Uni Emirat Arab Jadi Tempat Favorit Imigran Jutawan, Jumlahnya Capai 9.800 Miliarder
Rabu, 25 Juni 2025 - 16:07 WIB
loading...
A
A
A
Sedangkan Inggris diperkirakan menjadi negara yang paling banyak ditinggalkan dalam satu dekade terakhir. Sebanyak 16.500 miliarder bakal pergi pada tahun 2025.
Selain itu proyeksi migrasi kekayaan juga terjadi di China yang mencapai 7.800 orang terkaya, dimana Beijing memimpin daftar aliran kekayaan selama sepuluh tahun terakhir.
"Untuk pertama kalinya dalam satu dekade pemantauan, sebuah negara di Eropa memimpin untuk urusan migrasi jutawan," kata Juerg Steffen, CEO Henley & Partners.
Baca Juga: 10 Miliarder India Pilih Menetap di UEA, Hartanya Rp725,8 Triliun
Negara-negara Timur Tengah seperti Israel, Lebanon, dan Iran juga mengalami pengalihan kekayaan, dengan banyak jutawan berpindah ke negara tujuan seperti AS, Siprus, Yunani, dan UEA. Di Amerika Latin, Brasil diperkirakan akan kehilangan 1.200 miliarder pada 2025.
Selain itu proyeksi migrasi kekayaan juga terjadi di China yang mencapai 7.800 orang terkaya, dimana Beijing memimpin daftar aliran kekayaan selama sepuluh tahun terakhir.
"Untuk pertama kalinya dalam satu dekade pemantauan, sebuah negara di Eropa memimpin untuk urusan migrasi jutawan," kata Juerg Steffen, CEO Henley & Partners.
Baca Juga: 10 Miliarder India Pilih Menetap di UEA, Hartanya Rp725,8 Triliun
Negara-negara Timur Tengah seperti Israel, Lebanon, dan Iran juga mengalami pengalihan kekayaan, dengan banyak jutawan berpindah ke negara tujuan seperti AS, Siprus, Yunani, dan UEA. Di Amerika Latin, Brasil diperkirakan akan kehilangan 1.200 miliarder pada 2025.
Lihat Juga :