Prabowo Tegaskan China dan Indonesia Saudara Strategis
Minggu, 25 Mei 2025 - 11:34 WIB
loading...
Presiden Prabowo Subianto menyambut kunjungan Perdana Menteri China Li Qiang dalam rangkaian Business Forum Dinner di Jakarta, Sabtu malam (24/5). FOTO/Binti Mufarida
A
A
A
JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa hubungan antara Indonesia dan China bukan sekadar kerja sama ekonomi, melainkan saudara strategis. Pernyataan ini disampaikan dalam jamuan makan malam Business Forum Dinner bersama Perdana Menteri China Li Qiang di Jakarta, Sabtu (24/5/2025) malam.
"Saya memandang hubungan antara Indonesia dan Tiongkok sebagai hubungan bilateral yang sangat strategis, penting, dan menjanjikan. Ini juga dapat menentukan perdamaian dan stabilitas di kawasan," ujar Prabowo dalam sambutannya dikutip Minggu (25/5).
Baca Juga: Hubungan RI-China Sangat Erat, Prabowo: Jika Dicek, Banyak DNA Kita dari Tiongkok
Prabowo menekankan bahwa China merupakan mitra dagang terbesar Indonesia dengan nilai perdagangan bilateral mencapai lebih dari USD130 miliar per tahun.
"Kami memandang Tiongkok sebagai mitra utama dalam pembangunan industri dan teknologi," tambahnya.
Dia juga menyoroti keberhasilan sejumlah proyek strategis hasil kolaborasi kedua negara, seperti Kereta Cepat Jakarta-Bandung, pengembangan kawasan industri, dan hilirisasi nikel. “Ini adalah bukti nyata komitmen bersama untuk kemajuan kedua bangsa,” tegas Prabowo.
Lebih lanjut, Prabowo mengapresiasi kontribusi investor China dalam mendorong transformasi ekonomi Indonesia. Menurutnya, kerja sama ini tidak hanya menguntungkan secara ekonomi, tetapi juga memperkuat posisi Indonesia di panggung global.
"Kami berkomitmen untuk terus menjaga dan meningkatkan hubungan yang sudah terbangun dengan baik ini," ucapnya.
Perdana Menteri Li Qiang, dalam kesempatan yang sama, menyambut positif pernyataan Prabowo. Ia menyebut Indonesia sebagai mitra penting dalam kebijakan Sabuk dan Jalan (Belt and Road Initiative/BRI) China.
"Kami siap mendukung pembangunan infrastruktur dan industri di Indonesia untuk menciptakan kesejahteraan bersama," kata Li Qiang.
Baca Juga: Prabowo Sambut Hangat PM China Li Qiang di Istana Merdeka
Hubungan Indonesia-China telah memasuki babak baru di bawah kepemimpinan Prabowo. Kedua negara sepakat untuk memperluas kerja sama di bidang energi terbarukan, digitalisasi, dan ketahanan pangan.
Ke depan, Prabowo berharap kerja sama Indonesia-China dapat menjadi model kolaborasi win-win solution bagi negara berkembang lainnya. "Kami yakin hubungan ini akan membawa dampak positif bagi stabilitas regional," tutup Prabowo.
"Saya memandang hubungan antara Indonesia dan Tiongkok sebagai hubungan bilateral yang sangat strategis, penting, dan menjanjikan. Ini juga dapat menentukan perdamaian dan stabilitas di kawasan," ujar Prabowo dalam sambutannya dikutip Minggu (25/5).
Baca Juga: Hubungan RI-China Sangat Erat, Prabowo: Jika Dicek, Banyak DNA Kita dari Tiongkok
Prabowo menekankan bahwa China merupakan mitra dagang terbesar Indonesia dengan nilai perdagangan bilateral mencapai lebih dari USD130 miliar per tahun.
"Kami memandang Tiongkok sebagai mitra utama dalam pembangunan industri dan teknologi," tambahnya.
Dia juga menyoroti keberhasilan sejumlah proyek strategis hasil kolaborasi kedua negara, seperti Kereta Cepat Jakarta-Bandung, pengembangan kawasan industri, dan hilirisasi nikel. “Ini adalah bukti nyata komitmen bersama untuk kemajuan kedua bangsa,” tegas Prabowo.
Lebih lanjut, Prabowo mengapresiasi kontribusi investor China dalam mendorong transformasi ekonomi Indonesia. Menurutnya, kerja sama ini tidak hanya menguntungkan secara ekonomi, tetapi juga memperkuat posisi Indonesia di panggung global.
"Kami berkomitmen untuk terus menjaga dan meningkatkan hubungan yang sudah terbangun dengan baik ini," ucapnya.
Perdana Menteri Li Qiang, dalam kesempatan yang sama, menyambut positif pernyataan Prabowo. Ia menyebut Indonesia sebagai mitra penting dalam kebijakan Sabuk dan Jalan (Belt and Road Initiative/BRI) China.
"Kami siap mendukung pembangunan infrastruktur dan industri di Indonesia untuk menciptakan kesejahteraan bersama," kata Li Qiang.
Baca Juga: Prabowo Sambut Hangat PM China Li Qiang di Istana Merdeka
Hubungan Indonesia-China telah memasuki babak baru di bawah kepemimpinan Prabowo. Kedua negara sepakat untuk memperluas kerja sama di bidang energi terbarukan, digitalisasi, dan ketahanan pangan.
Ke depan, Prabowo berharap kerja sama Indonesia-China dapat menjadi model kolaborasi win-win solution bagi negara berkembang lainnya. "Kami yakin hubungan ini akan membawa dampak positif bagi stabilitas regional," tutup Prabowo.
(nng)
Lihat Juga :