Komitmen Tingkatkan Kompetensi Tenaga Kesehatan lewat Halodoc Academy

Minggu, 01 Juni 2025 - 13:39 WIB
loading...
Komitmen Tingkatkan...
Mendukung upaya pemerintah meningkatkan kompetensi tenaga kesehatan Indonesia, Halodoc secara resmi menghadirkan Halodoc Academy sebagai lembaga pelatihan tenaga kesehatan. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Dalam rangka mendukung upaya pemerintah meningkatkan kompetensi tenaga kesehatan Indonesia, Halodoc secara resmi menghadirkan Halodoc Academy sebagai lembaga pelatihan tenaga kesehatan yang telah terakreditasi oleh Direktorat Jenderal Sumber Daya Manusia Kesehatan (Ditjen Nakes), Kementerian Kesehatan Republik Indonesia sejak Maret 2025.

Sebagai bagian dari ekosistem kesehatan digital Indonesia, Halodoc percaya bahwa kemajuan layanan kesehatan bukan hanya ditentukan oleh teknologi, tetapi juga oleh kualitas tenaga kesehatan yang mendukung layanan tersebut. Oleh karena itu, Halodoc Academy hadir sebagai jawaban atas tantangan partisipasi tenaga kesehatan dalam pelatihan terakreditasi, sekaligus sebagai bentuk nyata komitmen Halodoc dalam menjaga dan meningkatkan mutu layanan secara menyeluruh.

Inisiatif Halodoc Academy sejalan dengan amanat Undang-Undang No. 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan, khususnya Pasal 258 ayat 1 dan 2, yang menekankan pentingnya pelatihan dan peningkatan kompetensi secara berkelanjutan untuk tenaga medis dan tenaga kesehatan, serta diselenggarakan oleh lembaga yang terakreditasi oleh pemerintah pusat.

Baca Juga: Pepsodent-Halodoc Kolaborasi Hadirkan Layanan Konsultasi Online, Ajak Masyarakat Hindari Swamedikasi Kesehatan Gigi

Hal ini diperkuat oleh Peraturan Pemerintah No. 28 Tahun 2024, yang menetapkan bahwa pelatihan harus dilakukan berdasarkan kajian kebutuhan, kurikulum terstandar, serta dapat diselenggarakan melalui berbagai metode seperti seminar, workshop, mentoring, dan coaching.

Halodoc, melalui Halodoc Academy, tercatat sebagai satu-satunya platform ekosistem layanan kesehatan digital yang mencakup layanan telemedisin di dalamnya, yang memiliki lembaga pelatihan tenaga kesehatan terakreditasi di Indonesia, di antara lebih dari 380 institusi pelatihan kesehatan lainnya yang terdaftar secara resmi.

Berdasarkan data Kemenkes tahun 2023, hanya sekitar 9,3% dari total 2 juta tenaga kesehatan di Indonesia yang telah mengikuti pelatihan terakreditasi. Artinya, lebih dari 1,8 juta tenaga kesehatan belum mendapatkan akses pelatihan secara rutin dan berkelanjutan. Konsentrasi pelatihan masih lebih banyak di kota besar, sementara tenaga kesehatan di daerah masih menghadapi keterbatasan akses dan distribusi yang tidak merata.

Halodoc Academy hadir sebagai solusi atas tantangan akses pelatihan terakreditasi di kalangan tenaga kesehatan Indonesia. Melalui pendekatan digital yang inklusif dan bersertifikasi, Halodoc Academy memungkinkan tenaga kesehatan di seluruh wilayah—baik di perkotaan maupun daerah terpencil—untuk mengikuti pelatihan yang relevan dan terstandar.

Hingga Mei 2025, Halodoc Academy telah berhasil menjangkau lebih dari 55.000 peserta pelatihan. Seluruh program pelatihan yang diselenggarakan telah terakreditasi dan berbasis Satuan Kredit Profesi (SKP) dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, serta tercatat secara resmi melalui Sistem Informasi Kesehatan Nasional (SIKN) untuk menjamin kredibilitas dan pengakuan nasional.

Seluruh pelatihan peningkatan kompetensi bagi tenaga kesehatan—termasuk yang diselenggarakan oleh Halodoc Academy—harus didaftarkan dan dapat diakses. Dengan demikian, tenaga kesehatan dapat mengakses informasi pelatihan Halodoc Academy secara terbuka dan terintegrasi melalui situs resmi, sejalan dengan regulasi dan upaya peningkatan transparansi serta akuntabilitas pelatihan tenaga kesehatan nasional.

Salah satu peserta pelatihan, dr. Debora Kim, membagikan pengalamannya: “Pelatihan ini sangat bermanfaat bagi perkembangan profesional saya. Selain mendapatkan SKP dari Kemenkes RI, saya juga mendapatkan update terkait inovasi medis terbaru. Tim Customer Support pun sangat responsif dan siap membantu jika ada kendala selama proses pendaftaran pelatihan.”

Halodoc Academy bukan sekadar lembaga pelatihan, melainkan bagian dari upaya strategis Halodoc untuk memastikan bahwa seluruh mitra tenaga kesehatan Halodoc memberikan layanan terbaik dan tepat kepada masyarakat.

Sejak berdiri pada 2016, Halodoc secara konsisten mengadakan kegiatan peningkatan kompetensi dan edukasi, bekerja sama dengan berbagai narasumber profesional di bidangnya, organisasi profesi, lembaga pendidikan, dan mitra strategis.

Sebagai bagian dari upaya peningkatan kompetensi dokter mitra dalam ekosistem Halodoc, Board of Medical Excellence (BoME) Halodoc turut berkolaborasi. dengan Halodoc Academy dalam upaya untuk memastikan bahwa setiap materi pelatihan yang disusun bersifat akurat, relevan, dan sesuai kebutuhan praktik di lapangan. Kolaborasi ini menjadi refleksi nyata dari komitmen Halodoc dalam menjaga dan memastikan standar layanan medis tetap terjaga secara konsisten di seluruh ekosistemnya.

“Transformasi layanan kesehatan tidak cukup hanya dengan teknologi. Dibutuhkan tenaga kesehatan yang kompeten dan sistematis dalam pelayanan. Halodoc Academy menjadi pengejawantahan nyata dari komitmen kami untuk menjaga kualitas layanan, memperkuat peran mitra, dan memberikan edukasi kepada publik,” ungkap Direktur Halodoc Academy, Adeline Fiane Hindarto.

Baca Juga: 19 SDM Kesehatan Jatim Raih Penghargaan Tenaga Medis dan Tenaga Kesehatan Teladan dari Kemenkes

Kehadiran Halodoc Academy juga mempertegas pentingnya sinergi antara sektor pemerintah dan swasta dalam membangun ekosistem kesehatan nasional yang tangguh. Kolaborasi ini menjadi penting untuk mempercepat pemenuhan target SDM kesehatan unggul, serta mendukung sistem pelatihan yang adaptif terhadap tantangan zaman.

“Sebagai mitra strategis Kemenkes RI, Halodoc akan terus mendukung distribusi pelatihan yang lebih merata dan berkualitas. Kami yakin, dengan kerja sama erat antara pemerintah dan sektor swasta, kita bisa mewujudkan sistem kesehatan yang lebih kuat dan inklusif,” tutup Adeline.

(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Mengatasi Pengangguran...
Mengatasi Pengangguran lewat Peningkatan Kompetensi Profesional Indonesia
Lewat Proyek NCICD,...
Lewat Proyek NCICD, Brantas Abipraya Gelar Sertifikasi SKK dan K3
Gerbang Utama bagi Brand...
Gerbang Utama bagi Brand Korea untuk Berekspansi ke Indonesia
Inalum Teken Kerja Sama...
Inalum Teken Kerja Sama Global dalam Perhelatan World Expo 2025
Belanja Cepat Jadi Habit...
Belanja Cepat Jadi Habit Baru Masyarakat Urban
Era Serba Cepat, Fulfillment...
Era Serba Cepat, Fulfillment All-in-One Kunci Skalabilitas dan Efisiensi Bisnis
Geser Paradigma Lama,...
Geser Paradigma Lama, Mahasiswa Didorong Kejar Kompetensi Ketimbang Selembar Ijazah
Ratusan Tenaga Kesehatan...
Ratusan Tenaga Kesehatan Bersinergi, Dorong Kepercayaan Publik terhadap Imunisasi
Kolaborasi Tenaga Kesehatan...
Kolaborasi Tenaga Kesehatan dan Edukasi Publik di Hari Prematur Sedunia 2025
Rekomendasi
Bagikan Pangan Gratis...
Bagikan Pangan Gratis dan Gelar Senam Sehat, MNC Peduli dan Park Hyatt Jakarta Angkat Program Food Rescue untuk Warga Duri Kepa
Jelang Muktamar ke-35,...
Jelang Muktamar ke-35, Calon Ketum PBNU Gus Salam Silaturahmi dengan PWNU dan PCNU se-NTT
GTV Targetkan Ribuan...
GTV Targetkan Ribuan Peserta Liga Bintang Juara, Siapkan Babak Nasional di Jakarta
Berita Terkini
Bahlil Ungkap Penyebab...
Bahlil Ungkap Penyebab Pemadaman Listrik di Sejumlah Daerah, Janji Pulih Cepat
Indodax Diapresiasi...
Indodax Diapresiasi Atas Edukasi dan Pengembangan Pasar Aset Kripto
Harga Pertamax Naik...
Harga Pertamax Naik Rp16.250, Bahlil: Sudah Diperhitungkan Secara Bijak
Lewat Program Pondasi,...
Lewat Program Pondasi, Brahma Binabakti Renovasi Rumah Tak Layak di Muaro Jambi
Harga Pertamax Naik...
Harga Pertamax Naik Jadi Rp16.250, Bos Pertamina: Telah Mempertimbangkan Daya Beli Masyarakat
Janji Manis Ledakan...
Janji Manis Ledakan Ekonomi Piala Dunia 2026, Awas! Tensi Geopolitik Bisa Bikin Zonk
Infografis
Hati-hati, Ini 5 Efek...
Hati-hati, Ini 5 Efek Puasa Tanpa Sahur bagi Kesehatan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved