4 Pertaruhan Eropa jika Selat Hormuz Diblokir Imbas AS Ikut Gempur Iran
Senin, 23 Juni 2025 - 08:22 WIB
loading...
A
A
A
Selat Hormuz merupakan salah satu titik strategis paling vital di dunia, dan blokade oleh Iran akan menimbulkan risiko serius bagi Eropa. Memblokir Selat Hormuz adalah salah satu dari empat tanggapan Iran terhadap konflik ini, termasuk teror di daratan Eropa yang disebutkan oleh ahli keamanan Claude Moniquet dalam sebuah wawancara dengan Euronews.
"Hal ini akan menjadi bencana bagi Eropa," kata mantan petugas intelijen Prancis tersebut.
Baca Juga: Tarif Kargo Bahan Bakar Melejit Imbas Perang Iran-Israel, Capai Rp898 Juta per Hari
Jika Iran memblokirnya, maka harga minyak global akan melonjak, dan Eropa dapat menghadapi krisis energi, terutama di negara-negara yang tergantung pada bahan bakar Timur Tengah. Ditambah Eropa saat ini sedang mencoba memangkas semua ketergantungan energi mereka dari Rusia.
"Hal ini akan menjadi bencana bagi Eropa," kata mantan petugas intelijen Prancis tersebut.
4alasan mengapa pemblokiran Selat Hormuz bakal berdampak ke daratan Eropa.
1. Ancaman terhadap keamanan energi
Sekitar 20% dari minyak mentah global dan sebagian besar gas alam melewati jalur Selat Hormuz. Eropa mengimpor minyak dan gas alam cair (LNG) dari negara-negara Teluk seperti Arab Saudi, Qatar, dan Uni Emirat Arab, dimana sebagian besar pengiriman harus melewati Selat tersebut.Baca Juga: Tarif Kargo Bahan Bakar Melejit Imbas Perang Iran-Israel, Capai Rp898 Juta per Hari
Jika Iran memblokirnya, maka harga minyak global akan melonjak, dan Eropa dapat menghadapi krisis energi, terutama di negara-negara yang tergantung pada bahan bakar Timur Tengah. Ditambah Eropa saat ini sedang mencoba memangkas semua ketergantungan energi mereka dari Rusia.
2. Guncangan ekonomi
Sebuah lonjakan harga minyak secara tiba-tiba akan meningkatkan inflasi, biaya energi, dan mengganggu industri di seluruh Eropa. Sektor manufaktur, transportasi, dan pertanian akan sangat rentan. Reaksi pasar dan volatilitas di bursa saham Eropa juga dapat menjadi efek domino.3. Eskalasai keamanan dan militer
Sebuah blokade dapat memicu konfrontasi militer yang melibatkan angkatan laut AS, UE (Uni Eropa), dan negara-negara Teluk, yang berisiko menyebabkan perang regional yang lebih luas. Eropa mungkin terjebak dalam konflik melalui kewajiban NATO atau aliansi, terutama dengan negara-negara seperti Prancis atau Inggris yang mempertahankan kehadiran angkatan laut di kawasan tersebut.4. Gangguan pengiriman dan perdagangan
Selain minyak, Selat Hormuz adalah jalur utama untuk pengiriman global. Gangguan di selat tersebut dapat menghambat impor bahan mentah, elektronik, dan barang konsumsi Eropa, yang mempengaruhi rantai pasokan. Premi asuransi untuk pengiriman juga bisa melonjak, meningkatkan harga bagi bisnis dan konsumen Eropa.(akr)
Lihat Juga :