PLN EPI dan Keraton Yogya Dukung Penguatan Ekonomi Hijau di Gunungkidul
Rabu, 04 Juni 2025 - 11:41 WIB
loading...
Pelatihan perawatan dan monitoring pohon multifungsi di Desa Berdaya Energi Gunung Kidul, di Kalurahan Gombang dan Karangasem, Kapanewon Ponjong, Kabupaten Gunungkidul. FOTO/dok.SindoNews
A
A
A
JAKARTA - PLN Energi Primer Indonesia (PLN EPI) terus mendorong pengembangan biomassa sekaligus memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat desa melalui pemanfaatan lahan kritis di Gunungkidul.
Langkah itu dilakukan dengan menggelar program pelatihan perawatan dan monitoring pohon multifungsi di Desa Berdaya Energi Gunung Kidul, di Kalurahan Gombang dan Karangasem, Kapanewon Ponjong, Kabupaten Gunungkidul.
Program ini didukung oleh Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) “Tani Mulya” (Kalurahan Gombang) dan "Asem Mulya" (Kalurahan Karangasem), yang sejak 2023 telah menanam lebih dari 175.000 pohon multifungsi, termasuk Indigofera, di lahan Sultan Ground dan tanah kas desa.
Baca Juga: PLN EPI Terapkan Digitalisasi Biomassa Perkuat Rantai Pasok
Program yang diikuti oleh 50 orang ini menjadi upaya peningkatan perekonomian rakyat. Tanaman ini tidak hanya berfungsi sebagai pakan ternak, tetapi juga sebagai bahan baku energi dan pewarna alami batik yang membuka peluang ekonomi sirkular bagi warga.
Kegiatan ini memanfaatkan lahan Sultan Ground dan tanah khas desa. Upaya mendukung pertanian berkelanjutan ini juga selaras dengan komitmen Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat sejak awal.
"Arahan Ngarso Dalem jelas. Tanah-tanah ini harus membawa manfaat ekologis sekaligus ekonomi. Bahkan ke depan kami dorong agar bisa berkembang menjadi agro eduwisata," jelas Ketua Bebadan Pangresa Loka Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat Raden Mas Gustilantika Marrel Suryokusumodalam keterangannya, Rabu (4/6/2025).
Langkah itu dilakukan dengan menggelar program pelatihan perawatan dan monitoring pohon multifungsi di Desa Berdaya Energi Gunung Kidul, di Kalurahan Gombang dan Karangasem, Kapanewon Ponjong, Kabupaten Gunungkidul.
Program ini didukung oleh Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) “Tani Mulya” (Kalurahan Gombang) dan "Asem Mulya" (Kalurahan Karangasem), yang sejak 2023 telah menanam lebih dari 175.000 pohon multifungsi, termasuk Indigofera, di lahan Sultan Ground dan tanah kas desa.
Baca Juga: PLN EPI Terapkan Digitalisasi Biomassa Perkuat Rantai Pasok
Program yang diikuti oleh 50 orang ini menjadi upaya peningkatan perekonomian rakyat. Tanaman ini tidak hanya berfungsi sebagai pakan ternak, tetapi juga sebagai bahan baku energi dan pewarna alami batik yang membuka peluang ekonomi sirkular bagi warga.
Kegiatan ini memanfaatkan lahan Sultan Ground dan tanah khas desa. Upaya mendukung pertanian berkelanjutan ini juga selaras dengan komitmen Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat sejak awal.
"Arahan Ngarso Dalem jelas. Tanah-tanah ini harus membawa manfaat ekologis sekaligus ekonomi. Bahkan ke depan kami dorong agar bisa berkembang menjadi agro eduwisata," jelas Ketua Bebadan Pangresa Loka Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat Raden Mas Gustilantika Marrel Suryokusumodalam keterangannya, Rabu (4/6/2025).
Lihat Juga :