Konflik Israel-Iran Bikin China Makin Ngebet Bangun Mega Pipa Gas Bareng Rusia

Kamis, 26 Juni 2025 - 08:26 WIB
loading...
A A A
Sebuah blokade di titik penyempitan tersebut dapat memicu pergeseran besar dalam pasokan LNG Beijing, yang bisa membuat China “beralih dari keadaan kelebihan kontrak menjadi defisit pasokan" akibat blokade Selat Hormuz.

Bahkan dengan adanya gencatan senjata, konflik terbaru Iran dan Israel telah mendorong Beijing untuk mencari sumber energi alternatif, menurut para analis dan pejabat Beijing. China juga berusaha meningkatkan impor minyak dari Rusia, yang sudah menyuplai sekitar sepertiga minyak mentah ke tetangganya.

Pada gilirannya Moskow, mengejar proyek ini karena ingin mendiversifikasi pasar ekspor energinya di tengah sanksi Barat dan menurunnya permintaan Eropa. Jalur pipa Power of Siberia 2 dipandang Beijing sebagai langkah strategis untuk lebih mendiversifikasi pasokan dan memperkuat keamanan energi di tengah meningkatnya ketidakpastian geopolitik, menurut laporan tersebut.

“Volatilitas dan ketidakpastian situasi militer telah menunjukkan kepada China bahwa pasokan pipa berbasis darat yang stabil memiliki manfaat geopolitik,” kata Aleksander Gabuev, direktur Pusat Carnegie Rusia Euraasia dan ahli hubungan China-Rusia.

“Rusia bisa mendapat manfaat dari itu," bebernya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bukan Utang, Purbaya...
Bukan Utang, Purbaya Tegaskan Pendanaan AIIB Rp303 Triliun Murni Investasi
Penerbitan Panda Bond...
Penerbitan Panda Bond Mundur ke Akhir Juli, Purbaya Incar Likuiditas Jumbo
Keluarga Pejabat di...
Keluarga Pejabat di China Dilarang Total Berbisnis, Mundur atau Tutup Usaha! Berani Tiru?
China Desak BRICS Berani...
China Desak BRICS Berani Melawan Barat: Akses Mineral Strategis Bakal Dikunci
Menkeu Purbaya di Nankai...
Menkeu Purbaya di Nankai University: Mesin Ekonomi Indonesia Melaju Kencang, Fiskal Sehat dan Tangguh
Menkeu Purbaya: Panda...
Menkeu Purbaya: Panda Bond Indonesia Dapat Dukungan Penuh Bank Sentral China
Singapura Marah Kapalnya...
Singapura Marah Kapalnya Diserang di Selat Hormuz
Iran Sebut Pernyataan...
Iran Sebut Pernyataan Bersama AS-GCC Provokatif, Serukan Zona Bebas Senjata Nuklir Timur Tengah
Tolak Klaim AS, Iran...
Tolak Klaim AS, Iran Tegaskan Aset yang Dicairkan Tidak untuk Beli Produk Pertanian Amerika
Rekomendasi
Hizbullah Sergap Unit...
Hizbullah Sergap Unit Israel di Beit Yahoun, 4 Tentara Zionis Terluka
Israel Melarang Seruan...
Israel Melarang Seruan Azan di Masjid Ibrahimi Hebron, Sudah Hari Kelima
Prabowo Ajak Seluruh...
Prabowo Ajak Seluruh Elemen Bangsa Perkuat Persatuan di Tengah Keberagaman demi Kemajuan Bangsa
Berita Terkini
Pertamina Siap Turunkan...
Pertamina Siap Turunkan Harga BBM secara Bertahap Mulai Awal Juli
Bukan Utang, Purbaya...
Bukan Utang, Purbaya Tegaskan Pendanaan AIIB Rp303 Triliun Murni Investasi
Rumah BUMN SIG di Rembang...
Rumah BUMN SIG di Rembang Catat Transaksi Rp6,9 Miliar
MSIN Putuskan Tak Bagi...
MSIN Putuskan Tak Bagi Dividen, Fokus Perkuat Platform Digital
UATAS dan AFPI Ajak...
UATAS dan AFPI Ajak Mahasiswa Bijak Kelola Keuangan
Kinerja Solid, Laba...
Kinerja Solid, Laba Bersih MSIN Melonjak 140% Jadi Rp985 Miliar di 2025
Infografis
Apa Itu Dilema Malaka?...
Apa Itu Dilema Malaka? Strategi AS Cekik Minyak China, Berpotensi Seret Indonesia dalam Konflik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved