Dorong Inovasi, Petrokimia Gresik Ciptakan Nilai Tambah Rp357 Miliar

Kamis, 19 Juni 2025 - 17:59 WIB
loading...
Dorong Inovasi, Petrokimia...
Petrokimia Gresik berhasil menciptkan nilai tambah dari inovasi karyawan. FOTO/dok.SindoNews
A A A
JAKARTA - Sebanyak 97 persen karyawan Petrokimia Gresik, anggota holding Pupuk Indonesia, terlibat aktif dalam inovasi setahun terakhir dan mampu menciptakan nilai tambah hingga Rp357 miliar.

SVP Operasi II Petrokimia Gresik, Joko Raharjo mengatakan, insan Petrokimia Gresik menyadari pentingnya inovasi bagi perusahaan, khususnya dalam menjalankan amanah penyaluran pupuk bersubsidi untuk mewujudkan swasembada pangan nasional.

Hal ini ditandai dengan terus meningkatnya keterlibatan karyawan dalam inovasi pada Agustus 2024-Juni 2025 meningkat jika dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar 95 persen.

"Kami bersyukur, inovasi sudah menjadi DNA bagi Insan Petrokimia Gresik. Tahun ini, seluruh pejabat Grade I dan II juga terlibat dalam program Breakthrough Innovation. Ini mencerminkan bahwa inovasi menjadi tanggung jawab kolektif, bukan hanya dari bawah, tapi juga dari pucuk pimpinan," ujar dia dalam pernyataannya, Kamis (19/6).

Baca Juga: Petrokimia Gresik Tambah Pasokan Gas dari Blok Ketapang 25 MMSCFD

Menurut dia, tingginya keterlibatan karyawan dalam berinovasi diikuti dengan peningkatan kualitas dari inovasi-inovasi yang diciptakan. Penciptaan nilai tambah atau value creation sebesar Rp357 miliar, sebesar Rp76 miliar di antaranya memiliki dampak finansial pada pencatatan laba perusahaan atau dikenal dengan direct financial benefit.

Dorong Inovasi, Petrokimia Gresik Ciptakan Nilai Tambah Rp357 Miliar


Berkat inovasi ini, produksi dan pendistribusian pupuk berjalan lancar, dengan operasional lebih efektif dan efisien, ketersediaan pupuk terjaga sesuai regulasi, kualitas terjamin sehingga optimal dalam mendorong peningkatan produktivitas pertanian.

"Kebijakan-kebijakan pemerintah kini semakin memudahkan petani mendapatkan pupuk bersubsidi. Agar kebijakan ini berjalan optimal, tentu dibutuhkan kinerja yang maksimal juga dari Petrokimia Gresik yang merupakan pelaksana kebijakan tersebut. Inilah pentingnya inovasi, sehingga kita siap menjalankan amanah Pemerintah untuk mendukung mewujudkan swasembada pangan nasional," ujar Joko.

Baca Juga: Dirut Pupuk Indonesia Ungkap Peran Penting Pupuk Dukung Swasembada Pangan

Sementara, KIPG merupakan wadah yang disiapkan Petrokimia Gresik untuk memfasilitasi semangat inovasi di seluruh lini perusahaan. KIPG yang telah digelar secara konsisten selama 39 tahun ini sekaligus menjadi forum strategis untuk mendorong perbaikan berkelanjutan, efisiensi operasional, dan penciptaan nilai yang berdampak langsung terhadap daya saing perusahaan, serta mendukung transformasi menuju perusahaan agroindustri berkelanjutan. Tahun ini KIPG diikuti oleh 1.752 gugus inovasi. Rinciannya 76 Gugus Inovasi Operasi (GIO), 1.461 gugus Sistem Saran (SS), 79 gugus Individual Project, dan 136 gugus 5R.

"Inovasi adalah keharusan di dunia yang semakin kompetitif. Sudah 39 tahun kita menggelar konvensi inovasi ini. Dampak akhirnya akan memberikan kontribusi positif dalam mendukung program swasembada pangan nasional," kata dia.

(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Inovasi Petrokimia Gresik...
Inovasi Petrokimia Gresik Ciptakan Nilai Tambah Rp154 Miliar
Sucofindo Gelar ENSIA...
Sucofindo Gelar ENSIA 2026, Dorong Inovasi Berkelanjutan
Dirut BRI Hery Gunardi:...
Dirut BRI Hery Gunardi: Adopsi AI Jadi Kunci Perbankan Pertahankan Nasabah
PINDEX 2026 Dibuka,...
PINDEX 2026 Dibuka, Pertamina Patra Niaga Tampilkan Inovasi Engineering Energi Hilir
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Hadirkan Beragam Inovasi Engineering Melalui PINDEX 2026
LJN Hadirkan Sistem...
LJN Hadirkan Sistem Billing Hasil Inovasi Internal
GenIUS Expo 2026 Dorong...
GenIUS Expo 2026 Dorong Siswa Kembangkan Potensi Diri melalui Karya dan Inovasi
Youth ESG Maritime 2026...
Youth ESG Maritime 2026 Dorong Generasi Muda Ciptakan Solusi Nyata bagi Krisis Lingkungan Laut
Muhammadiyah Terbitkan...
Muhammadiyah Terbitkan Edaran Efisiensi dan Hidup Hemat: Kurangi Kegiatan Seremonial hingga Perjalanan Luar Negeri
Rekomendasi
Jerman Unggul atas Curacao...
Jerman Unggul atas Curacao 3-1 di Babak Pertama, Tim Debutan Sempat Bikin Kejutan
10 Ruas Jalan di Jakarta...
10 Ruas Jalan di Jakarta Ditutup saat Presiden Jerman Melintas Besok Pagi
Limbad Jenguk Haji Bolot...
Limbad Jenguk Haji Bolot di Rumah Sakit, Doakan Sang Komedian Cepat Sembuh
Berita Terkini
Sensus Ekonomi 2026...
Sensus Ekonomi 2026 Resmi Dimulai Besok 15 Juni 2026, Usaha Nasional Didata Tanpa Terkecuali
Prabowo Perintahkan...
Prabowo Perintahkan Rosan Jelaskan Kondisi Investasi RI di Istana Merdeka Besok
Mengapa Harga Pertamax...
Mengapa Harga Pertamax Naik? Kemkomdigi: Karena Indonesia Tak Hidup Sendirian
Siap-siap! Harga Rumah...
Siap-siap! Harga Rumah Subsidi Bakal Naik, Ini Penyebabnya
Dorong Penguatan Pendidikan...
Dorong Penguatan Pendidikan Vokasi Ganda, Endress+Hauser Gelar Education Forum 2026
IHSG Besok Berpeluang...
IHSG Besok Berpeluang Lanjut Reli ke Level 6.100, Intip Faktor Pendongkraknya
Infografis
Profil Sarifah Suraidah...
Profil Sarifah Suraidah Istri Gubernur Kaltim yang Viral di Tengah Polemik Pengadaan Mobdin Rp8,5 Miliar
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved