Seberapa Penting Selat Hormuz Bagi Stabilitas Ekonomi Global? Ini Analisisnya

Senin, 23 Juni 2025 - 15:28 WIB
loading...
Seberapa Penting Selat...
Selat Hormuz memiliki peran yang sangat fundamental bagi stabilitas ekonomi global. Saking pentingnya, selat ini sering disebut sebagai urat nadi arteri energi dunia. Foto/Ilustrasi
A A A
JAKARTA - Selat Hormuz memiliki peran yang sangat fundamental bagi stabilitas ekonomi global . Saking pentingnya, selat ini sering disebut sebagai "urat nadi arteri energi dunia". Gangguan sekecil apa pun di jalur ini dapat memicu guncangan ekonomi berskala global.

Sebelumnya Menteri Luar Negeri Irak, Fuad Hussein memperingatkan, bahwa penutupan Selat Hormuz sebagai sebuah jalur transportasi utama, bisa "mengakibatkan hilangnya sekitar lima juta barel per hari dari pasokan minyak Teluk dan Irak di pasar global," ucap menteri luar negeri Irak itu.

Selat Hormuz menjadi jalur maritim paling krusial di mana sekitar 20% pasokan minyak dunia mengalir melewatinya. Teheran disebutkan telah sepakat untuk menutup selat tersebut bagi pengiriman, sebagai respons atas ikut campurnya Amerika Serikat (AS) dalam perang Iran vs Israel.

Baca Juga: AS Desak China Bujuk Iran Tak Menutup Selat Hormuz

Analis juga menyoroti dampak potensial dari penutupan Selat Hormuz terhadap harga minyak global. Analis JPMorgan memperkirakan, bahwa dalam skenario terparah, harga minyak mentah bisa melonjak hingga USD130 per barel.

Sementara itu para ahli lainnya meramalkan, bahwa blokade total dapat mendorong harga lebih tinggi lagi, dengan beberapa perkiraan mencapai USD300 per barel.

Sebelumnya sesaat setelah serangan Israel terhadap program nuklir Iran, langsung memicu lonjakan harga minyak mentah Brent naik 7% menjadi USD74,23 per barel. Meskipun Israel belum menargetkan fasilitas ekspor minyak utama Iran, para analis memperingatkan bahwa serangan selanjutnya dapat berdampak serius pada pasokan minyak.

Sebaliknya aksi gangguan pengiriman minyak melalui Selat Hormuz bisa menjadi respons balasan. Sementara itu di Rusia, kepala komisi kebijakan informasi Dewan Federasi, Aleksey Pushkov mengatakan, bahwa konflik antara Israel dan Iran dapat menyebabkan kenaikan harga minyak yang signifikan akibat kemungkinan pemblokiran Teluk Persia oleh Teheran.

Sedangkan dari sisi para pelaku usaha, Shell Plc, salah satu perusahaan minyak dan gas alam terbesar, bergerak cepat menyusun rencana kontinjensi jika konflik antara Israel dan Iran mengganggu aliran migas dari wilayah tersebut.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS-Iran Kembali Saling...
AS-Iran Kembali Saling Serang, Harga Minyak Dunia Melesat Lebih 3%
Teluk Kembali Memanas,...
Teluk Kembali Memanas, China Siaga Jaga Produksi BBM Tetap Tinggi
Selat Hormuz Kembali...
Selat Hormuz Kembali Ditutup Total, Siap-siap Harga Minyak Bisa Meroket
Selat Hormuz Dikunci...
Selat Hormuz Dikunci Rapat Iran, Jalur Minyak Terpenting Dunia Kembali Mandek
Permintaan Minyak Global...
Permintaan Minyak Global Diramal Turun Tajam di 2026, Terburuk sejak Pandemi Covid-19
Dunia Tak Lagi Takut...
Dunia Tak Lagi Takut Ancaman Gejolak Selat Hormuz imbas Perang AS-Iran, Apa Rahasianya?
AS Ingin Ambil Alih...
AS Ingin Ambil Alih Selat Hormuz, Trump: Kita Akan Dapat Bayaran
Pakar Militer Ungkap...
Pakar Militer Ungkap Pertarungan Sangat Sengit AS dan Iran untuk Berebut Selat Hormuz
Selat Hormuz Makin Tidak...
Selat Hormuz Makin Tidak Aman, Harga Minyak Terus Melonjak
Rekomendasi
Syuriyah NU se-Lampung...
Syuriyah NU se-Lampung Minta Calon Ketum PBNU Tak Rangkap Jabatan
AS Ingin Ambil Alih...
AS Ingin Ambil Alih Selat Hormuz, Trump: Kita Akan Dapat Bayaran
516 Unit Layanan di...
516 Unit Layanan di Wilayah 3T, PNM Perluas Akses Pembiayaan bagi Masyarakat Prasejahtera
Berita Terkini
Prabowo Kumpulin Menteri...
Prabowo Kumpulin Menteri di Hambalang Bahas Harga Khusus BBM untuk Nelayan
Raih 3 Pengakuan Internasional,...
Raih 3 Pengakuan Internasional, IIF Terus Memperkuat Kapasitas Pendanaan Infrastruktur
S&P Pertahankan Rating...
S&P Pertahankan Rating dan Outlook Kredit Indonesia, Purbaya: Arah Kebijakan Ekonomi Terjaga
Danamon Prasmul EduWealth...
Danamon Prasmul EduWealth Menjawab Tren Kenaikan Biaya Pendidikan: Ekosistem Pendanaan dan Proteksi
Sensus Ekonomi Tak Hanya...
Sensus Ekonomi Tak Hanya Dilakukan Indonesia: Gerakan Global yang Diikuti Malaysia hingga Zimbabwe
Membuka Pintu Investasi...
Membuka Pintu Investasi dan Kerja Sama Selangor-Jawa Barat lewat SIBS 2026
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved