UMKM Binaan MNC Peduli Dorong Masyarakat Pakai Produk Kreatif Daur Ulang
Selasa, 27 Mei 2025 - 16:50 WIB
loading...
MNC Peduli memiliki UMKM binaan yang bergerak mendaur ulang sampah plastik menjadi produk-produk kreatif yang dapat digunakan kembali. FOTO/Iqbal Dwi Purnama
A
A
A
JAKARTA - MNC Peduli memiliki UMKM binaan yang bergerak mendaur ulang sampah plastik menjadi produk-produk yang dapat digunakan kembali. Produk yang dihasilkan beragam, mulai dari tas, topi, dompet hasil daur ulang sampah plastik, dan lain sebagainya.
Perwakilan UMKM binaan MNC Peduli, Erida Wahyuningsih, mengatakan bahwa produk daur ulang ini tidak sekadar memberikan nilai tambah secara ekonomi lewat hasil transaksi penjualan, namun sekaligus mengurangi sampah plastik yang paling sulit terurai oleh tanah.
"Kami adalah perkumpulan ibu-ibu binaan dari MNC Peduli ini, dibina oleh MNC sejak tahun 2022. Kami memiliki produk ramah lingkungan, memproduksi dari limbah dan mendaur ulang kemasan yang ada. Kami kerjakan agar lebih bermanfaat," ujar dia saat ditemui SindoNews, di SMESCO Jakarta, Selasa (27/5).
Baca Juga: MNC Peduli Komitmen Majukan UMKM Binaan Lewat Promosi Platform Media
Erida berharap, dengan tergabungnya dalam UMKM binaan MNC Peduli, ia bisa membantu mempromosikan produk hasil daur ulang yang sebetulnya dapat digunakan kembali dalam kehidupan sehari-hari.
![UMKM Binaan MNC Peduli Dorong Masyarakat Pakai Produk Kreatif Daur Ulang]()
Dia mendorong masyarakat untuk menggunakan produk-produk daur ulang guna membantu mengurangi sampah plastik. Sebab, ketika permintaan produk daur ulang meningkat, maka kapasitas produksi pun perlahan bisa ditingkatkan, sehingga kebutuhan akan bahan baku, yaitu sampah plastik bisa terserap.
"Kami selaku ibu-ibu yang sebelumnya tidak dikenal publik, dengan binaan MNC Peduli ini sangat terbantu, sehingga lebih banyak dikenal dan kami bisa memperkenalkan produk kepada pihak luar," tambahnya.
Ia mengaku saat ini UMKM yang bergerak di bidang produksi daur ulang sampah memang masih terkendala pada aspek promosi. Ia ingin mengenalkan kepada masyarakat bahwa barang-barang daur ulang tidak sekadar bisa digunakan kembali, tetapi juga mendukung kelestarian lingkungan.
Baca Juga: PMI Depok Apresiasi Karyawan MNC Antusias Ikuti Donor Darah
"Kendala yang kami hadapi adalah memperkenalkan produk kepada orang lain agar mau memakai dan mempromosikannya. Dengan bantuan MNC Peduli ini, kami jadi sering tampil dan semakin banyak orang yang sadar lingkungan serta memakai produk daur ulang," kata Erida.
"Sebetulnya yang kami butuhkan adalah modal, karena terkendala di produksi. Selama ini kami berkumpul dengan ibu-ibu, dan modal memang menjadi kendala utama," tutupnya.
Perwakilan UMKM binaan MNC Peduli, Erida Wahyuningsih, mengatakan bahwa produk daur ulang ini tidak sekadar memberikan nilai tambah secara ekonomi lewat hasil transaksi penjualan, namun sekaligus mengurangi sampah plastik yang paling sulit terurai oleh tanah.
"Kami adalah perkumpulan ibu-ibu binaan dari MNC Peduli ini, dibina oleh MNC sejak tahun 2022. Kami memiliki produk ramah lingkungan, memproduksi dari limbah dan mendaur ulang kemasan yang ada. Kami kerjakan agar lebih bermanfaat," ujar dia saat ditemui SindoNews, di SMESCO Jakarta, Selasa (27/5).
Baca Juga: MNC Peduli Komitmen Majukan UMKM Binaan Lewat Promosi Platform Media
Erida berharap, dengan tergabungnya dalam UMKM binaan MNC Peduli, ia bisa membantu mempromosikan produk hasil daur ulang yang sebetulnya dapat digunakan kembali dalam kehidupan sehari-hari.

Dia mendorong masyarakat untuk menggunakan produk-produk daur ulang guna membantu mengurangi sampah plastik. Sebab, ketika permintaan produk daur ulang meningkat, maka kapasitas produksi pun perlahan bisa ditingkatkan, sehingga kebutuhan akan bahan baku, yaitu sampah plastik bisa terserap.
"Kami selaku ibu-ibu yang sebelumnya tidak dikenal publik, dengan binaan MNC Peduli ini sangat terbantu, sehingga lebih banyak dikenal dan kami bisa memperkenalkan produk kepada pihak luar," tambahnya.
Ia mengaku saat ini UMKM yang bergerak di bidang produksi daur ulang sampah memang masih terkendala pada aspek promosi. Ia ingin mengenalkan kepada masyarakat bahwa barang-barang daur ulang tidak sekadar bisa digunakan kembali, tetapi juga mendukung kelestarian lingkungan.
Baca Juga: PMI Depok Apresiasi Karyawan MNC Antusias Ikuti Donor Darah
"Kendala yang kami hadapi adalah memperkenalkan produk kepada orang lain agar mau memakai dan mempromosikannya. Dengan bantuan MNC Peduli ini, kami jadi sering tampil dan semakin banyak orang yang sadar lingkungan serta memakai produk daur ulang," kata Erida.
"Sebetulnya yang kami butuhkan adalah modal, karena terkendala di produksi. Selama ini kami berkumpul dengan ibu-ibu, dan modal memang menjadi kendala utama," tutupnya.
(nng)
Lihat Juga :