Iran Siap Blokade Selat Hormuz, IHSG dan Rupiah Ambruk Berjamaah

Senin, 23 Juni 2025 - 19:15 WIB
loading...
Iran Siap Blokade Selat...
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dan rupiah ditutup melemah pada perdagangan hari ini, Senin (23/6). FOTO/Shutterstock
A A A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah cukup dalam pada perdagangan hari ini, Senin (23/6). Pelemahan IHSG mengikuti pergerakan mayoritas bursa saham di Asia yang juga mengalami pelemahan, IHSG ditutup anjlok 1,74% di level 6.787.

Selama sesi perdagangan berlangsung, IHSG sempat melemah hingga ke level 6.745. Sementara, nilai tukar rupiah juga ditransaksikan melemah dekati level Rp16.500. Pada perdagangan hari ini rupiah ditutup melemah di level 16.480 per dolar AS.

Baca Juga: 3 Alasan Iran Ancam 'Menggembok' Selat Hormuz, Salah Satunya Balasan atas Serangan AS

Analisis Pasar Keuangan, Gunawan Benjamin, menyebut sentimen perang setelah AS menyerang Iran, menjadi sentimen negatif bagi pasar keuangan di awal pekan ini. Dampak serangan AS ke Iran bukan hanya memberikan pukulan bagi pasar keuangan saja. Lebih dari itu telah memicu kenaikan harga minyak mentah dunia, dan memicu kekuatiran pasar yang lebih luas.

"Dunia saat ini sudah sangat dekat dengan kemungkinan perang dunia. Pelaku pasar saat ini tengah mewanti-wanti respon Iran yang bisa saja membuat tensi geopolitik alami peningkatan. Atau justru menggiring Negara lain masuk dalam pusaran perang yang sama. Ada ancaman inflasi tinggi yang terbuka lebar, dibarengi dengan pupusnya harapan pemulihan ekonomi dunia," kata Gunawan.

Bagi pelaku pasar keuangan, perang telah menambah sentimen negatif di saat pelaku pasar juga menanti kepastian hasil negosiasi tarif yang tengah dilakukan pemerintah kita. Sementara, tidak ada agenda ekonomi besar yang dirilis. Namun koreksi yang dialami rupiah dan IHSG begitu signifikan di tengah minimnya sentimen pasar.

"Selanjutnya, agenda rilis data manufaktur AS diproyeksikan tidak akan memberikan dampak besar terhadap kinerja pasar selanjutnya. Fokus perhatian pasar masih tertuju pada Iran setelah mendapatkan serangan dari AS. Terlebih, kabar terkini dari Iran menyebutkan, parlemen Republik Islam Iran menyetujui penutupan selat hormuz bagi seluruh kegiatan pelayaran," terangnya.

Baca Juga: Seberapa Penting Selat Hormuz Bagi Stabilitas Ekonomi Global? Ini Analisisnya

Penutupan Selat Hormuz, lanjut Gunawan, akan memberikan sentimen negatif baru bagi pasar. Ada potensi peningkatan tekanan bagi IHSG dan Rupiah. Sementara, harga emas ditransaksikan turun dikisaran USD 3.360 per ons troy, atau sekitar Rp 1,79 juta per gram. "Karena selat Hormuz memiliki peran vital bagi sekitar seperlima perdagangan minyak dunia," jelasnya.

(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
IHSG Besok Berpeluang...
IHSG Besok Berpeluang Lanjut Reli ke Level 6.100, Intip Faktor Pendongkraknya
Bocoran Isi Kesepakatan...
Bocoran Isi Kesepakatan AS-Iran: Barter Minyak, Aset Triliunan, hingga Senjata Nuklir
Rupiah Menguat dalam...
Rupiah Menguat dalam Sepekan, Simak Prediksi Pekan Depan
Free Float Sentuh 25,7%,...
Free Float Sentuh 25,7%, Saham TPIA Kian Menarik Investor Global
Bank Dunia Beri Peringatan...
Bank Dunia Beri Peringatan Keras usai Rupiah Terpuruk ke Rp18.000
Krisis Hormuz Kuras...
Krisis Hormuz Kuras Cadangan Minyak Singapura ke Titik Terendah sejak 13 Tahun
Jika Dicairkan, Aset...
Jika Dicairkan, Aset Beku Iran Jadi Oksigen Segar untuk Kebangkitan Ekonomi Iran
Sikapi Gejolak Ekonomi,...
Sikapi Gejolak Ekonomi, Partai Perindo Sodorkan Risalah Kebijakan untuk BI dan Pemerintah
Mayat Ditemukan Dekat...
Mayat Ditemukan Dekat Markas Timnas Iran di Piala Dunia 2026, Teror atau Kebetulan?
Rekomendasi
Audisi Miss Indonesia...
Audisi Miss Indonesia 2026 Yogyakarta Disambut Antusias, Jakarta Jadi Kota Terakhir Seleksi
Prabowo Panggil Purbaya...
Prabowo Panggil Purbaya hingga Bahlil ke Kertanegara, Ini yang Dibahas
10 Ruas Jalan di Jakarta...
10 Ruas Jalan di Jakarta Ditutup saat Presiden Jerman Melintas Besok Pagi
Berita Terkini
Mengapa Harga Pertamax...
Mengapa Harga Pertamax Naik? Kemkomdigi: Karena Indonesia Tak Hidup Sendirian
Siap-siap! Harga Rumah...
Siap-siap! Harga Rumah Subsidi Bakal Naik, Ini Penyebabnya
Dorong Penguatan Pendidikan...
Dorong Penguatan Pendidikan Vokasi Ganda, Endress+Hauser Gelar Education Forum 2026
IHSG Besok Berpeluang...
IHSG Besok Berpeluang Lanjut Reli ke Level 6.100, Intip Faktor Pendongkraknya
Sambut Libur Sekolah,...
Sambut Libur Sekolah, ASDP Perkuat Layanan dan Keselamatan Penyeberangan
Mengulik Alasan di Balik...
Mengulik Alasan di Balik Kenaikan Harga Pertamax: Demi Jaga Investor dan Keuangan
Infografis
5 Alasan Perdamaian...
5 Alasan Perdamaian Amerika Serikat dan Iran Sulit Terwujud
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved