Dua Produk Baru GRP Dukung Inovasi Baja dan Keberlanjutan Industri
Rabu, 25 Juni 2025 - 22:21 WIB
loading...
A
A
A
Presiden Direktur GRP, Fedaus berharap, kehadiran FORTISE dan FORTISE+ dapat memperluas kontribusi industri baja nasional dalam memenuhi kebutuhan sektor strategis, sekaligus mendukung pencapaian target jangka panjang Indonesia menuju Net Zero Emission (NZE) 2060 atau lebih cepat.
“Peluncuran FORTISE dan FORTISE+ merupakan bagian dari komitmen kami untuk terus berinovasi, terutama dalam menghadirkan pilihan material baja yang lebih bertanggung jawab terhadap lingkungan dan kebutuhan pasar,” ujar Fedaus.
“Kami percaya, inovasi perlu berjalan seiring dengan tantangan, dan kemajuan industri nasional hanya dapat tercapai melalui kolaborasi lintas sektor dan keberanian untuk mencoba pendekatan baru,” lanjut Fedaus.
Peluncuran ini mendapat perhatian dari pemangku kepentingan pemerintah dan industri. Direktur Logam, Ditjen Ilmate, Kementerian Perindustrian RI, Dodiet Prasetyo menyampaikan, “Inisiatif pengembangan produk baja yang efisien energi dan ramah lingkungan merupakan langkah penting dalam memperkuat daya saing industri nasional di tengah transisi global menuju ekonomi hijau.”
Direktur Keberlanjutan Konstruksi Ditjen Bina Konstruksi Kementerian Pekerjaan Umum, Ir. Kimron Manik, MSc, juga menyampaikan dukungan. Dalam diskusi panel bertajuk “Membangun Infrastruktur dan Industri Indonesia yang Tangguh Melalui Inovasi di Industri Baja”, dia mengatakan, infrastruktur masa depan harus lebih cerdas, lebih hijau, dan dibangun bersama.
“Peluncuran FORTISE dan FORTISE+ merupakan bagian dari komitmen kami untuk terus berinovasi, terutama dalam menghadirkan pilihan material baja yang lebih bertanggung jawab terhadap lingkungan dan kebutuhan pasar,” ujar Fedaus.
“Kami percaya, inovasi perlu berjalan seiring dengan tantangan, dan kemajuan industri nasional hanya dapat tercapai melalui kolaborasi lintas sektor dan keberanian untuk mencoba pendekatan baru,” lanjut Fedaus.
Peluncuran ini mendapat perhatian dari pemangku kepentingan pemerintah dan industri. Direktur Logam, Ditjen Ilmate, Kementerian Perindustrian RI, Dodiet Prasetyo menyampaikan, “Inisiatif pengembangan produk baja yang efisien energi dan ramah lingkungan merupakan langkah penting dalam memperkuat daya saing industri nasional di tengah transisi global menuju ekonomi hijau.”
Direktur Keberlanjutan Konstruksi Ditjen Bina Konstruksi Kementerian Pekerjaan Umum, Ir. Kimron Manik, MSc, juga menyampaikan dukungan. Dalam diskusi panel bertajuk “Membangun Infrastruktur dan Industri Indonesia yang Tangguh Melalui Inovasi di Industri Baja”, dia mengatakan, infrastruktur masa depan harus lebih cerdas, lebih hijau, dan dibangun bersama.
Lihat Juga :