Sempat Terhenti, Menteri PU Pastikan Kelanjutan Tol Serbaraja
Rabu, 04 Juni 2025 - 13:12 WIB
loading...
Menteri Pekerjaan Umum (MenPU) Dody Hanggodo di acara Creative Infrastructure Financing Day dikutip, Rabu (4/6). FOTO/dok.SindoNews
A
A
A
JAKARTA - Menteri Pekerjaan Umum (MenPU) Dody Hanggodo memastikan tol Serpong – Balaraja (Serbaraja) segera dilanjutkan. Selain manfaat yang besar bagi masyarakat dan memerkuat perekonomian, proyek ini akan membantu tetap berjalannya pembangunan infrastruktur di tengah ketatnya anggaran pemerintah saat ini.
"Sepertinya terhambatnya pembangunan Tol Serbaraja itu sudah jadi pembahasan saya. Nanti teknisnya akan dijelaskan pak Dirjen Pembiayaan Infrastruktur dan Pekerjaan Umum" ucapnya di acara Creative Infrastructure Financing Day dikutip, Rabu (4/6).
Baca Juga: Libur Sekolah, Ini Daftar Ruas Tol yang Diskon 20% di Jawa dan Sumatra
Tol Serbaraja merupakan salah satu proyek Kerjasama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU). Dody menegaskan secara umum proyek ini harus diteruskan dan pemerintah akan mendukung sesuai dengan peran dan kapasitasnya.
"Kita tetap support swasta bahkan mancanegara untuk bisa tetap membangun infrastruktur kita di tengah keterbatasan fiskal kita. Kami dari kementerian PU secara umum memang lebih mendorong agar semua infrastruktur yang kita kerjakan, apapun, jalan, semuanya dikerjakan swasta," tegas dia.
Sementara, Dirjen Pembiayaan Infrastruktur dan Pekerjaan Umum KemenPU Rachman Arief Dienaputra menjelaskan bahwa tol Serbaraja termasuk salah satu yang sedang diinventarisir supaya secepatnya dikerjakan kembali.
"Hal paling penting adalah kondusifitas supaya KPBU berjalan tapi diupayakan sebisa mungkin tidak melibatkan pembiayaan dari pemerintah karena kondisi (keuangan negara) kita," ujarnya.
Proyek tol Serbaraja sendiri direncanakan sepanjang 40km dan menjadi bagian dari jalan tol JORR 3 yang akan terhubung dengan JORR 1 dan JORR 2. Nantinya, tol ini juga akan terhubung dengan tol Serang–Panimbang (Serpan) yang merupakan akses ke KEK Tanjung Lesung dan merupakan Proyek Strategis Nasional (PSN).
Semestinya, proyek tol Serbaraja rampung pada akhir 2024. Meski begitu, sampai saat ini baru menyelesaikan seksi 1A BSD–CBD sepanjang 5,15 km yang telah beroperasi dan bertarif sejak 2022 dan seksi 1B CBD BSD–Legok sepanjang 5,73 km yang beroperasi fungsional sejak 30 September 2024. Tol Serbaraja dikerjakan oleh PT Trans Bumi Serbaraja.
Baca Juga: Siap-siap! Bakal Ada Diskon Tarif Tol 20% selama Libur Anak Sekolah
Rachman mengatakan bahwa sejalan dengan ini KemenPU akan melihat kembali regulasi-regulasi yang ada terkait KPBU dan jika ada kekurangan maka akan diperbaiki.
"Kita perbaiki standar operating procedurnya, proses bisnisnya, kemudian juga yang paling penting adalah bagaimana kita menyiapkan dokumen readiness criteria yang betul-betul eligible. Sehingga satu proyek ini pada saat kita buat readiness criterianya dia benar-benar ready to go," imbuhnya.
"Sepertinya terhambatnya pembangunan Tol Serbaraja itu sudah jadi pembahasan saya. Nanti teknisnya akan dijelaskan pak Dirjen Pembiayaan Infrastruktur dan Pekerjaan Umum" ucapnya di acara Creative Infrastructure Financing Day dikutip, Rabu (4/6).
Baca Juga: Libur Sekolah, Ini Daftar Ruas Tol yang Diskon 20% di Jawa dan Sumatra
Tol Serbaraja merupakan salah satu proyek Kerjasama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU). Dody menegaskan secara umum proyek ini harus diteruskan dan pemerintah akan mendukung sesuai dengan peran dan kapasitasnya.
"Kita tetap support swasta bahkan mancanegara untuk bisa tetap membangun infrastruktur kita di tengah keterbatasan fiskal kita. Kami dari kementerian PU secara umum memang lebih mendorong agar semua infrastruktur yang kita kerjakan, apapun, jalan, semuanya dikerjakan swasta," tegas dia.
Sementara, Dirjen Pembiayaan Infrastruktur dan Pekerjaan Umum KemenPU Rachman Arief Dienaputra menjelaskan bahwa tol Serbaraja termasuk salah satu yang sedang diinventarisir supaya secepatnya dikerjakan kembali.
"Hal paling penting adalah kondusifitas supaya KPBU berjalan tapi diupayakan sebisa mungkin tidak melibatkan pembiayaan dari pemerintah karena kondisi (keuangan negara) kita," ujarnya.
Proyek tol Serbaraja sendiri direncanakan sepanjang 40km dan menjadi bagian dari jalan tol JORR 3 yang akan terhubung dengan JORR 1 dan JORR 2. Nantinya, tol ini juga akan terhubung dengan tol Serang–Panimbang (Serpan) yang merupakan akses ke KEK Tanjung Lesung dan merupakan Proyek Strategis Nasional (PSN).
Semestinya, proyek tol Serbaraja rampung pada akhir 2024. Meski begitu, sampai saat ini baru menyelesaikan seksi 1A BSD–CBD sepanjang 5,15 km yang telah beroperasi dan bertarif sejak 2022 dan seksi 1B CBD BSD–Legok sepanjang 5,73 km yang beroperasi fungsional sejak 30 September 2024. Tol Serbaraja dikerjakan oleh PT Trans Bumi Serbaraja.
Baca Juga: Siap-siap! Bakal Ada Diskon Tarif Tol 20% selama Libur Anak Sekolah
Rachman mengatakan bahwa sejalan dengan ini KemenPU akan melihat kembali regulasi-regulasi yang ada terkait KPBU dan jika ada kekurangan maka akan diperbaiki.
"Kita perbaiki standar operating procedurnya, proses bisnisnya, kemudian juga yang paling penting adalah bagaimana kita menyiapkan dokumen readiness criteria yang betul-betul eligible. Sehingga satu proyek ini pada saat kita buat readiness criterianya dia benar-benar ready to go," imbuhnya.
(nng)
Lihat Juga :