Profil Oki Muraza, Wakil Direktur Utama Pertamina yang Baru
Kamis, 12 Juni 2025 - 21:34 WIB
loading...
A
A
A
Sebelum terjun ke dunia akademik, Oki memulai kariernya di industri hulu migas sebagai Chemical Supervisor di Repsol YPF (kini PHE OSES) pada awal 2000-an. Pengalaman internasionalnya mencakup kerja sama riset dengan University of Minnesota, Hokkaido University, dan Åbo Akademi di Finlandia.
Dilansir dari profil LinkedIn, Oki meraih gelar doktor dari TU Eindhoven, magister dari TU Delft, dan sarjana teknik kimia dari ITB. Ia masuk daftar 2% ilmuwan paling berpengaruh di bidang energi versi Stanford University pada 2020, serta menerima berbagai penghargaan internasional seperti NIOK Award dan Huygens Scholarship.
Dalam kiprahnya di Pertamina, Oki memimpin berbagai inisiatif teknologi seperti Enhanced Oil Recovery (EOR), Carbon Capture Utilization and Storage (CCUS), dan pengembangan hidrogen hijau dari panas bumi. Ia juga mendorong inovasi katalis ramah lingkungan dan strategi dekarbonisasi dalam rangka transisi energi.
Salah satu kontribusi pentingnya adalah keterlibatan dalam proyek Katalis Merah Putih, yang bertujuan mengurangi ketergantungan Indonesia terhadap impor katalis kilang, sekaligus memperkuat kemandirian industri energi nasional.
Baca Juga: Profil Dirut PT Antam yang Baru Achmad Ardianto, Intip Perjalanan Kariernya
Dilansir dari profil LinkedIn, Oki meraih gelar doktor dari TU Eindhoven, magister dari TU Delft, dan sarjana teknik kimia dari ITB. Ia masuk daftar 2% ilmuwan paling berpengaruh di bidang energi versi Stanford University pada 2020, serta menerima berbagai penghargaan internasional seperti NIOK Award dan Huygens Scholarship.
Dalam kiprahnya di Pertamina, Oki memimpin berbagai inisiatif teknologi seperti Enhanced Oil Recovery (EOR), Carbon Capture Utilization and Storage (CCUS), dan pengembangan hidrogen hijau dari panas bumi. Ia juga mendorong inovasi katalis ramah lingkungan dan strategi dekarbonisasi dalam rangka transisi energi.
Salah satu kontribusi pentingnya adalah keterlibatan dalam proyek Katalis Merah Putih, yang bertujuan mengurangi ketergantungan Indonesia terhadap impor katalis kilang, sekaligus memperkuat kemandirian industri energi nasional.
Baca Juga: Profil Dirut PT Antam yang Baru Achmad Ardianto, Intip Perjalanan Kariernya
Lihat Juga :