AHY Ungkap Arah Pembangunan Infrastruktur untuk Mengejar Pertumbuhan Ekonomi 8%

Rabu, 11 Juni 2025 - 12:48 WIB
loading...
AHY Ungkap Arah Pembangunan...
Menko Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menjelaskan, Indonesia sebagai negara kepulauan yang luas dengan populasi keempat terbesar di dunia sangat membutuhkan ketersediaan infrastruktur. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan (IPK) Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengatakan, bahwa pembangunan infrastruktur menjadi kunci dalam menarik investasi masuk ke dalam negeri.AHY menilai, pembangunan infrastruktur memiliki peran penting untuk mencapai pertumbuhan ekonomi yang ditargetkan sebesar 8% per tahun. Kehadiran infrastruktur berperan dalam meningkatkan konektivitas, menurunkan biaya logistik , hingga menciptakan lapangan kerja.

"Infrastruktur meningkatkan mobilitas urban, menghubungkan daerah-daerah, dan menarik investasi. Secara singkat, infrastruktur merupakan dasar peningkatan kualitas hidup manusia yang inklusif," kata AHY dalam pidatonya saat membuka acara International Conference on Infrastructure (ICI) di JCC Senayan, Rabu (11/6/2025).

AHY menjelaskan, Indonesia sebagai negara kepulauan yang luas dengan populasi keempat terbesar di dunia sangat membutuhkan ketersediaan infrastruktur untuk menghubungkan satu wilayah dengan wilayah lainnya.Menurutnya, untuk mencapai pertumbuhan ekonomi 8%, Indonesia masih membutuhkan lebih banyak infrastruktur guna peningkatan konektivitas seperti pelabuhan, bandara, hingga jalan tol.

Baca Juga: Menteri PU Ungkap Biaya Pembangunan Infrastruktur RI Tembus Rp1.905,3 Triliun

Tidak hanya itu, sebagai negara dengan jumlah populasi yang besar, pembangunan infrastruktur di sektor energi hingga sumber daya air juga masih sangat dibutuhkan untuk menunjang aktivitas industri di tanah air.

"Jika kita membangun dengan bijak, dengan keberanian, dan untuk kesejahteraan, kita tidak hanya akan mencapai peningkatan ekonomi tinggi, tetapi juga mewariskan untuk generasi-generasi berikutnya," kata AHY.

Ia menambahkan, untuk mencapai pertumbuhan ekonomi 8%, Indonesia tidak bisa hanya mengandalkan konsumsi domestik. Oleh sebab itu, peningkatan investasi dan industrialisasi saat ini menjadi target yang tengah dikejar oleh pemerintah.

Baca Juga: Ongkos Bangun Timur Indonesia Lebih Mahal, AHY: Tak Ada Wilayah yang Boleh Tertinggal

"Indonesia menetapkan target untuk mencapai pertumbuhan ekonomi 8% untuk tahun-tahun yang akan datang. Untuk mencapainya, kita tidak bisa bergantung pada konsumsi domestik semata," pungkasnya.

(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Plaza Seremoni IKN Karya...
Plaza Seremoni IKN Karya Brantas Abipraya Raih Penghargaan Lanskap Internasional MLAA 2026
Masa Depan Kesehatan,...
Masa Depan Kesehatan, Brantas Abipraya Pastikan Pembangunan Bank Genomik Nasional Berjalan Optimal
Indo Build Tech 2026,...
Indo Build Tech 2026, AMBPI Bawa Sejumlah Inovasi Baru
Antipasi Lonjakan Pengguna,...
Antipasi Lonjakan Pengguna, Jasa Marga Intensifkan Preservasi Rutin Jalan Tol
Menteri PU Tinjau IPTC,...
Menteri PU Tinjau IPTC, Nindya Karya Dukung Penambahan Fasilitas Atlet Difabel
Beban Berat Kelas Menengah...
Beban Berat Kelas Menengah di Tengah Kenaikan Pertamax jadi Rp16.250/Liter
Jalur Medan-Berastagi...
Jalur Medan-Berastagi Tak Lagi Memadai
Jokowi Minta PSI Dukung...
Jokowi Minta PSI Dukung Prabowo-Gibran 2 Periode, AHY: Pemilu 2029 Masih Lama
AHY: Oposisi Harus Konstruktif,...
AHY: Oposisi Harus Konstruktif, Tidak Boleh Memecah Belah Bangsa
Rekomendasi
Haru, Alfatih Putra...
Haru, Alfatih Putra Mendiang Mpok Alpa Bawa Rapor ke Makam Sang Bunda Setelah Naik Kelas
Rossa Umumkan Asuh Anak...
Rossa Umumkan Asuh Anak Perempuan, Warganet Ikut Terharu
Gunung Semeru Erupsi,...
Gunung Semeru Erupsi, Luncurkan Abu Vulkanik 1,2 Km
Berita Terkini
Harga Emas Antam Stagnan...
Harga Emas Antam Stagnan di Posisi Rp2.655.000 per Gram, Saatnya Beli?
Tiket Pesawat Kelas...
Tiket Pesawat Kelas Ekonomi Bebas PPN hingga 5 Juli 2026, Ayo Liburan!
IHSG Dibuka Melemah...
IHSG Dibuka Melemah ke Level 5.873, Asing Net Sell Rp1,17 Triliun
Harga Minyak Dunia Hancur...
Harga Minyak Dunia Hancur Mendekati Level Normal! Kapan BBM RI Turun?
Tanda Tangani PKB 2026,...
Tanda Tangani PKB 2026, Menaker Titip 3 Agenda Strategis ke Jasa Raharja
Harga Bensin di AS Tetap...
Harga Bensin di AS Tetap Mahal meski Minyak Dunia Rontok, Trump Semprot Raksasa Energi
Infografis
Bakar Uang Demi Perang:...
Bakar Uang Demi Perang: Jejak Kelam Ekonomi Militer AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved