Dibandingkan Otomatis
Penasaran dengan Isi...
Penasaran dengan Isi Kakbah yang dijadikan Kiblat Salat? Simak Penjelasannya di Sini!
Berita Terkini
Lindungi Bursa Saham...
Lindungi Bursa Saham dari Ancaman Siber, ADIGSI Gandeng APEI
Tak Sekadar Nyaman,...
Tak Sekadar Nyaman, Hunian Masa Depan Kini Mengandalkan Energi Hijau
Pajak JHT Diminta Hapus,...
Pajak JHT Diminta Hapus, Begini Janji Menkeu Purbaya
Program CID Pertamina...
Program CID Pertamina Patra Niaga Ubah Tantangan Lokal Jadi Peluang Usaha
SIG Berdayakan UMKM...
SIG Berdayakan UMKM Berbasis Potensi Lokal di Tuban
Keamanan Aset Kripto...
Keamanan Aset Kripto Bukan Hanya soal Teknologi, tetapi Kesadaran Pengguna
Infografis
Sensus Ekonomi 2026:...
Sensus Ekonomi 2026: Data untuk Memperkuat UMKM dan Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved