Akibat Ugal-ugalan Truk ODOL, 6.000 Orang Tewas Negara Tekor Rp43,4 Triliun

Kamis, 26 Juni 2025 - 21:31 WIB
loading...
Akibat Ugal-ugalan Truk...
Truk odol telah menyebabkan kerugian negara dan menyebabkan ribuan orang tewas. FOTO/dok.SindoNews
A A A
JAKARTA - Truk Over Dimension Over Load (ODOL) telah menyebabkan kerugian negara mencapai Rp43,4 triliun per tahun untuk perbaikan jalan rusak. Lebih mengerikan lagi, sebanyak 6.000 orang tewas dalam kecelakaan yang melibatkan truk ODOL sepanjang 2024.

Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi mengungkapkan muatan berlebih pada truk ODOL tidak hanya merusak jalan, tetapi juga menjadi penyebab utama kegagalan sistem pengereman yang berujung kecelakaan maut.

"Kerugian Rp43,4 triliun ini hanya untuk perbaikan infrastruktur jalan. Angka yang sangat besar, bisa dialihkan untuk hal lebih bermanfaat," tegas Dudy, dalam media briefing, Kamis (26/6).

Baca Juga: Ribuan Sopir Truk Demo Tolak Aturan ODOL di Tol Soroja: Kami Bukan Penjahat

Data mencatat, terdapat 27.337 kasus kecelakaan angkutan barang tahun lalu dengan korban jiwa mencapai 6.000 orang. Ironisnya, larangan truk ODOL sebenarnya telah diatur dalam UU No. 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan. Bahkan pada 2017, pemerintah sempat mencanangkan kebijakan Zero ODOL, namun gagal diimplementasikan akibat penolakan pelaku usaha.

"Selama 16 tahun aturan ini ditunda-tunda. Konsekuensinya? Keselamatan masyarakat yang jadi taruhan," ujar Dudy dengan nada kesal.

Menhub menjelaskan, muatan berlebihan menyebabkan tekanan pada jalan 8-10 kali lebih besar dari batas normal. Akibatnya, jalan cepat rusak dan membutuhkan biaya perbaikan yang tidak sedikit.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Guru Besar IPB: Klaim...
Guru Besar IPB: Klaim Kerugian Rp600 Triliun Akibat Under Invoicing Sawit Harus Diaudit Secara Independen
Bea Cukai Musnahkan...
Bea Cukai Musnahkan 44 Juta Rokok Ilegal, Potensi Kerugian Negara Capai Rp32,9 Miliar
Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan...
Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan 8,2 Juta Batang Rokok Ilegal di Jalur Merak-Bakauheni
Uji Coba Penertiban...
Uji Coba Penertiban Truk ODOL Bakal Dimulai 1 Juni 2026, Ini 3 Variabelnya
Kemenhub Tindak Tegas...
Kemenhub Tindak Tegas Pelanggar Aturan ODOL Selama Lebaran, 124 Perusahaan Truk Diganjar Sanksi
Membaca Urgensi Jalur...
Membaca Urgensi Jalur Khusus Logistik di Kawasan Industri
Polisi Tetapkan 32 Tersangka...
Polisi Tetapkan 32 Tersangka Kasus Dugaan Haji Ilegal, Kerugian Rp116 Miliar
Dugaan Korupsi Pasokan...
Dugaan Korupsi Pasokan Batu Bara, Polri: Negara Rugi Rp5 Triliun Akibat Pemadaman Listrik
Jumlah Korban Tewas...
Jumlah Korban Tewas Akibat Gempa Bumi Venezuela Meningkat Jadi 1.943 Jiwa
Rekomendasi
Ilmuwan Klaim Berhasil...
Ilmuwan Klaim Berhasil Menghitung Waktu Akhir Kehidupan Bumi
Desa-desa Kristen Lebanon...
Desa-desa Kristen Lebanon Tolak Klaim Pencaplokan Netanyahu: Sama Sekali Salah
Messi Bertabur Rekor...
Messi Bertabur Rekor Saat Argentina Tembus Perempat Final Piala Dunia 2026
Berita Terkini
Genera-Z Berbakti BCA...
Genera-Z Berbakti BCA Siapkan Mahasiswa Implementasikan Solusi bagi Desa Wisata
Kapal Tanker Kembali...
Kapal Tanker Kembali Diserang di Selat Hormuz, Harga Minyak Langsung Terbang
Pertamina Evaluasi Insiden...
Pertamina Evaluasi Insiden Mobil Tangki di Cianjur, Pasokan BBM Dipastikan Aman
Bertemu PM Modi, Prabowo...
Bertemu PM Modi, Prabowo Minta QRIS Segera Bisa Dipakai di India
Setelah 24 Tahun Vakum,...
Setelah 24 Tahun Vakum, Sumur LLA-5 PHE ONWJ Hasilkan Minyak 780 Barel per Hari
Pulihkan Harapan, Brantas...
Pulihkan Harapan, Brantas Abipraya Bersama PU Hadir dalam Penanganan Pascabencana di Sumatera
Infografis
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved