Mendag Pastikan Takaran LPG 3 Kg Lebih Akurat dengan Sistem BDKT
Jum'at, 20 Juni 2025 - 14:15 WIB
loading...
A
A
A
Peninjauan oleh Mendag kali ini merupakan tindak lanjut dari kesepakatan yang dijalin Kementerian Perdagangan, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), dan PT Pertamina Patra Niaga pada 2024.
Kesepakatan tersebut mencakup perbaikan SOP pengisian LPG 3 kg, teknis operasional, dan ketertelusuran alat yang digunakan di SPBE. Kesepakatan ini menjadi upaya memastikan gas LPG yang diisi ke dalam tabung oleh SPBE dapat memenuhi ketentuan BDKT.
SPBE Rewulu merupakan salah satu dari 733 SPBE yang telah diaudit dan dinyatakan memenuhi standar SOP pengisian LPG sesuai ketentuan BKT. Dari total tersebut, sebanyak 627 SPBE merupakan SPBE PSO (Public Service Obligation), dan 106 SPBE lainnya merupakan SPBE Non-PSO.
Plt Dirut Pertamina Patra Niaga Mars Ega Legowo Putra menegaskan bahwa penerapan BKT menjadi salah satu komitmen perusahaan dalam menjamin akurasi takaran LPG yang didistribusikan ke masyarakat.
"Ini adalah bentuk komitmen kami dari Pertamina, khususnya Pertamina Patra Niaga dalam memberikan layanan terbaik untuk masyarakat. Proses ini berjalan kurang lebih sudah satu tahun dan alhamdulillah atas masukan dan arahan Kemendag dan Kementerian ESDM, saat ini peningkatan pelayanan terus kita lakukan," ujarnya.
Baca Juga: RUPS Pertamina Catatkan Kinerja Positif Sepanjang Tahun 2024
Kesepakatan tersebut mencakup perbaikan SOP pengisian LPG 3 kg, teknis operasional, dan ketertelusuran alat yang digunakan di SPBE. Kesepakatan ini menjadi upaya memastikan gas LPG yang diisi ke dalam tabung oleh SPBE dapat memenuhi ketentuan BDKT.
SPBE Rewulu merupakan salah satu dari 733 SPBE yang telah diaudit dan dinyatakan memenuhi standar SOP pengisian LPG sesuai ketentuan BKT. Dari total tersebut, sebanyak 627 SPBE merupakan SPBE PSO (Public Service Obligation), dan 106 SPBE lainnya merupakan SPBE Non-PSO.
Plt Dirut Pertamina Patra Niaga Mars Ega Legowo Putra menegaskan bahwa penerapan BKT menjadi salah satu komitmen perusahaan dalam menjamin akurasi takaran LPG yang didistribusikan ke masyarakat.
"Ini adalah bentuk komitmen kami dari Pertamina, khususnya Pertamina Patra Niaga dalam memberikan layanan terbaik untuk masyarakat. Proses ini berjalan kurang lebih sudah satu tahun dan alhamdulillah atas masukan dan arahan Kemendag dan Kementerian ESDM, saat ini peningkatan pelayanan terus kita lakukan," ujarnya.
Baca Juga: RUPS Pertamina Catatkan Kinerja Positif Sepanjang Tahun 2024
Lihat Juga :