Bank Dunia: 68,3% Penduduk Indonesia Hidup Miskin dengan Pendapatan Rp1,51 Juta per Bulan

Senin, 16 Juni 2025 - 08:30 WIB
loading...
Bank Dunia: 68,3% Penduduk...
Bank Dunia menetapkan garis kemiskinan baru untuk Indonesia. FOTO/dok.SindoNews
A A A
JAKARTA - Bank Dunia menetapkan garis kemiskinan baru untuk Indonesia sebesar Rp1,51 juta per orang per bulan berdasarkan standar Purchasing Power Parity (PPP) 2021. Angka ini menggantikan acuan sebelumnya yang menggunakan PPP 2017, sekaligus mengerek persentase penduduk miskin Indonesia menjadi 68,3% pada 2024.

Dalam laporan The World Bank’s Updated Global Poverty Lines: Indonesia yang dirilis Juni 2025, Bank Dunia menjelaskan revisi ini mempertimbangkan daya beli riil masyarakat dengan menyesuaikan harga barang dan jasa di tiap negara. Berdasarkan PPP 2021, USD1 setara dengan Rp6.071 di Indonesia.

Baca Juga: Kemiskinan di Indonesia Melonjak 3 Kali Lipat, Nyaris Tembus 195 Juta Jiwa versi Bank Dunia

Standar baru ini mengubah batas kemiskinan global. Untuk negara berpendapatan rendah, garis kemiskinan ekstrem naik dari USD2,15 atau Rp391.000 per bulan menjadi USD3 atau Rp546.400 per bulan. Sementara untuk negara berpendapatan menengah-atas seperti Indonesia, batasnya naik dari USD6,85 atau Rp1,25 juta per bulan menjadi USD8,3 atau Rp1,51 juta per bulan.

Bank Dunia mencatat 5,4% penduduk Indonesia hidup di bawah garis kemiskinan ekstrem, dan 19,9% masuk kategori menengah-bawah. Namun, dengan standar baru, 68,3% atau sekitar 194,6 juta orang tergolong miskin, melonjak dari 60,3% atau 171,9 juta orang berdasarkan PPP 2017.

Lonjakan ini bukan indikasi memburuknya ekonomi, melainkan refleksi ketidakakuratan standar lama dalam mengukur kebutuhan hidup layak. Pemerintah Indonesia menyikapi revisi ini dengan hati-hati.

Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara menegaskan, tiap negara berhak menentukan metode pengukuran kemiskinan sendiri. "Kami sedang menyusun standar yang sejalan dengan internasional, tetapi tetap relevan dengan kondisi lokal," ujar dia.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Utang Pemerintah Bengkak...
Utang Pemerintah Bengkak saat Swasta Lesu, Alarm bagi Fiskal Negara
Indonesia Tak Lagi Bergantung...
Indonesia Tak Lagi Bergantung Impor Minyak Timur Tengah
Utang Luar Negeri Indonesia...
Utang Luar Negeri Indonesia Bengkak Tembus Rp7.795 Triliun
20 Negara Pengimpor...
20 Negara Pengimpor Terbesar Produk China, Indonesia Peringkat Berapa?
Bank Dunia Beri Peringatan...
Bank Dunia Beri Peringatan Keras usai Rupiah Terpuruk ke Rp18.000
Purbaya Targetkan Ekonomi...
Purbaya Targetkan Ekonomi Indonesia Tumbuh 6,5% di 2027
Prabowo Terima Telepon...
Prabowo Terima Telepon Mahmoud Abbas, Tegaskan Indonesia Berdiri Bersama Palestina
Viral! 3 PRT Indonesia...
Viral! 3 PRT Indonesia Dianiaya di Malaysia, 4 Majikan Ditangkap
World Giving Report...
World Giving Report 2026: Donasi Global Turun, Indonesia Bertahan di Atas Rata-rata Dunia
Rekomendasi
Divonis 6 Tahun Penjara,...
Divonis 6 Tahun Penjara, Pengusaha Jambi Bengawan Kamto Tempuh Banding
Mahkamah Konstitusi...
Mahkamah Konstitusi Beri Waktu 2 Tahun untuk Revisi UU Advokat
Sebaik-baikya Puasa...
Sebaik-baikya Puasa Setelah Ramadan, Ternyata Puasa Muharram!
Berita Terkini
Ancam Ritel dan Perbankan,...
Ancam Ritel dan Perbankan, Penipuan 'Gift Card' Digital Kian Sulit Terdeteksi
Bangun BRT Metropolitan...
Bangun BRT Metropolitan Cekungan Bandung, Brantas Abipraya Dukung Transformasi Transportasi
Implementasi B50 Dimulai...
Implementasi B50 Dimulai 1 Juli 2026, Jubir ESDM: Bisa Hemat Devisa Rp157 Triliun
Tok! DPR dan Pemerintah...
Tok! DPR dan Pemerintah Sepakati Asumsi Makro KEM-PPKF 2027, Target Lifting Migas Dikerek
Elnusa Petrofin dan...
Elnusa Petrofin dan Pertamina Patra Niaga Perkuat Distribusi Avtur Bali-Nusra
Tips MotionTrade: Kenali...
Tips MotionTrade: Kenali Hak Dasar Investor di Pasar Modal
Infografis
Gaji Pokok Tentara Pakistan,...
Gaji Pokok Tentara Pakistan, Sersan Rp14 Juta Per Bulan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved