Pemerintah Bakal Bangun Pusat Finansial di Bali, PP Ditargetkan Rampung Agustus

Sabtu, 11 Juli 2026 - 16:25 WIB
loading...
Pemerintah Bakal Bangun...
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto. FOTO/dok.SindoNews
A A A
JAKARTA - Pemerintah memastikan Pusat Finansial Internasional Indonesia (PFII) akan dibangun di Bali sebagai upaya memperkuat daya saing Indonesia dalam menarik arus modal global. Saat ini, pemerintah tengah menyelesaikan rancangan Peraturan Pemerintah (PP) dan pembahasan Rancangan Undang-Undang (RUU) PFII sebagai landasan hukum pembentukan kawasan tersebut.

"Di Bali karena kalau bicara mengenai financial center kan bicara juga mengenai lifestyle, dan lifestyle yang relatif tidak terlalu sibuk atau padat. Jadi kita menawarkan seperti di Dubai, di daerah tertentunya tidak terlalu sibuk," kata Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dikutip pada, Sabtu (11/7/2026).

Baca Juga: Indonesia Ingin Bangun Pusat Keuangan Berdaya Saing Global, Bali Jadi Kandidat Bukan IKN

Airlangga mengatakan pemerintah menargetkan penyelesaian draf PP sebelum 16 Agustus 2026, sementara pembahasan RUU PFII bersama DPR RI ditargetkan selesai pada 21 Juli 2026. Menurut dia, keberadaan regulasi tersebut menjadi dasar percepatan pembangunan pusat finansial internasional di Indonesia.

Ia menjelaskan pusat keuangan internasional yang sukses umumnya berada di kawasan yang menawarkan lingkungan nyaman, kondusif, dan tidak berada di pusat kota yang padat. Sebagai contoh, Dubai International Financial Centre (DIFC) dinilai berhasil mengintegrasikan kawasan bisnis dengan kualitas lingkungan yang mendukung aktivitas pelaku industri keuangan.



Selain itu, Bali dinilai memiliki keunggulan dari sisi kualitas hidup dan infrastruktur pendukung, termasuk fasilitas kesehatan berstandar internasional di kawasan Sanur. Meski demikian, Airlangga menegaskan kawasan PFII akan dibangun di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) baru dan tidak menjadi bagian dari KEK Sanur yang telah beroperasi.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Airlangga Sebut B50...
Airlangga Sebut B50 Bakal Hemat Devisa hingga Rp177 Triliun
Rupiah Tembus Rp18.000...
Rupiah Tembus Rp18.000 Lagi, Airlangga Tegaskan Fundamental Ekonomi Masih Kuat
Prabowo Luncurkan BBM...
Prabowo Luncurkan BBM Baru B50 Pertama di Indonesia
Rupiah Kian Krasan di...
Rupiah Kian Krasan di Kisaran Rp18.000, Apa Penyebabnya?
S&P Dow Jones Ancam...
S&P Dow Jones Ancam Turunkan Status Pasar Saham Indonesia, BEI Buka Suara
Indonesia Targetkan...
Indonesia Targetkan 50% Bahan Bakar Pesawat Pakai Minyak Jelantah di 2060
Meraih Hak Pemajakan...
Meraih Hak Pemajakan Indonesia melalui Implementasi PPh Digital Asing yang Sederhana
Inti Kunjungan PM Modi:...
Inti Kunjungan PM Modi: India Akan Pasok Rudal BrahMos dan Astra ke Indonesia
PM India Narendra Modi...
PM India Narendra Modi Disambut Jet F-16 dan Su-30 Indonesia, Diajak ke Candi Prambanan
Rekomendasi
Breaking News! Febrie...
Breaking News! Febrie Adriansyah Jadi Tersangka Korupsi dan TPPU
Pimpinan KPK Sempat...
Pimpinan KPK Sempat Diundang ke Polda Metro Soal Penanganan 3 Kasus Korupsi, Bahas Ambil Alih Perkara
Terowongan Arah Utara...
Terowongan Arah Utara MRT Jakarta Bundaran HI-Kota Rampung Digali, Tembus hingga Kedalaman 28 Meter
Berita Terkini
RANS Resmi Jadi Perusahaan...
RANS Resmi Jadi Perusahaan Terbuka, Investor Sambut Positif Debut di Bursa
Harga Emas Antam Hari...
Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp5.000 per Gram, Buyback Jadi Berapa?
Easycash, OJK dan AFTECH...
Easycash, OJK dan AFTECH Perkuat Literasi Keuangan Generasi Muda di Bali
IHSG Sepekan Naik 0,83%,...
IHSG Sepekan Naik 0,83%, Kapitalisasi Pasar Tembus Rp10.340 Triliun
Promo Spesial BRI Kartu...
Promo Spesial BRI Kartu Kredit: Jalan-Jalan Lebih Hemat Rp125.000 di tiket.com!
Imbal Hasil Obligasi...
Imbal Hasil Obligasi Kian Jadi Penentu Utama Pergerakan Valas
Infografis
Pemerintah Tetapkan...
Pemerintah Tetapkan 25 Hari Libur dan Cuti Bersama di Tahun 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved