Danantara dan INA Bidik Proyek Milik Chandra Asri Senilai Rp13 Triliun
Selasa, 17 Juni 2025 - 11:11 WIB
loading...
A
A
A
CEO INA, Ridha Wirakusumah, menyatakan kemitraan ini mencerminkan komitmen jangka panjang untuk memperkuat ketahanan industri nasional. "Kami fokus pada proyek yang mampu meningkatkan daya saing Indonesia di kancah global," ujar dia.
Fase kedua proyek akan meliputi peningkatan kapasitas produksi dan pengembangan turunan klorin. Saat ini, studi kelayakan tengah dilakukan untuk mengidentifikasi produk hilir potensial.
Presiden Direktur Chandra Asri Group, Erwin Ciputra, mengungkapkan keikutsertaan Danantara dan INA sebagai bukti kepercayaan investor terhadap prospek industri kimia Indonesia. "Proyek ini akan memperkuat rantai pasok lokal," kata dia.
Baca Juga: Danantara Targetkan 80% Investasi di Dalam Negeri, 20% untuk Proyek Global
EDC hasil produksi pabrik ini rencananya akan diekspor dengan potensi devisa mencapai Rp5 triliun per tahun. Soda kaustik akan digunakan untuk industri pengolahan air, sabun, deterjen, hingga pemurnian alumina.
Fase kedua proyek akan meliputi peningkatan kapasitas produksi dan pengembangan turunan klorin. Saat ini, studi kelayakan tengah dilakukan untuk mengidentifikasi produk hilir potensial.
Presiden Direktur Chandra Asri Group, Erwin Ciputra, mengungkapkan keikutsertaan Danantara dan INA sebagai bukti kepercayaan investor terhadap prospek industri kimia Indonesia. "Proyek ini akan memperkuat rantai pasok lokal," kata dia.
Baca Juga: Danantara Targetkan 80% Investasi di Dalam Negeri, 20% untuk Proyek Global
EDC hasil produksi pabrik ini rencananya akan diekspor dengan potensi devisa mencapai Rp5 triliun per tahun. Soda kaustik akan digunakan untuk industri pengolahan air, sabun, deterjen, hingga pemurnian alumina.
Lihat Juga :