2 MoU Indonesia-China Berpotensi Gaet Investasi Rp81,5 T dan Buka 15 Ribu Lapangan Kerja
Senin, 26 Mei 2025 - 11:31 WIB
loading...
A
A
A
Proyek tersebut menargetkan potensi investasi sekitar Rp61,5 triliun dan diperkirakan mampu menyerap sekitar 10.500 tenaga kerja di berbagai kawasan industri strategis seperti Kawasan Industri Terpadu Batang, Kawasan Industri Wijayakusuma di Semarang, dan Kawasan Industri Bintan.
“Proyek Two Countries Twin Parks menjadi simbol kemitraan masa depan, yang tidak hanya menghubungkan kawasan industri, tetapi juga mempertemukan teknologi, SDM, dan inovasi untuk mendukung pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan,” kata Airlangga.
Kedua negara juga sepakat untuk mendorong keterlibatan pelaku usaha dari berbagai skala, termasuk UMKM, dalam kerja sama ini, serta memfasilitasi pengembangan proyek-proyek industri di lokasi-lokasi yang disepakati bersama sebagai bagian dari perluasan proyek percontohan.
Penandatanganan kedua MoU ini disaksikan langsung oleh Presiden Prabowo dan Perdana Menteri Li Qiang, serta ditandatangani oleh Menko Airlangga Hartarto dan Menteri Perdagangan China Wang Wentao. Kesepakatan ini merupakan tindak lanjut dari pertemuan bilateral sebelumnya antara kedua kepala negara dan mencerminkan komitmen bersama untuk membangun kerja sama ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.
Baca Juga: Prabowo Tegaskan China dan Indonesia Saudara Strategis
“Proyek Two Countries Twin Parks menjadi simbol kemitraan masa depan, yang tidak hanya menghubungkan kawasan industri, tetapi juga mempertemukan teknologi, SDM, dan inovasi untuk mendukung pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan,” kata Airlangga.
Kedua negara juga sepakat untuk mendorong keterlibatan pelaku usaha dari berbagai skala, termasuk UMKM, dalam kerja sama ini, serta memfasilitasi pengembangan proyek-proyek industri di lokasi-lokasi yang disepakati bersama sebagai bagian dari perluasan proyek percontohan.
Penandatanganan kedua MoU ini disaksikan langsung oleh Presiden Prabowo dan Perdana Menteri Li Qiang, serta ditandatangani oleh Menko Airlangga Hartarto dan Menteri Perdagangan China Wang Wentao. Kesepakatan ini merupakan tindak lanjut dari pertemuan bilateral sebelumnya antara kedua kepala negara dan mencerminkan komitmen bersama untuk membangun kerja sama ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.
Baca Juga: Prabowo Tegaskan China dan Indonesia Saudara Strategis
Lihat Juga :